Monday, July 27, 2026
  • Login
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
No Result
View All Result
Home Film

Sinopsis Enola Holmes, Film Detektif Perempuan Adik Sherlock Holmes

adminsaibyadminsai
September 27, 2020
in Film
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Jakarta: Enola Holmes merupakan film terbaru dari Netflix yang berfokus pada Enola (Millie Bobby Brown), seorang gadis remaja berusia 16 tahun, dan merupakan anak terakhir di keluarga Holmes, klan dari detektif terkenal Sherlock Holmes (Henry Cavill).

Enola tinggal dan tumbuh di rumah dengan asuhan sang ibu, Eudoria Holmes (Helena Bonham-Carter) setelah kematian ayahnya dan kepergian kakak laki-lakinya, Sherlock dan Mycroft (Sam Claflin).

Ibunya mengajarkan Enola berbagai hal seperti sains hingga bela diri jujitsu.

ADVERTISEMENT

Namun, pada pagi hari ulang tahunnya yang ke-16, Enola terbangun dan mendapati ibunya telah pergi, satu-satunya jejak dirinya adalah sekotak kode dan dekoder – langkah pertama untuk memecahkan misteri kepergiannya.

Kepergian mendadak sang ibu yang entah kemana, lalu membuat kakak-kakak Enola pulang kampung untuk melihat kondisi si bungsu. Sherlock cukup bersimpati kepada adiknya itu dan mencoba mencari kemana ibunya pergi.

Namun, Mycroft merasa bahwa Enola perlu bimbingan lebih lanjut untuk pendidikan dan etika ala wanita kelas atas di sebuah sekolah khusus wanita.

Merasa para kakaknya akan mengganggu pencarian ibunya, Enola lalu memutuskan untuk memecahkan kode yang ditinggalkan sang ibu, lalu kabur dari rumah dan memulai petualangannya sendiri.

Film dibuka dengan sapaan dan narasi yang dibawakan oleh Enola langsung ke hadapan kamera, seolah bicara kepada penonton. Ia bicara tentang keunikan namanya, tentang keluarganya, hingga konflik utama ketika sang ibu mendadak menghilang.

Penampilan dan cara Millie Bobby Brown membuka adegan pertama tersebut seakan bisa langsung membawa penonton ke dalam dunia Enola, dan ikut bergabung dalam kisahnya.

Penggunaan teknik yang biasa disebut a fourth-wallitu merupakan cara cerdik sutradara Harry Bradbeer untuk menggugah partisipasi dan perhatian audiens kepada sang lakon utama.

Tak jarang beberapa kali Enola melontarkan pertanyaan dan candaan lucu yang menggemaskan di tengah adegan-adegan seru.

Selain melibatkan penonton, teknik ini seakan menguatkan karakter Enola yang cerdas, jujur, dan percaya diri; semua hal yang dibutuhkan oleh seorang pahlawan wanita muda untuk menginspirasi generasi berikutnya.

Bicara mengenai kekuatan lakon wanita, film ini memiliki pesan tersendiri tentang pemberdayaan wanita, yang diperjuangkan oleh kebanyakan wanita di latar tersebut, tak terkecuali oleh Ibu Holmes.

Film ini berlatar waktu menjelang “Representation of the People Act 1884” Inggris yang mempengaruhi hak pilih bagi wanita di negara tersebut.

Di bawah kepemimpinan perdana menteri William Ewart Gladstone, Representation of the People Act 1884 dan Redistribution Act di tahun berikutnya adalah undang-undang yang memperpanjang hak pilih di Inggris setelah Undang-Undang Reformasi Pemerintah Derby 1867.

“Kamu harus membuat keributan, jika kamu ingin didengar,” menjadi nasihat sang ibu yang membentuk masa depan Enola.

Dalam perjalanannya, Enola bertemu dengan Lord Viscount Tewksbury (Louis Partridge) muda, yang ternyata keduanya memiliki tujuan yang kurang lebih sama–yaitu mencari tentang jati diri mereka dan sedikit pesan politis terkait di dalamnya.

Kedua lakon muda ini memiliki dinamika yang tak jarang membuat penonton merasa gemas melihatnya. Pun dengan hubungan antara Holmes bersaudara dengan karakter mencolok mereka masing-masing.

Mycroft yang lugas dan berpikiran tradisional, Sherlock yang cerdas dan berhati-hati, hingga Enola yang cerdik dan sedikit “liar”, serta keras kepala seperti kedua kakaknya, menambah bumbu dan kesegaran tersendiri untuk film ini.

Hubungan Enola dan sang ibu pun dapat menyentuh perasaan audiens. Meski tidak terlalu banyak, penampilan Helena Bonham-Carter sebagai Ibu Holmes bisa dibilang merupakan scene-stealeryang menarik.

Diadaptasi dari buku pertama dalam seri enam buku oleh Nancy Springer, Enola Holmes seakan memberi kesegaran baru di zaman Victoria ala Sir Arthur Conan Doyle.

Enola Holmes dengan manis menyampaikan sejumlah pesan yang sekiranya menggugah penonton mudanya, terutama bagi anak-anak perempuan.

Enola sering kali mengatakan pada penonton bahwa namanya, jika dibalik, akan berubah menjadi “alone” (sendiri). Film ini seakan memiliki pesan bahwa “kita tidak sendiri” yang beresonansi dengan penonton remaja, menjadi simbol solidaritas bagi mereka yang merasa seperti orang luar dalam ketidaksesuaian mereka di kehidupan awam.

Dan kedua, tersirat pesan every votes count(semua suara dihitung), berbicara kepada mereka penonton muda yang cukup umur untuk mempengaruhi pemilihan, mengingatkan bahwa hak adalah suatu kehormatan yang diperoleh dengan susah payah.

Enola Holmes sebelumnya direncanakan untuk rilis di bioskop, namun studio harus membatalkan rencana itu dan film itu dijual dan tayang eksklusif di Netflix sejak 23 September 2020.

Visual yang cantik, ditambah dengan dialog dan dinamika para lakon utamanya membuat film yang juga diproduseri oleh Millie Bobby Brown ini rasanya cocok untuk ditonton bersama keluarga di akhir pekan.

Tags: filmsinopsis
Previous Post

Aktris Jepang Yuko Takeuchi Meninggal Dunia, Diduga Bunuh Diri

Next Post

Samuel L. Jackson Kembali Perankan Nick Fury di Serial Disney

Next Post

Samuel L. Jackson Kembali Perankan Nick Fury di Serial Disney

Bunga Citra Lestari: Pilih Musik sebagai Terapi

Kotak: Setelah 16 Tahun Jadi Lebih Dewasa

YouTube Fanfest Digelar Secara Virtual

Netflix Buka Suara Kisruh Adaptasi Novel Liu Cixin

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • NEWS
  • Privacy Policy
  • Profil
  • Radio SAI
  • rss
  • Stream

© 2023 - SAI100FM.ID

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI

© 2023 - SAI100FM.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
fake breitling replica watches chronomat b01 42 triumph replica richard mille rm011 black ceramic pvd chrono skeleton dial black rubber strap a77506050 patek philippe rubber b strap for nautilus 5711 wg rg yg swimskin 7b7ae436 rolex replica watch gmt master ii 126719blro meteorite dial3012 replica omega speedmaster moonwatch nasa ss black dial ss bracelet manual winding3815 hublot best fake watches classic fusion8770 replica rolex noob day date 218399 rg black dial bracelet a32554848 replica watches panerai submersible quarantaquattro bianco 44mm pam01226 breitling superocean blue replica7334 richard mille rm35 01 rafael nadal carbon ntpt replica watches black rubber strap3830 omega seamaster 150m 23e5295e c6ff90ea 5815f1cc e8d813d9 34b95f5e 6c9bedc7 e6c1e346 c1f51e68 91962df4 d81f2dd3 d10cd651 ce5d9e82 9c0dbb6a 8945c68b e9197675 87914d59 84888b3f fa063824 298ee2d2 51318ebd rolex submariner special diamonds green diamonds all diamonds 40mm patek philippe nautilus 5711 replica watch gold wrapped moissanite diamonds hong kong custom 40mm7568 tag heuer replica watch carrera chronograph tourbillon automatic 45 mm ceramic hublot spirit of big bang chronograph 45 mm textured rubber strap 1563bb9c baignoire de fake cartier watch mini model quartz movement replica watches fake vacheron constantin heures creatives heure romantique 36 2 x 26 5 mm white gold rolex cosmograph daytona 40mm 18k white gold ref 126519ln 0004 replica omega omf de ville chronograph 42mm blue dial ss bracelet a93002279 rolex gmt green dial replica1161 FB-账号购买
whatsapp账号购买
fb账号购买
whatsapp账号购买
FB账号购买-Facebook广告账户
脸书账号购买-facebook账号购买
谷歌账号购买
whatsapp账号购买
whatsapp账号购买
fb账号购买
FB大小黑批量-
谷歌账号购买
FB账号购买-Facebook广告账户
脸书facebook个人号-解限号-耐用
谷歌账号购买