Sunday, February 8, 2026
  • Login
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
No Result
View All Result
Home Musik

8 Tahun Noah, Masih Lapar dan Terus Belajar

adminsaibyadminsai
September 17, 2020
in Musik
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Jakarta: Band Noah baru saja merayakan ulang tahun kedelapan pada 16 September 2020. Perjalanan penuh liku dilalui Ariel, Lukman dan David, selama sewindu berkarya.

Dalam panji Noah, mereka sudah menghasilkan dua album yaitu, Seperti Seharusnya (2012) dan Keterkaitan Keterikatan (2019) yang baru saja dirilis. Mereka sempat merilis album Second Chance (2014) yang berisi musik instrumen lagu-lagu lama dan album Sings Legends (2016) di mana mereka menyanyikan lagu-lagu milik legenda musik Indonesia.

Bagi Ariel, Lukman dan David, delapan tahun hanyalah permulaan. Meski terkadang dilanda kejenuhan, Ariel menjamin Noah masih jauh kata berhenti berkarya. Noah masih terus diselimuti rasa lapar.

ADVERTISEMENT

“Sejauh ini selagi masih membicarakan masa depan terus, masih ada yang kami cari, masih lapar. Itu ampuh mengatasi jenuh. Kami ngapain lagi ya? Terus bikin ini, bikin itu. Itu jadi obat kejenuhan,” kata Ariel Noah.

Masih banyak perjalanan yang ingin mereka tempuh di lintasan musik Tanah Air. Ariel dan kawan-kawan banyak berkaca dari musisi luar negeri. Bukan hanya dari urusan musik, tapi juga aspek lain seperti aksi panggung.

“Dari segi teknis banyak belajar. Secara panggung juga kita harus mengukur sama industri luar. Itu yang harus kita kejar ke sana (industri musik luar negeri). Kenapa orang rela bayar mahal buat nonton konser mereka itu berarti pertunjukkannya sangat menarik. Kami belum bisa sampai ke situ,” kata Ariel.

“Kami masih lapar ilmu,” ucap Lukman mengamini perkataan Ariel.

Untuk terus bertahan dan tetap relevan, Noah pun coba beradaptasi dengan banyak hal, khususnya teknologi musik yang berkembang pesat. Mereka juga turut mengamati sejumlah musik populer dan yang sedang trending. Lewat cara ini, Noah tak mau tergerus zaman dan tampak tertinggal jauh.

“Selama delapan tahun ini banyak banget adaptasi yang kami lakukan. Kami coba bikin bebarapa hal. Misalnya mau bikin 360 sound-nya. Kami lagi pelajari banyak hal. Biar tone-nya tetap yang kami suka tapi kemasannya up to date,” kata David.

Titik Terendah

Dalam perjalanan menuju ke posisi ini, Noah harus ditinggal dua personel utamanya yaitu Reza (drum) dan Uki (gitar). Reza harus pergi meninggalkan Noah pada 2014, sedangkan Uki keluar saat album Keterkaitan Keterikatan hendak lahir.

Reza memutuskan keluar dari Noah pada 2014, sedangkan Uki pergi meninggalkan band yang dulu bernama Peter Pan itu pada 2019. Alasan keduanya keluar dari Noah pun mirip, yaitu sama-sama ingin mendalami ilmu agama. Momen ini pula yang menjadi salah satu titik terendah Noah.

“Pas beberapa teman kita memutuskan mengerjakan sesuatu yang lain (keluar dari band). Wah ini bagaimana? Itu salah satu titik terendah,” kata Ariel.

Proses pembuatan album Keterkaitan Keterikatan juga sempat membuat mereka dilanda frustrasi. Proses pembuatan album memakan waktu lama karena band asal Bandung ini ingin terdengar sempurna.

“Pada saat kita mulai album terakhir juga lumayan jadi titik terendah. Enggak habis-habis. Pas kita bikin kayaknya warnanya juga sama saja. Apa kita sudah enggak mampu lagi? Apa kurang waktu? Tapi waktunya malah banyak banget. Itu lumayan jadi titik terendah,” jelas Ariel.

Ariel, Lukman, David dan Uki kala masih tergabung Noah terbilang kumpulan orang yang perfeksionis untuk membuat album. Bagi mereka, urusan membuat album bukanlah urusan sembarangan.

Sebagai band yang sudah puluhan tahun hidup, Noah pastinya sudah punya ciri khas tersendiri di musik mereka. Namun, karena tak mau mengulang formula yang sama itulah, album Keterkaitan Keterikatan dibuat dengan waktu yang lama. Mereka ingin keluar dari bayang-bayang album pertama Noah atau bahkan Peter Pan.

“Kalau dengar hasil rekaman sendiri puas, tapi saat didengarkan dan dibandingkan dengan karya musisi lain, kayak Coldplay atau One Republic kok masih kurang ya. Kenapa vokal mereka bisa jelas terus musiknya jelas. Itu ilmunya agak susah. Itu yang masih bikin penasaran. Walau di album ini sudah mendingan. Tapi engineer-nya (Uki) sudah cabut,” kata Ariel tertawa.

Saat membuat album Keterkaitan Keterikatan, Noah sempat menjalani karantina di kapal laut dan tempat lain. Meski harus memakan waktu lama dan molor dari jadwal yang ditentukan, Musica Studios, label yang menaungi Noah memakluminya.

“Ini uniknya Noah. Karena mereka pengen banget sempurna jadi panjang waktunya tapi hasilnya bagus. materinya spesial. Mereka ingin kesempurnaan dalam membuat karya. Tapi ini bisa dibilang kelebihan atau kekurangan,” kata Benny Bharata, GM Musica Studios.

Peran Penting Sahabat Noah

Jarak tempuh Noah yang bisa mencapai delapan tahun, ditambah dengan masa-masa mereka masih mengusung nama Peterpan, tak lepas dari peran penting penggemar. Mereka tetap setia menemani Noah meski saat personelnya tertimpa masalah pribadi.

“Kami kaya saling berbalas. Dari awal kami bilang, kami sebagai band ingin bikin bangga dengan karya kita, mereka juga bikin bangga dengan kegiatan mereka,” kata Ariel memuji penggemar setia Noah.

Sebagai bentuk terima kasih, Noah mengajak penggemar terlibat di video klip lagu terbaru mereka yang berjudul Menemaniku. Lagu ini disebut sebagai persembahan khusus Noah kepada Sahabat yang tetap tak beranjak pergi menemani sang idola saat susah dan senang.

“Inti dari ceritanya adalah ungkapan terima kasih Noah terhadap Sahabat Noah yang selalu setia mendukung mereka dalam bentuk apapun. Setia menemani dalam proses naik turun dan selama perjuangan mereka,” kata Candi Soeleman yang menyutradarai video musik Menemaniku.

Tags: bandmusiknoah
Previous Post

Kepingan yang Belum Lengkap dalam Hidup Ariel Noah

Next Post

Randy Blythe Beberkan Sejumlah Fakta Menarik di Balik Konser Online Lamb of God

Next Post

Randy Blythe Beberkan Sejumlah Fakta Menarik di Balik Konser Online Lamb of God

Ayah Shandy Aulia Sudah Lama Ingin Bicara Agama dengan Putrinya

Penyakit Ari Lasso Kambuh, Kini Dirawat di Rumah Sakit

Noah Rilis Video Musik Menemaniku

Mahkota Biggie Terjual Seharga Rp8,8 Miliar

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • NEWS
  • Privacy Policy
  • Profil
  • Radio SAI
  • rss
  • Stream

© 2023 - SAI100FM.ID

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI

© 2023 - SAI100FM.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Rolex 216570 Black 1f5f
Audemars Piguet Royal Oak Series 15407oroo1220or01 24bb
Hublot Big Bang Watch King Gold Hb Factory 44mm 7917
Hublot Watches Big Bang Original Gold 7463
Rolex Daydate 228236 11 Watch Ice Blue Dial Gm Factory F6f3
Rolex Datejust 126334 Watch White Enamel Clean Factory 41mm C521
Iwc Ylf Portuguese Iw524205 Blue Dial Leather Strap A95290 6839
Rolex Skydweller 326235 Chocolate Dial 53cc
Panerai Zf Pam724 Oracle Team Usa 8 Days Bbfb
Hublot Big Bang Black Carbon Fiber 8fde
Audemars Piguet Watch Royal Oak Womens White Dial 34mm 7827
Rolex Gmtmaster Ii 116710blnr Batman Watch Factory Clean 83da
Daydate 40 Gold 472d
Rolex Clone Watch Datejust Womens Dial Blue 31mm Eef5
Omega 300m Chronograph Fff7
Tag Heuer Carrera Skipper 39mm 7520
Audemars Piguet Jules Audemars 15170 Rg White Dial 2163
Richard Mille Watch Rm5102 Rose Gold Rubber Strap 40mm Fe0f
Patek Philippe Nautilus 5723 With Red Ruby Stone Watch 40mm D4f0
Diw New Rolex Ultra Limited Edition Gmtmaster Iicarbon Fiberblack Gold D4fe
Hublot Geneve Bigbang 133e
Audemars Piguet Watch Haute Joaillerie Diamond Outrage Cbfc
Hublot Rose Gold 6c9a
Rolex Gmtmaster Ii 126715chnr0001 Rose Gold Automatic Black Dial Oyster 7952
Patek Philippe Calatrava 5117r 18k Rose Gold Mens Watch Box F71a
Rolex Skydweller 42mm Oystersteel And 18k White Gold Black Oyster 39a8
Datejust 126234 8824
Hublot With Diamond Gray 3a8f
Audemars Piguet Royal Oak Offshore Selfwinding Chronograph Ref 26238stooa340ca01 67dd
Rolex Watch Cosmograph Daytona 126503 Bt Factory 40mm 6103
Yachtmaster 42 M2266590002 8f80
Constellation Globemaster Coaxial Master Chronometer Annual Calendar 41mm White Dial 5ab5
Rolex Rep 11 Watch Daydate 228236 Green Dial Metal Strap D735
Breitling Premier Chronograph 42 Bab9
Audemars Piguet Royal Oak Women S Watch With Diamonds 34mm Bbf5
Audemars Piguet Royal Oak Series 26315stoo1256st02 0f24
Omega Seamaster 600m Red Af65
Yachtmaster Ii M1166880002 6d0d
Audemars Piguet Royal Oak 67653bcgg1263bc01 Frosted Ecd0
Rolex Daydate Onyx Dial 18038 Bulang Jubilee 7c50
Omega Watch Seamaster Aqua Terra Worldtimer Factory Vs 43mm 1170
Richard Mille Rm 1103 Black Ceramic Case With Black Rubber 388a
Richard Mille Rm057 Dragon Phoenix Pvd Ss Case Rg Dragon 11e1
Rolex Cosmograph Daytona Oyster 40 Mm White Gold And Diamondsreference C8f4
Hublot Big Bang Full Ceramic Maradona Limited Edition Black Gummy 750c
Rolex Datejust 41mm 126303 Noob Yg Polished Bezel Black Dial Ea40
Tag Heuer Carrera Tourbillon 42mm 069f
Rolex Datejust 116201 Roman Numeral Black Dial D4e3
Ap Beige Dial 5fa8
Rolex Daydate Eisenkiesel Dial Copies Watch 18k Gold Wrapped Custom 59ac