Wednesday, July 29, 2026
  • Login
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
No Result
View All Result
Home Musik

.Feast Rilis Album Mini Uang Muka

adminsaibyadminsai
September 11, 2020
in Musik
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT
Jakarta: .Feast, kembali merilis album mini berjudul Uang Muka, pada 10 September 2020. Ini adalah album mini kedua .feast setelah Beberapa Orang Memaafkan yang dirilis pada 2018.

Uang Muka bisa dibilang sebagai perhentian menuju album penuh bertajuk Membangun dan Menghancurkan.

“Kami merasa Membangun dan Menghancurkan butuh pengalaman dan kedalaman bermusik yang lebih dibanding apa yang kami punya pada saat itu,” kata vokalis Baskara, dalam keterangan pers yang diterima Medcom.id.

Uang Muka sekaligus jadi cara .Feast untuk mengasah kemampuan bermusik mereka, sebelum melanjutkan perjalanan dengan materi-materi lain. Masing-masing personel .Feast mendapat kesempatan untuk menjadi produser pada masing-masing lagu yang mereka tulis untuk album mini ini.

Uang Muka juga meneruskan tradisi .Feast yang selalu membuat dunia tersendiri dalam album-album yang mereka buat, sebagai latar imajiner lagu. Pada album mini ini, mereka mengusung dunia khayal yang mereka namai Earth-08, sebuah dunia yang dalam segala hal bersifat komersial.

Masa pandemi yang kita semua alami turut memberi pengaruh dalam proses kreatif pembuatan album ini. Baskara menulis lagu berjudul Dapur Keluarga, sebuah refleksi sejauh mana para tulang punggung keluarga mencari uang di tengah situasi sulit, bahkan beberapa terpaksa harus mencari uang dengan melanggar etika dan norma.

Potret lain dari album ini adalah lagu berjudul Komodifikasi yang ditulis gitaris Adnan. Lagu ini menyorot media sosial yang menjadi sarana menghasilkan uang.

“Secara keseluruhan, Uang Muka sudah bisa dianggap sebuah kesuksesan bagi .Feast karena memungkinkan tiap personel bisa lebih leluasa dalam berekspresi dan berkreasi. Di samping itu, kementokan yang dirasakan dalam mengerjakan album Membangun dan Menghancurkan menjadi teratasi berkat ilmu yang didapat melalui penggarapan Uang Muka,” tulis .Feast dalam keterangan pers.

.Feast terdiri dari Baskara Putra (vokal), Adnan Satyanugraha Putra (gitar), Fadli “Awan” Fikriawan (bass), Dicky Renanda (gitar) dan Adrianus Aristo Haryo alias Ryo Bodat (drum).

ADVERTISEMENT
Jakarta: .Feast, kembali merilis album mini berjudul Uang Muka, pada 10 September 2020. Ini adalah album mini kedua .feast setelah Beberapa Orang Memaafkan yang dirilis pada 2018.

Uang Muka bisa dibilang sebagai perhentian menuju album penuh bertajuk Membangun dan Menghancurkan.

“Kami merasa Membangun dan Menghancurkan butuh pengalaman dan kedalaman bermusik yang lebih dibanding apa yang kami punya pada saat itu,” kata vokalis Baskara, dalam keterangan pers yang diterima Medcom.id.

Uang Muka sekaligus jadi cara .Feast untuk mengasah kemampuan bermusik mereka, sebelum melanjutkan perjalanan dengan materi-materi lain. Masing-masing personel .Feast mendapat kesempatan untuk menjadi produser pada masing-masing lagu yang mereka tulis untuk album mini ini.

Uang Muka juga meneruskan tradisi .Feast yang selalu membuat dunia tersendiri dalam album-album yang mereka buat, sebagai latar imajiner lagu. Pada album mini ini, mereka mengusung dunia khayal yang mereka namai Earth-08, sebuah dunia yang dalam segala hal bersifat komersial.

Masa pandemi yang kita semua alami turut memberi pengaruh dalam proses kreatif pembuatan album ini. Baskara menulis lagu berjudul Dapur Keluarga, sebuah refleksi sejauh mana para tulang punggung keluarga mencari uang di tengah situasi sulit, bahkan beberapa terpaksa harus mencari uang dengan melanggar etika dan norma.

Potret lain dari album ini adalah lagu berjudul Komodifikasi yang ditulis gitaris Adnan. Lagu ini menyorot media sosial yang menjadi sarana menghasilkan uang.

“Secara keseluruhan, Uang Muka sudah bisa dianggap sebuah kesuksesan bagi .Feast karena memungkinkan tiap personel bisa lebih leluasa dalam berekspresi dan berkreasi. Di samping itu, kementokan yang dirasakan dalam mengerjakan album Membangun dan Menghancurkan menjadi teratasi berkat ilmu yang didapat melalui penggarapan Uang Muka,” tulis .Feast dalam keterangan pers.

.Feast terdiri dari Baskara Putra (vokal), Adnan Satyanugraha Putra (gitar), Fadli “Awan” Fikriawan (bass), Dicky Renanda (gitar) dan Adrianus Aristo Haryo alias Ryo Bodat (drum).

Jakarta: .Feast, kembali merilis album mini berjudul Uang Muka, pada 10 September 2020. Ini adalah album mini kedua .feast setelah Beberapa Orang Memaafkan yang dirilis pada 2018.

Uang Muka bisa dibilang sebagai perhentian menuju album penuh bertajuk Membangun dan Menghancurkan.

“Kami merasa Membangun dan Menghancurkan butuh pengalaman dan kedalaman bermusik yang lebih dibanding apa yang kami punya pada saat itu,” kata vokalis Baskara, dalam keterangan pers yang diterima Medcom.id.

Uang Muka sekaligus jadi cara .Feast untuk mengasah kemampuan bermusik mereka, sebelum melanjutkan perjalanan dengan materi-materi lain. Masing-masing personel .Feast mendapat kesempatan untuk menjadi produser pada masing-masing lagu yang mereka tulis untuk album mini ini.

Uang Muka juga meneruskan tradisi .Feast yang selalu membuat dunia tersendiri dalam album-album yang mereka buat, sebagai latar imajiner lagu. Pada album mini ini, mereka mengusung dunia khayal yang mereka namai Earth-08, sebuah dunia yang dalam segala hal bersifat komersial.

Masa pandemi yang kita semua alami turut memberi pengaruh dalam proses kreatif pembuatan album ini. Baskara menulis lagu berjudul Dapur Keluarga, sebuah refleksi sejauh mana para tulang punggung keluarga mencari uang di tengah situasi sulit, bahkan beberapa terpaksa harus mencari uang dengan melanggar etika dan norma.

Potret lain dari album ini adalah lagu berjudul Komodifikasi yang ditulis gitaris Adnan. Lagu ini menyorot media sosial yang menjadi sarana menghasilkan uang.

“Secara keseluruhan, Uang Muka sudah bisa dianggap sebuah kesuksesan bagi .Feast karena memungkinkan tiap personel bisa lebih leluasa dalam berekspresi dan berkreasi. Di samping itu, kementokan yang dirasakan dalam mengerjakan album Membangun dan Menghancurkan menjadi teratasi berkat ilmu yang didapat melalui penggarapan Uang Muka,” tulis .Feast dalam keterangan pers.

.Feast terdiri dari Baskara Putra (vokal), Adnan Satyanugraha Putra (gitar), Fadli “Awan” Fikriawan (bass), Dicky Renanda (gitar) dan Adrianus Aristo Haryo alias Ryo Bodat (drum).

ADVERTISEMENT
Jakarta: .Feast, kembali merilis album mini berjudul Uang Muka, pada 10 September 2020. Ini adalah album mini kedua .feast setelah Beberapa Orang Memaafkan yang dirilis pada 2018.

Uang Muka bisa dibilang sebagai perhentian menuju album penuh bertajuk Membangun dan Menghancurkan.

“Kami merasa Membangun dan Menghancurkan butuh pengalaman dan kedalaman bermusik yang lebih dibanding apa yang kami punya pada saat itu,” kata vokalis Baskara, dalam keterangan pers yang diterima Medcom.id.

Uang Muka sekaligus jadi cara .Feast untuk mengasah kemampuan bermusik mereka, sebelum melanjutkan perjalanan dengan materi-materi lain. Masing-masing personel .Feast mendapat kesempatan untuk menjadi produser pada masing-masing lagu yang mereka tulis untuk album mini ini.

Uang Muka juga meneruskan tradisi .Feast yang selalu membuat dunia tersendiri dalam album-album yang mereka buat, sebagai latar imajiner lagu. Pada album mini ini, mereka mengusung dunia khayal yang mereka namai Earth-08, sebuah dunia yang dalam segala hal bersifat komersial.

Masa pandemi yang kita semua alami turut memberi pengaruh dalam proses kreatif pembuatan album ini. Baskara menulis lagu berjudul Dapur Keluarga, sebuah refleksi sejauh mana para tulang punggung keluarga mencari uang di tengah situasi sulit, bahkan beberapa terpaksa harus mencari uang dengan melanggar etika dan norma.

Potret lain dari album ini adalah lagu berjudul Komodifikasi yang ditulis gitaris Adnan. Lagu ini menyorot media sosial yang menjadi sarana menghasilkan uang.

“Secara keseluruhan, Uang Muka sudah bisa dianggap sebuah kesuksesan bagi .Feast karena memungkinkan tiap personel bisa lebih leluasa dalam berekspresi dan berkreasi. Di samping itu, kementokan yang dirasakan dalam mengerjakan album Membangun dan Menghancurkan menjadi teratasi berkat ilmu yang didapat melalui penggarapan Uang Muka,” tulis .Feast dalam keterangan pers.

.Feast terdiri dari Baskara Putra (vokal), Adnan Satyanugraha Putra (gitar), Fadli “Awan” Fikriawan (bass), Dicky Renanda (gitar) dan Adrianus Aristo Haryo alias Ryo Bodat (drum).

Previous Post

Rocket Rockers Reuni, Ucay dan Lowp Hadir Kembali

Next Post

Bintang Game of Thrones Diana Rigg Meninggal Dunia

Next Post

Bintang Game of Thrones Diana Rigg Meninggal Dunia

Kim Hanbin Masuk Jajaran Direktur Eksekutif IOK Company, Warganet Heboh

Perlu Pemodelan Ulang Bisnis Ekshibisi Film

Agar Layar Tetap Berkembang

Eksistensi Pekerja Seni Melawan Pandemi

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • NEWS
  • Privacy Policy
  • Profil
  • Radio SAI
  • rss
  • Stream

© 2023 - SAI100FM.ID

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI

© 2023 - SAI100FM.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
rolex diw daytona carbon lucky player 2 casino v 2 40mm oyster black replica rolex day date 40mm 228238 yg noob yg dial lume markers yg bracelet a32554476 rolex datejust 126334 green dial7217 rolex replica 11 watch sky dweller 326934 noob factory blue dial1131 hublot rose gold replica1152 richard mille best copies watch rm88 smiley white ceramic fabic nato strap 42mm7462 rolex replica watch day date gold wrapped moissanite diamonds eisenkiesel dial gs factory 40mm2846 hublot replica 11 watch big bang chronograph with diamond bezel4733 rolex datejust lady clone watch gray dial jubilee strap4624 patek philippe replica 11 watch nautilus 5711 fully adjusted auth9720 replica watches panerai submersible quarantaquattro verde smeraldo 44mm pam01287 replica iwc v6 aquatimer automatic iw329003 black rubber strap miyota 90154522 rolex cellini 39 white gold replica9736 replica richard mille rm027 ss skeleton dial black inner bezel orange nylon strap 6t515152 hublot replica 11 watch classic fusion titanium green dial with moissanite bezel1526 patek philippe 5726 1a nautilus annual calendar moonphase d4de2e55 replica panerai xf pam519 leather strap manual winding chrono8361 datejust 31 m278240 0014 b95aa417 rolex 16628 replica6012 tag heuer replica watch carrera chronograph automatic 41 mm steel fb商城号购买-Facebook协议号
脸允Facebook账号购买平台
telegram账号购买
ins账号购买
FB账号购买-Facebook广告账户
twitter账号购买
谷歌账号购买
facebook账号购买
FB账号购买-Facebook广告账户
twitter账号购买
ins账号购买
FB账号购买-Facebook广告账户
telegram账号购买
脸书账号购买-facebook账号购买
谷歌账号购买