Tuesday, May 12, 2026
  • Login
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
No Result
View All Result
Home Musik

Lauv Kena Gangguan Eksistensial saat Tulis Album Kedua

Nana HasanbyNana Hasan
June 20, 2022
in Musik
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Musisi Amerika Serikat, Lauv sedang sibuk mempersiapkan perilisan album studio keduanya, All 4 Nothing setelah sebelumnya merilis album How I\’m Feeling pada tanggal 6 Maret 2020 lalu.

Kepada NME, musisi dengan nama asli Ari Staprans Leff ini menceritakan proses sulit menulis album terbarunya, dia menceritakan proses ini mempengaruhi kesehatan mentalnya.

\”Aku terkena gangguan eksistensial. Pada satu titik, aku seperti, \’Aku ingin menjauh dari musik\’. Dan kemudian, aku kembali dan menyadari, aku tidak merasakan perasaan mendalam untuk pantas berbahagia,\” kata pelantun \”Chasing Fire\” itu.

ADVERTISEMENT

Meskipun Lauv mendapat kesuksesan melalui karya-karyanya seperti \”I Like Me Better\” dan \”i\’m so tired\”, dirinya tetap merasakan sebuah kekurangan di hidupnya.

\”Untuk sebagian besar hidupku, aku hanya seperti, \’Yang ingin aku lakukan hanyalah membuat musik yang terhubung dengan banyak orang,\’\” tutur Lauv.

\”Dan itu terjadi, tapi aku masih merasa sama saja. Aku tidak merasa lebih baik. Dan merasa, \’Apa yang harus aku lakukan supaya merasa baik?\’\” sambungnya.

Menurutnya, masalah-masalah yang dirasakannya timbul dari sikapnya yang terlalu obsesif dengan musik sehingga dia meninggalkan orang-orang yang dekat dengannya.

\”Aku menghabiskan banyak waktu mengejar impian dan penghargaan daripada memupuk hubungan dengan orang-orang di hidupku. Aku membiarkan musik mengambil banyak ruang di hidupku sampai-sampai semuanya menjadi sendat,\” ujar sang musisi.

Saat Lauv melakukan introspeksi terhadap diri sendiri, dia menemukan alasan untuk melakukan perubahan dalam hidupnya, hal ini menjadi inspirasi bagi salah satu track dalam albumnya, \”‘All 4 Nothing (I’m So In Love)\”

\”Jatuh cinta dengan kekasihku adalah pengalaman penyerahan penuh dan perasaan seperti, \’Ini terasa sangat menyenangkan, dan aku tidak ingin kehilangan ini\’, tetapi juga di pikiranku seperti, \’Tapi, aku bisa kehilangannya kapan saja\’,” imbuhnya.

Album All 4 Nothing yang berisi 13 track rencananya akan rilis pada tanggal 5 Agustus 2022 nanti.

Dilansir dari: medcom.id

Tags: Gangguan EksistensiallauvmusikmusisiMusisi Amerika Serikat
Previous Post

Charlie Puth Konfirmasi Kolaborasi Bareng Jungkook BTS di Lagu \’Left and Right\’

Next Post

Fauzan Tempuh 8.000 Km untuk Berangkat Haji Naik Sepeda dari Magelang

Next Post

Fauzan Tempuh 8.000 Km untuk Berangkat Haji Naik Sepeda dari Magelang

BTS Rilis Versi Animasi MV ‘Yet To Come’

Bintang The Flash Ezra Miller Didepak dari Warner Bros

Bangga! Bola Resmi Piala Dunia 2022 Dibuat di Madiun

Kronologi Ezra Miller Lakukan Grooming atau Pemikatan Anak

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • NEWS
  • Privacy Policy
  • Profil
  • Radio SAI
  • rss
  • Stream

© 2023 - SAI100FM.ID

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI

© 2023 - SAI100FM.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In