Friday, July 31, 2026
  • Login
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Untuk Kedua Kalinya, Nenek Berusia 102 Tahun Sukses Kalahkan Covid-19

adminsaibyadminsai
December 5, 2020
in Kesehatan
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Seorang nenek asal New York mengalami dua kejadian wabah terbesar dunia selama hidupnya, yaitu flu Spanyol dan covid-19. Menariknya, pada pandemi covid-19, dia sudah dua kali berhasil sembuh dari virus korona.

Angelina Friedman, belakangan menjadi berita utama tahun ini, setelah dinyatakan sembuh dari covid-19. Ini merupakan pertarungan keduanya melawan penyakit pernapasan tersebut, usai merayakan ulang tahunnya yang ke-102.

“Dia tidak hanya mengalahkan covid-19 pada usia 101, tapi dia mengalahkannya pada usia 102 tahun,” ucap Joanne Merola, putri Friedman, kepada WPIX.

ADVERTISEMENT

Merola mengatakan, dia menerima telepon dari Pusat Perawatan dan Terapi Restoratif North Westchester, tempat ibunya saat ini tinggal.

“Aku menerima telepon pada akhir Oktober kalau ibu dinyatakan positif covid-19 lagi,” ujar Merola.

Kabar itu muncul hanya enam bulan setelah Friedman pertama kali didiagnosis terjangkit virus korona, penyakit yang memang berbahaya bagi orang lanjut usia.

“Ibu mengalami gejala, demam, dan batuk kering. Mereka (staf panti jompo), mengira kalau dia mungkin terserang flu,” terang Merola.

Dan pada 17 November, setelah dites ulang, Friedman dinyatakan sembuh dari covid-19. Menurut Merola, ibunya memang memiliki tekad yang kuat untuk hidup.

“Dia bukan yang tertua yang selamat dari covid-19, tapi dia mungkin yang tertua yang bertahan dua kali,” kata Merola.

Pandemi kedua Friedman

Friedman didiagnosis virus korona pertama kalinya pada Maret, usai dia dirawat di rumah sakit setempat untuk prosedur medis ringan.

Kemudian, ia menghabiskan seminggu di rumah sakit sebelum dipindahkan kembali ke panti jompo, di mana dia tetap diisolasi sampai 20 April, ketika ia dinyatakan negatif terkena virus.

“Dia bukan manusia. Dia punya DNA manusia super,” kata Merola.

Yang dikatakan Merola bukan tanpa dasar, ibunya juga menderita kanker seumur hidupnya. Friedman adalah anak terakhir yang masih hidup dari 11 bersaudara di keluarganya.

“Ibu saya selamat. Dia selamat dari keguguran, pendarahan internal, dan kanker. Dia dan ayahku menderita kanker pada saat yang sama. Dia selamat, sedangkan ayah saya tidak” kenang Merola.

Lebih dari 102 tahun yang lalu, ibu Friedman meninggal saat melahirkannya di atas kapal pesiar dari Italia menuju New York. Kematian ibu Friedman di tengah pandemi flu Spanyol 1918, yang kala itu, menurut Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) menewaskan lebih dari 50 juta orang.

Dan pada pandemi kali ini, tercatat hingga Rabu, ada lebih dari 13.935.500 kasus covid-19 dan 272.600 kematian akibat penyakit terkait virus korona di Amerika Serikat.

Tags: covid19nenekpandemiusia
Previous Post

Vidi Aldiano Bagikan Kisah Hidup yang Cuma Punya Satu Ginjal

Next Post

Sensasi Menikmati Liburan Musim Dingin Secara Virtual

Next Post

Sensasi Menikmati Liburan Musim Dingin Secara Virtual

Tips Pencahayaan untuk Meningkatkan Kualitas Tidur

Joko Anwar Sutradara Terbaik FFI 2020

Perempuan Tanah Jahanam Menang Film Terbaik FFI 2020

Raih Pemeran Utama Perempuan Terbaik FFI 2020, Laura Basuki Merinding

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • NEWS
  • Privacy Policy
  • Profil
  • Radio SAI
  • rss
  • Stream

© 2023 - SAI100FM.ID

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI

© 2023 - SAI100FM.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In