Wednesday, February 18, 2026
  • Login
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
No Result
View All Result
Home Musik

Keren! Alasan Google Doodle Pajang Wajah Didi Kempot

adminsaibyadminsai
February 27, 2023
in Musik
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Ada yang menarik pada tampilan Google Doodle pada Minggu, 26 Februari 2023. Bagaimana tidak. Pada edisi kali ini, Google memajang wajah musisi campur sari ternama Tanah Air Didi Kempot alias Goodfather of Broken Heart.

Google angkat bicara mengenai alasan pihaknya memamerkan Didi Kempot untuk logo mereka pada edisi hari ini. Ternyata, mereka memilih wajah Didi Kempot lantaran ingin mengenang momen sang penyanyi menerima Billboard Indonesia Lifetime Achievement Award pada 2020.

\”Seorang ahli musik campursari Jawa, Didi Kempot menulis lebih dari 700 lagu sepanjang kariernya yang produktif. Pada hari ini di tahun 2020, dia menerima Billboard Indonesia Lifetime Achievement Award,\” demikian pernyataan Google dilansir dari Antara, Minggu, 26 Februari 2023.

ADVERTISEMENT

Profil dan perjalanan karier Didi Kempot

Didi Kempot lahir pada Desember 1966. Pria bernama asli Didik Prasetyo tersebut lahir di keluarga seniman. Ayah dan kakaknya merupakan seorang komedian. Sedangkan ibunya adalah seorang penyanyi tradisional Jawa.

Tumbuh besar di keluarga seniman tampaknya banyak menginspirasi Didi Kempot. Hingga akhirnya, ia pun tertarik untuk terjun ke dunia seni dan mulai serius menggeluti dunia musik saat remaja.

Pada usia 18 tahun, Didi Kempot mulai membentuk band jalanan bersama teman-temannya. Band itu bernama Kelompok Pengamen Trotoar dan mulai mengamen untuk mencari nafkah.

Selama lebih dari dua dekade, Didi Kempot tampil di jalanan Surakarta dan Jakarta. Kemudian, band Kelompok Pengamen Trotoar menjadi tempat ia mendapatkan nama belakangnya yang terkenal, yakni \’Kempot\’.

Perjalanan Didi Kempot bersama band-nya itu tidak mudah. Terutama soal keuangan. Namun, hal tersebut tidak membuat semangat Didi berkarya tidak mengendur. Ia justru mampu menulis dan membawakan beberapa lagunya yang paling terkenal, termasuk \’We Cen Yu\’, \”Cidro\”, \’Moblong-Moblong\’, dan \’Podo Pintere\’.

Didi bahkan kerap begadang untuk merekam lagu-lagunya di kaset kosong setelah mengamen. Meski sebagian besar kaset yang ia kirim ke studio rekaman tidak membuahkan hasil, Didi tidak pernah menyerah pada mimpinya.

Tahun 1989 menjadi periode baik untuk Didi Kempot. Saat itu, ia akhirnya mendapat terobosan besar pada 1989 dan menandatangani kontrak dengan label musik. Single hit pertamanya Cidro menjadi sangat populer di Belanda dan Suriname, dua negara dengan diaspora Jawa yang besar. Hal ini juga yang membuka jalan bagi musik campursari untuk menembus pasar arus utama.

Ketika Didi Kempot melakukan perjalanan ke Belanda untuk tampil pada tahun 1993, ia terharu melihat para penggemar telah menghafal lirik lagunya. Dia melanjutkan untuk merilis sepuluh album lagi di Belanda dan Suriname.

Dalam beberapa tahun terakhir, musik campursari Didi Kempot mengalami kebangkitan popularitas di kalangan generasi muda. Lagu-lagunya terus menyentuh hati orang-orang romantis yang putus asa di seluruh dunia.

Meninggal karena serangan jantung

Pada 5 Mei 2020, Didi Kempot meninggal di usia 53 tahun. Hasil diagnosa medis di Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo, menyebutkan bahwa dirinya meninggal karena serangan jantung.

Dilansir dari : medcom.id

Tags: didi kempotGoodfather of Broken Heartgoogle doodlemusisipenyanyi
Previous Post

Konser Raisa di GBK Dihadiri 42 Ribu Penonton

Next Post

Pamungkas Pamer Warna Rambut Baru di Konser

Next Post

Pamungkas Pamer Warna Rambut Baru di Konser

Afgan dan Isyana jadi Tamu Spesial Konser Raisa di GBK

Tissa Biani Rilis Lagu \"Rindu yang Palsu,\" Diproduseri Dul Jaelani

Tissa Biani Rilis Lagu \"Rindu yang Palsu,\" Diproduseri Dul Jaelani

Tissa Biani Rilis Lagu \"Rindu yang Palsu,\" Diproduseri Dul Jaelani

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • NEWS
  • Privacy Policy
  • Profil
  • Radio SAI
  • rss
  • Stream

© 2023 - SAI100FM.ID

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI

© 2023 - SAI100FM.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
E37ef031 3832 4a3d 91df Af312711af8b
0de83f28 4792 4b82 B0a7 B59239b5ad38
16df0605 3c7e 488b 8fbb D69099539029
42776590 Aab8 493d 90e9 B76755728f29
935852e8 E715 4ca8 8251 5c1038d5057f
E51522dc 7dd3 41fc 9678 554ad307b179
D223fbd7 B082 4626 Af5f Ee1cbc841016
F5761c49 80d1 4cca 89df 4f023b9e6e0d
56b09fee 15ab 49cc Bf11 694e543abbda
7ca94900 40c7 4f40 A0d5 Fa0b89da22a0
02709771 1c3d 4632 Bb92 Bd8cc0029371
4a57a05a D212 4cea 899e 385232733fb8
6d32a2a2 11b2 45a6 97aa Bdb567050742
253da53a 579e 4989 8ba5 1a27d1351862
3f3a6b74 09c5 4cc4 A217 2b691dee4398
58618fa6 07eb 44a7 A315 Ccc8978dad77
1f4afbc4 B1a7 47d3 904d 0c60c362e2e0
Ca72b14d 41df 427c 8d19 Dc24ee41d65d
2bcfc8b9 4031 4fb5 Bbdf 95252f58968d
8de3851c Bfc7 4cda B619 76462a229105
Aeffe27f 3704 4ea9 Af3c 7ccaebc1afd6
6b66b6f4 41f0 4cb0 Ba02 Cb21c0117225
Aaf737ce Ab32 4b54 85f5 E6d9240a67a7
D932ec93 7cb7 4a4e 8214 F0104e711e00
3203f17d 85e4 4655 Aede 46de79ea8db0
2fc89c5e Ecc1 440d Af1f 13d5afce7ee9
4f792f7a Cbac 452b B68d 4c2b73f0e323
4f529924 Bdc9 4da2 8962 C52bc69a31a6
48ac98ef 5e2d 4c24 Be5f Bf30016c3691
944a7096 344b 443f 9db9 64a404b99031
07774091 8c45 44ef 9214 99fd89fc5aae
278fe7c6 872e 4ba3 B9f8 2f44c1f5ebde
9da69baa Cd35 40b7 9f5e A868305e7d62
8ee06e2e 924e 4a0f Afd8 A9cf56d8b707
B9186b06 4f5d 48bd 8c01 92ad0d9a18d5
C2603dc8 6b73 4069 9926 A3405e88e5e6
0a932e53 B982 4523 8c9d Ca335e638b82
0591e52c 4f0c 49e3 8f00 E91d03026668
Dd74156c 19c0 4a75 B998 Bcbbcd7b938a
52c6d729 B5eb 4b3b 921d A43551c4fd89
0a4435ab 4f0d 40c3 9ef1 B458128e8c11
F925fa02 Bfa4 406c A4eb 53b3e1f275a1
088e9594 340a 41d9 86a4 20116b283cff
2f9a0a3a 3b89 4e9b 8cc1 4e352f207b47
8cf31396 98ce 4970 8e75 Ca87d14c950f
E44c9b04 6936 4353 B470 15352a025e1e
44d40627 8fb1 4549 92a5 11e230176bd3
9c9ba5ce 1a6d 494d 84ca 9416ec9aef3c
Bd82d396 6201 4989 B4d9 602092a2c30b
D7816a53 2e14 4e74 8558 C2fb84150521