Saturday, February 21, 2026
  • Login
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
No Result
View All Result
Home Musik

8 Tahun Noah, Masih Lapar dan Terus Belajar

adminsaibyadminsai
September 17, 2020
in Musik
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Jakarta: Band Noah baru saja merayakan ulang tahun kedelapan pada 16 September 2020. Perjalanan penuh liku dilalui Ariel, Lukman dan David, selama sewindu berkarya.

Dalam panji Noah, mereka sudah menghasilkan dua album yaitu, Seperti Seharusnya (2012) dan Keterkaitan Keterikatan (2019) yang baru saja dirilis. Mereka sempat merilis album Second Chance (2014) yang berisi musik instrumen lagu-lagu lama dan album Sings Legends (2016) di mana mereka menyanyikan lagu-lagu milik legenda musik Indonesia.

Bagi Ariel, Lukman dan David, delapan tahun hanyalah permulaan. Meski terkadang dilanda kejenuhan, Ariel menjamin Noah masih jauh kata berhenti berkarya. Noah masih terus diselimuti rasa lapar.

ADVERTISEMENT

“Sejauh ini selagi masih membicarakan masa depan terus, masih ada yang kami cari, masih lapar. Itu ampuh mengatasi jenuh. Kami ngapain lagi ya? Terus bikin ini, bikin itu. Itu jadi obat kejenuhan,” kata Ariel Noah.

Masih banyak perjalanan yang ingin mereka tempuh di lintasan musik Tanah Air. Ariel dan kawan-kawan banyak berkaca dari musisi luar negeri. Bukan hanya dari urusan musik, tapi juga aspek lain seperti aksi panggung.

“Dari segi teknis banyak belajar. Secara panggung juga kita harus mengukur sama industri luar. Itu yang harus kita kejar ke sana (industri musik luar negeri). Kenapa orang rela bayar mahal buat nonton konser mereka itu berarti pertunjukkannya sangat menarik. Kami belum bisa sampai ke situ,” kata Ariel.

“Kami masih lapar ilmu,” ucap Lukman mengamini perkataan Ariel.

Untuk terus bertahan dan tetap relevan, Noah pun coba beradaptasi dengan banyak hal, khususnya teknologi musik yang berkembang pesat. Mereka juga turut mengamati sejumlah musik populer dan yang sedang trending. Lewat cara ini, Noah tak mau tergerus zaman dan tampak tertinggal jauh.

“Selama delapan tahun ini banyak banget adaptasi yang kami lakukan. Kami coba bikin bebarapa hal. Misalnya mau bikin 360 sound-nya. Kami lagi pelajari banyak hal. Biar tone-nya tetap yang kami suka tapi kemasannya up to date,” kata David.

Titik Terendah

Dalam perjalanan menuju ke posisi ini, Noah harus ditinggal dua personel utamanya yaitu Reza (drum) dan Uki (gitar). Reza harus pergi meninggalkan Noah pada 2014, sedangkan Uki keluar saat album Keterkaitan Keterikatan hendak lahir.

Reza memutuskan keluar dari Noah pada 2014, sedangkan Uki pergi meninggalkan band yang dulu bernama Peter Pan itu pada 2019. Alasan keduanya keluar dari Noah pun mirip, yaitu sama-sama ingin mendalami ilmu agama. Momen ini pula yang menjadi salah satu titik terendah Noah.

“Pas beberapa teman kita memutuskan mengerjakan sesuatu yang lain (keluar dari band). Wah ini bagaimana? Itu salah satu titik terendah,” kata Ariel.

Proses pembuatan album Keterkaitan Keterikatan juga sempat membuat mereka dilanda frustrasi. Proses pembuatan album memakan waktu lama karena band asal Bandung ini ingin terdengar sempurna.

“Pada saat kita mulai album terakhir juga lumayan jadi titik terendah. Enggak habis-habis. Pas kita bikin kayaknya warnanya juga sama saja. Apa kita sudah enggak mampu lagi? Apa kurang waktu? Tapi waktunya malah banyak banget. Itu lumayan jadi titik terendah,” jelas Ariel.

Ariel, Lukman, David dan Uki kala masih tergabung Noah terbilang kumpulan orang yang perfeksionis untuk membuat album. Bagi mereka, urusan membuat album bukanlah urusan sembarangan.

Sebagai band yang sudah puluhan tahun hidup, Noah pastinya sudah punya ciri khas tersendiri di musik mereka. Namun, karena tak mau mengulang formula yang sama itulah, album Keterkaitan Keterikatan dibuat dengan waktu yang lama. Mereka ingin keluar dari bayang-bayang album pertama Noah atau bahkan Peter Pan.

“Kalau dengar hasil rekaman sendiri puas, tapi saat didengarkan dan dibandingkan dengan karya musisi lain, kayak Coldplay atau One Republic kok masih kurang ya. Kenapa vokal mereka bisa jelas terus musiknya jelas. Itu ilmunya agak susah. Itu yang masih bikin penasaran. Walau di album ini sudah mendingan. Tapi engineer-nya (Uki) sudah cabut,” kata Ariel tertawa.

Saat membuat album Keterkaitan Keterikatan, Noah sempat menjalani karantina di kapal laut dan tempat lain. Meski harus memakan waktu lama dan molor dari jadwal yang ditentukan, Musica Studios, label yang menaungi Noah memakluminya.

“Ini uniknya Noah. Karena mereka pengen banget sempurna jadi panjang waktunya tapi hasilnya bagus. materinya spesial. Mereka ingin kesempurnaan dalam membuat karya. Tapi ini bisa dibilang kelebihan atau kekurangan,” kata Benny Bharata, GM Musica Studios.

Peran Penting Sahabat Noah

Jarak tempuh Noah yang bisa mencapai delapan tahun, ditambah dengan masa-masa mereka masih mengusung nama Peterpan, tak lepas dari peran penting penggemar. Mereka tetap setia menemani Noah meski saat personelnya tertimpa masalah pribadi.

“Kami kaya saling berbalas. Dari awal kami bilang, kami sebagai band ingin bikin bangga dengan karya kita, mereka juga bikin bangga dengan kegiatan mereka,” kata Ariel memuji penggemar setia Noah.

Sebagai bentuk terima kasih, Noah mengajak penggemar terlibat di video klip lagu terbaru mereka yang berjudul Menemaniku. Lagu ini disebut sebagai persembahan khusus Noah kepada Sahabat yang tetap tak beranjak pergi menemani sang idola saat susah dan senang.

“Inti dari ceritanya adalah ungkapan terima kasih Noah terhadap Sahabat Noah yang selalu setia mendukung mereka dalam bentuk apapun. Setia menemani dalam proses naik turun dan selama perjuangan mereka,” kata Candi Soeleman yang menyutradarai video musik Menemaniku.

Tags: bandmusiknoah
Previous Post

Kepingan yang Belum Lengkap dalam Hidup Ariel Noah

Next Post

Randy Blythe Beberkan Sejumlah Fakta Menarik di Balik Konser Online Lamb of God

Next Post

Randy Blythe Beberkan Sejumlah Fakta Menarik di Balik Konser Online Lamb of God

Ayah Shandy Aulia Sudah Lama Ingin Bicara Agama dengan Putrinya

Penyakit Ari Lasso Kambuh, Kini Dirawat di Rumah Sakit

Noah Rilis Video Musik Menemaniku

Mahkota Biggie Terjual Seharga Rp8,8 Miliar

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • NEWS
  • Privacy Policy
  • Profil
  • Radio SAI
  • rss
  • Stream

© 2023 - SAI100FM.ID

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI

© 2023 - SAI100FM.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Ap Micheal Schumacher 7899
Daydate 36 M1282360008 017f
Superocean Heritage B20 Automatic 42 Aad3
Richard Mille Rm3502 Custom Full Carbon Case Blue Bbr 44mm 5e7c
Seamaster Planet Ocean 600m Coaxial Master Chronometer 435mm Black Dial 14b0
Franck Muller 11 Watch V45 Blue Dial Rose Gold Case E8ff
Fake Richard Mille Watch Rm 88 Automatic Winding Tourbillon Smiley 0c2d
Rolex 126303 Oyster 6910
Audemars Piguet Royal Oak Offshore Selfwinding Music Edition Black Ref A553
Hublot Big Bang Rose Gold 3604
Hublot Carlo Crocco 91e9
Hublot Spirit Of Big Bang Titanium Watch Bezel Blue Bbf 666c
Daydate 40 M2282380006 7908
Patek Philippe Nautilus Travel Time Chronograph Stainless Steel Automatic Mens 7cf7
Omega V6 Constellation 27mm Yg Dial Diamonds Markers Ssyg Bracelet 6ca7
Tag Heuer Watch Aquaracer Professional 300 Date Automatic 43 Mm 0acf
Submariner Date M126610lv0002 62b4
De Ville Prestige Quartz 274mm Blue Dial With Diamonds Aac8
Rolex 279174 9e65
Constellation 29 Mm Steel On Steel 8ab9
Seamaster Diver 300m Coaxial Master Chronometer 42mm Green Dial On 4071
Cartier Watch Santos Demi White Dial Bv Factory 352mm 0af9
Rolex Datejust 279171 Cac0
Rolex Best Watch Datejust Mother Of Pearl Dial Demi Gold 6ee9
Audemars Iced Out 3ff5
Tag Heuer Monaco Caw2111fc6183 08cb
Patek Philippe Nautilus 70111r010 2c21
Audemars Piguet Royal Oak 26512stoo1220st01 Tourbillon Black Dial A543
Omega Planet Ocean Professional Ceramic Bezel 45mm Omf Rubber Strap C71b
Rolex Datejust 126301 Two Tone Fluted 9a8e
Watches Fake Vacheron Constantin Egerie Selfwinding 35 Mm Steel D3bb
Ap Brown Crocodile Strap 114a
Audemars Piguet Royal Oak Series 15400stoo1220st01 527c
Rolex Oyster Perpetual 41 M1243000005 Cc30
Rolex Datejust Black Diamond Dial Steel Yellow Gold 126303bkdj Jubilee Afac
Hublot Classic Fusion White Rubber Strap Watch Swiss Movement 38mm F442
Black Ap Watch 0153
Seamaster Aqua Terra 150m Coaxial Master Chronometer 38mm Terracotta Dial 64a1
Ladydatejust M279138rbr0006 1751
Panerai Sf Luminor 1950 Sf Pam1499 Brown Asso Strap 347e
Breitling Chronomat 44 8bea
Richard Mille Rm6702 Weight 37 Grams Customs Like Auth Vvip 5143
Rolex Daytonaaet X Rolex X Picasso Crossovercharles The F4f4
Rolex Datejust 126283rbr Palm Leaf Dial Gold Rep 11 Watch 33cf
Cartier Watches Santos Wssa0061 Green Dial Rubber Strap Bv Factory Af62
Patek Philippe Nautilus 71181a011 D260
Panerai Xf Pam508 Real Ceramic Black Distressed Calfskin Strap 2b00
Rolex Daytona 116523 Thick Yg Wrapped White Dial Diamonds Markers 0652
Rolex Gmt Ii 116719blro Be1b
Hublot Spirit Of Big Bang Textured Rubber Strap 2eb2