Friday, February 6, 2026
  • Login
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
No Result
View All Result
Home Hiburan

Kisah Inspiratif Robi Navicula Melawan Covid-19: Buat Hand Sanitizer dan APD

adminsaibyadminsai
August 6, 2020
in Hiburan
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Jakarta: Ketika pandemi Covid-19 diumumkan di Indonesia pada Maret, musisi Gede Robi dari Navicula tak habis akal. Robi yang tergabung dalam tim emergency response di organisasi nirlaba Kopernik menggunakan arak Bali sebagai bahan baku hand sanitizer yang praktis menjadi langka.

Mencegah terjadinya potensi bencana baru, Robi mengambil kesimpulan sederhana. Arak Bali begitu melimpah dan mengandung alkohol. Kandungan alkohol dalam arak Bali kemudian didistilasi menjadi hand sanitizer kemudian diuji secara medis.

Bermula pada 14 Februari lalu, Robi dan rekan Kopernik ikut dalam festival arak untuk mendukung para petani di Bali. Rupanya banyak petani arak di Kabupaten Karangasem, Bali.

ADVERTISEMENT

“Ternyata petani Samsara waktu itu yang jadi kontak petani di Karangasem, kayaknya bisa. Jadi order pertama 500 liter untuk dicoba,” terang Robi saat berbincang dengan Medcom.id, Rabu 5 Agustus 2020.

Untuk menyediakan 500 liter dipekerjakan sekitar 50 petani. Selain menghasilkan hand sanitizer, ide ini membantu perekonomian pekerja yang terdampak Covid-19 khususnya di sektor pariwisata Bali. Akhirnya dipesan lagi 2.500 liter yang mempekerjakan 150-200 kepala keluarga, belum termasuk anggota keluarga.

“Banyak juga ini secara penyerapan tenaga kerja oke, secara memberdayakan potensi lokal juga oke. Pesan lagi 2.500 jadi total ada 3.000 liter,” kata Robi.

Produsen minuman alkohol lokal di Bali, Diageo ikut menyumbangkan 10.000 liter stok alkohol untuk dijadikan hand sanitizer. Total laporan terakhir ada 14.000 liter yang didistribusikan.

Kopernik bekerja sama dengan industri rumah tangga komestik Embun Natural dan Utama Spice. Kerja sama ini dikarenakan dua unit usaha tersebut berdekatan dengan kantor Kopernik. Selain itu, usaha tersebut menggunakan bahan-bahan organik seperti minyak serai.

Arak dibuat dari nira bunga kelapa dan memiliki rasa manis. Nira kemudian difermentasi selama tiga hari hingga menjadi tuak. Kemudian didistilisasi atau dilakukan metode penyulingan untuk mendapatkan alkohol 70 persen.

“Kalau mau membuat produksi masal harus kalibrasi supaya semuanya rata 70 persen. Enggak boleh kurang, enggak boleh lebih, harus dikalibrasi untuk disamakan,” kata Robi.

Robi Navicula (Foto: Instagram NaviculaMusic)

Pembuatan hand sanitizer dinilai cukup mudah. Robi menerangkan, dari alkohol 70 persen tersebut ditambahkan gliserin dan campuran bahan lain.

“Hanya tambah gliserin, stabilizer, habis itu tambah minyak-minyak esensial, minyak sereh, kayu putih, apapun, habis itu bottling, packaging,” terang Robi.

Produk hand sanitizer tersebut kemudian diberikan kepada BNPB, Gugus Tugas Covid-19, dan Dinas Kesehatan Provinsi Bali untuk diuji secara medis. Sekitar 14.000 liter hand sanitizer telah didistribusikan di Bali, rumah sakit di Banten, Jayapura, dan Lombok. Distribusi ini melalui rekanan, salah satunya yayasan sekaligus klinik Bumi Sehat milik mertua Robi.

Arak sudah dianggap sebagai perangkat budaya dan pencair suasana bagi masyarakat Bali. Oleh sebab itu, pada masa langka hand sanitizer, Robi dan Kopernik tidak berniat menjadikannya bisnis berlanjut.

“Kita tidak ingin mengubah sesuatu yang bagus, tetapi kita hanya ingin men-develop di mana yang menjadi masalah di situ kita cari solusinya. Arak sebagai minuman menurut kita bagus, itu salah satu community resilience, membuat kekerabatan sosial, membuat orang tetap waras dan happy di situasi pandemi. Di Bali, arak sebagai pencair suasana. Kekerabatan sosial, kerja bakti di desa, itu perangkat budaya,” kata Robi.

Ide mengubah arak Bali menjadi hand sanitizer ikut memberi pekerjaan bagi warga Bali. Menurut Robi, sejak Covid-19 sekitar 81 persen terdampak secara ekonomi dan 44 persen kehilangan pekerjaan terutama di sektor pariwisata.

Kepedulian Robi terhadap lingkungan dilatarbelakangi pendidikan agrikultur yang ditempuhnya dulu. Selain sebagai musisi, Robi kini sibuk sebagai petani, meneruskan tradisi keluarga, juga sebagai pengajar di sekolah. Robi juga mendirikan gerakan Bali Urban Farming pada 2012 dengan memanfaatkan lahan tidak terpakai.

“Yang aku suka dari pandemi ini adalah sekarang tiba-tiba orang sadar bahwa itu cool. Jadi bermanfaat. Salah satu hal visi baik dari pandemi ini akhirnya men-switch prioritas,” kata Robi.

Produksi APD untuk nakes dari hasil konser

Robi bersama Navicula dan Kopernik sudah menggelar tiga konser terkait Covid-19. Konser kedua pada 11 April 2020 digelar untuk memproduksi alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis.

Dana terkumpul dari konser tersebut dibuat untuk produksi 3.000 face shield. Sebelum konser digelar, mereka sudah membuat 1.500 face shield.

“Seminggu setelah konser itu ada sekitar tambah lagi 1.500 jadi total 3.000. Tapi habis itu bertambah terus karena donasinya masih tetap masuk,” terang Robi.

Robi menilai, fokus menangani Covid-19 perlu memetakan skala prioritas. Tidak bisa masyarakat praktis meminta unit bisnis terutama pariwisata dibuka ketika pandemi Covid-19 belum mereda.

“Kalau aku berpikir, walaupun dibuka turisnya pada datang enggak? Mereka juga pada bangkrut. Mereka pada nyimpen duit juga,” kata Robi.

“Jadi aku pikir recovery ekonominya lama. Makanya aku lebih tertarik ke hal-hal yang lebih kebutuhan primer misalnya agrikultur, sektorial. Kebetulan juga mungkin karena background aku pertanian ya, agroekologi. Sebenarnya passion aku di sini,” terangnya.

Tags: covid 19musisi
Previous Post

Harlan Boer dan Bangkutaman Garap album Kolaborasi

Next Post

Rumah Youtuber Jake Paul Digeledah FBI

Next Post

Rumah Youtuber Jake Paul Digeledah FBI

SAICASTER PINTAR 2 // PINTERNYA NGELES HAHAHA

Jo Jung Suk dan Gummy Sambut Kelahiran Anak Pertama

Rahmania Astrini Mewakili Indonesia dalam Lagu Kolaborasi 6 Negara

Bintang Dokumenter Netflix Audrie & Daisy Bunuh Diri

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • NEWS
  • Privacy Policy
  • Profil
  • Radio SAI
  • rss
  • Stream

© 2023 - SAI100FM.ID

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI

© 2023 - SAI100FM.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Ffd0d27d E8f4 4a94 A196 8f6c7c0e1ef5
5211b786 4019 40cf 9bbf 0a4fdef16a0c
A1234a1a 721f 4046 95a5 8acb804d63b6
Ef3de8f1 E6ec 4978 868d 8573530644ba
E09abef2 C3a9 4d83 9e88 F008a0f7c9dc
Da20c96c 2aba 40f1 A734 Cb0ec923376b
0aed9150 B4e0 43cc 8edb C76a2aaf254e
Fbadbc5e 07a4 47a5 8f95 Ab99008f1f2e
0147d073 C572 4193 B3da 9dfe7107dc61
B5921a41 4a4a 4ac6 852f 4b5f1f38470c
Ddadc7af 719d 4e1b 84b2 76184c6a45f9
65c8ef20 8c6f 47fc B965 91dab7b9810e
003abff9 B0b0 44b8 Accf C0306470f859
E6f1c7c5 Fc00 4042 998a A14fa48dda2a
98839461 F2bc 464b 8174 3bf06b56833e
176c6838 464c 478a Afd9 Db6db6dc109a
27272cd8 7605 4f51 8468 4b7fccf492f1
Fee56f8a Fe6f 4007 8904 C116384a8513
F9d30223 8959 4169 99d4 A9047a889ba5
4bba401c 80bf 4cd9 9f37 Bcd248e1d810
Ea74d03d 300d 4568 8f5f C1bb6c9dd64c
C156ff7f 0ba3 4975 A849 0dcdacefd8da
606e6378 7eaf 478e 8b61 Fe462241bbc2
8db7e794 84d8 4dec 83b9 5c92997af0c4
30256fb6 Bbe8 4dcb 8ee8 7e3b6209a914
Be729723 A41d 4f2e 9098 3e78f8bb41d9
96a781be 593b 4385 8d27 B940c38286f4
C8545417 13a8 4ead 8ea4 A241b9ce0f2a
6b220eb8 6200 4a3b 9982 Cdbf8bb8ecec
A3f99731 A3f3 457e 8ead Cb9a6d01e690
62a49c89 B839 4a27 8ee4 12b87e38957a
Db961d9c 89e7 4c2e 9658 B5ec0b5de2be
4bb916b9 78e1 4ecc 94ed 606503068373
427b9e34 Cab0 4df9 B28b E525c86f48fe
Bac51aa3 5b65 4bd5 84b2 7251d094f994
73779e7c 53cd 48e5 Ae5b F8a651bf5884
3c9dc3c4 024f 4a55 A617 69c317a30e96
8c0368be D92e 47c0 9646 2b3f4f1676be
C104e9ea 9fd4 4ff3 A61b 4877c2460d72
F2c8eb32 6756 4052 A09a Ad16a08d0a6e
D3cf9471 Bbc4 4975 Bb57 09080e14b518
4be4cbed 343d 4744 A5ed A3e46b5b6650
E42a0a60 C30b 4a5d 9be1 0850dff61f20
90db41e8 A034 4416 8f90 5feac88f33da
2a2fb4d7 08d1 4067 Bbe0 842eb9297f9c
5e9825f9 C154 4e03 A4d8 26c34e32dddf
De5cf8cb 8eb8 4c89 9d63 E18c7622cf29
Acee50bf 5ed3 4618 81d2 A3a3d24eeaaf
5dc88034 0b1b 467f A297 02040c5d934d
6e209908 6083 47d4 B2f6 370622a71669