Thursday, February 19, 2026
  • Login
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
No Result
View All Result
Home Hiburan

Karier Musik atau Politik, Ini yang Dipilih Pasha Ungu

adminsaibyadminsai
September 21, 2020
in Hiburan
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Sigit Purnomo Said atau yang akrab disapa Pasha Ungu mengungkapkan sikapnya saat ditanya untuk memilih berkarier di dunia musik atau politik.

“Susah untuk memilih, karena keputusan politik juga berpengaruh dan punya dampak untuk musik,” kata Pasha di sela-sela konferensi pers album “Di Atas Langit”, Senin (21/9).

Meski demikian, Pasha mengatakan bahwa ia ingin terus berkarya di dunia musik yang membesarkan namanya sejak 20 tahun silam itu.

ADVERTISEMENT

“Musik adalah sesuatu yang spesial buat saya, (musik) sudah seperti my first love. Dan yang jelas, saya ingin bermusik untuk waktu yang lama,” kata dia. Ketika disinggung mengenai waktu perilisan album perdananya, sang vokalis Ungu mengelak bahwa perilisan album ini akan tertunda jika misalnya ia berhasil melaju di Pilkada Sulawesi Tengah.

“Kalaupun berhasil maju di Pilkada Sulawesi Tengah, album ini juga keluar karena project-nya sudah lama,” kata Pasha. Sebagai informasi, Pasha gagal maju sebagai bakal calon (balon) Wakil Gubernur Sulawesi Tengah bersama pasangannya, Anwar Hafid, karena tidak memenuhi persyaratan.

Pasangan itu hanya mengumpulkan tujuh dari sembilan kursi. Sementara, untuk persyaratan maju di Pilkada Sulteng dibutuhkan dukungan dari 20 persen kursi parlemen. Sementara itu, Pasha pun mengatakan, album perdananya itu diharapkan bisa menjadi jembatannya kembali bermusik sebelum masa jabatannya sebagai Wakil Wali Kota Palu, Sulawesi Tengah berakhir. Ia juga ingin membantu mengangkat musisi daerah yang terlibat dalam album solonya.

“Ada sahabat-sahabat saya dari kota Palu yang mengisi instrumen musiknya. Saya kira, hal itu memberikan nuansa yang berbeda,” kata Pasha. “Sumpah Demi Apa” yang merupakan single pertama Pasha sebagai solois ini merupakan ciptaan musikus Veki Fischer dan pianis Ivan Sunusi yang keduanya berasal dari kota Palu. “Gue berpikir, kapan lagi gue lakuin ini bareng temen-temen di Palu jelang akhir masa jabatan gue.

Dan melalui Veki, diharapkan bisa jadi representasi dan pemantik buat musisi daerah lainnya,” imbuhnya. Pasha berharap, karya solonya ini bisa diterima dan menghibur fans, serta memperkaya khasanah musik Indonesia. Pasha juga berharap masyarakat tahu bahwa dirinya masih ada di di dalam dunia yang membesarkan namanya.

Tags: musikmusisipolitik
Previous Post

Ten2Five Rilis Lagu Ya Sudahlah

Next Post

Film Serigala Terakhir Muncul Pekan Ini dalam Bentuk Serial

Next Post

Film Serigala Terakhir Muncul Pekan Ini dalam Bentuk Serial

Mengenang Karya Chrisye Lewat Drama Musikal 'LIRIH'

Sambutan Positif Membuat Beban Abimana Aryasatya Terbayar

Google Kenang Benyamin Sueb

Film Biopik Boyzone Dibuat, Zayn Malik Diincar sebagai Pemeran

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • NEWS
  • Privacy Policy
  • Profil
  • Radio SAI
  • rss
  • Stream

© 2023 - SAI100FM.ID

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI

© 2023 - SAI100FM.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
E0752aa2 Ddc9 4949 880e 2a2d6e843bba
76af41ed 3405 459b 9613 007471d46256
4d39e10c 9dae 494e 80d4 A1d8a7056b28
92d3e8ff Ed5a 4826 9be2 D35b39f80864
838022ac 270c 48a1 91e6 732ea5d44581
B2742e61 1018 441f 8435 Cff8b93bbf8c
7fb56884 1a80 4b4e A1c6 5bd353edc30b
6c36465f F55b 491e 92bf 34d004a05d38
6e29c798 28ef 49ce 95ff 1f097c7c074b
A95c0405 Bc81 44d7 9f0e 3b2c230c306b
0307afc0 A616 428c Abd7 7d205875be97
A4a0e2f8 D4b9 4fb0 A274 1331db67dad3
0a9a4df5 77bd 4a1b 9f10 B0122661ca8b
98a752ac 44c3 46de 9b9d 42fbb01757d4
52b1a8ad 2159 485e Ab53 488ff093370f
1829c9fe 5423 43aa B8a3 B3bb65a10c25
3a978db9 3029 4e26 Ad16 9886ec6a242a
5b6f4150 2a55 4e8f 8b82 A170c205bb83
4f9ad8f3 Dba1 4a9a 8490 D47d1f12d44a
32173b96 84ff 4dc9 Ad86 161005b1b0a2
7a070ced 38f9 40d7 8902 D30f3fa823c1
8108c11d Cb27 4293 88d5 A02bd3c57718
7328067f 0318 49d9 90bf B6f0b75c7844
55f96336 D813 494e A20a Cb41c542e28c
2bf655b2 118f 4db9 81ab C1e69927de67
9820139b 3be8 46c2 A9ed 9673efd8d8c4
26e078f4 8f05 4d37 B657 B71da6f17770
73bc34bb Cfb3 4b9d 87cf 158f95160827
Fb079c38 8320 4c33 99d3 7be2d2333456
A8c1ed1b 5a70 4b77 90f3 7f29c8dd28e9
5396b6b8 5794 405c 93dc 2e1181f49237
867ef61b 530a 41fe 9c41 D7c7da4ea0b7
C7f2d4b6 F2d3 4f94 Bffd Fbbbdd33b10f
Ac03520e 3f6a 4003 98cc 98c5dca7f0cd
A5e104e1 B448 4f71 B634 1ddfb0f68bda
75da4818 0500 40fe 9390 1ca545198fdd
Fb84e425 9cac 4335 A79b 30fa08dbebac
46f8a7ed A3c8 4687 Bc78 05c741000f99
2e8f0e89 Ad36 4e6b Bc74 012a85fbe113
Cb35e00d 1aea 435a 9c43 2f5aa3d50559
593902c4 Ea84 48fa 9400 1dc8a490be74
11e8d2aa 707c 4c54 A41b A38c87563451
290c6bde D8bb 4b6f B74f Dd5bcbbf3079
53e9b851 8007 463f 8db7 D8b5289d71f3
E4c3890d Ffd6 4427 A818 D3f8caa55e18
722eb3a8 7606 4a1b B058 692ed1d28a76
E002d319 E504 4710 Be27 Fb679921d29e
6ef5f79d 7675 4144 Ac01 D952fa335ae9
8c9a57d4 267c 43c1 97dd 0f138b8a9df7
287226ce 9de5 42d0 8ac7 D4e193cf84b3