Friday, February 6, 2026
  • Login
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
No Result
View All Result
Home Film

Bocoran Film Miracle In Cell No.7 Versi Indonesia

adminsaibyadminsai
May 12, 2020
in Film
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Sai100Fm —Indonesia kembali mengadaptasi film Korea Selatan lewat rumah produksi Falcon Pictures. Judul film yang diadaptasi ialah Miracle In Cell No.7.

“Turki, India dan Filipina juga sudah membuat remake, ini memang IP yang bagus,” kata produser Falcon Pictures, Frederica, seperti dikutip Antara, Senin 11 Mei 2020.

Frederica mengatakan, pihaknya menggandeng sutradara Hanung Bramantyo dalam menggarap film drama komedi Korea 2013 itu. Dia dipercaya bisa mengubah film menjadi berciri Indonesia dilihat dari pengalamannya menggarap Benyamin Biang Kerok dan Bumi Manusia

ADVERTISEMENT

“Kami sudah beberapa kali bikin proyek bersama mas Hanung, chemistry-nya memang cocok. Hanung juga sutradara yang kuat untuk (film) drama,” ujar Frederica.

Mengadaptasi film terkenal dari Negeri Ginseng menjadi versi Indonesia bukan hal mudah untuk Hanung. Dia harus berhadapan dengan ekspektasi penonton yang telah menyaksikan versi aslinya. Hanung yakin pasti akan ada komentar yang membanding-bandingkan versi Indonesia dengan Korea Selatan.

“Banyak orang sudah menonton, tahu ceritanya seperti apa, cast-nya seperti apa, sekarang kita dituntut untuk berbeda tapi tidak keluar jalur. Ini berat banget,” kata Hanung.

Hanung menyebut, film ini nantinya akan mendapatkan penyesuaian agar penonton Indonesia bisa merasa lebih dekat dengan film tersebut. Dia mencontohkan penyesuaian mulai dari iklim, konflik, penyelesaian masalah hingga budaya.

Hanung juga menghadirkan suasana pemukiman yang mepet dengan rel kereta, sebuah fenomena yang lazim ditemui di masyarakat kelas bawah, sebagai latar belakang kehidupan tokoh utama. Tampilan itu diperlihatkan dalam foto-foto yang dirilis Falcon Pictures, Senin.

Meski demikian, hukum yang disajikan dalam film adalah fiktif, tidak terkait dengan hukum Indonesia. Menurut Hanung, daya tarik dari film Korea Selatan bergenre drama komedi ini adalah kemampuan dalam mengaduk emosi penonton.

“Ada banyak unsur, enggak cuma drama keluarga, ada unsur anak, komedi juga sedih.”

Miracle In Cell No.7 dibintangi oleh Vino Bastian, Bryan Domani, Mawar De Jongh, aktris cilik Graciella Abigail, Indro Warkop, Tora Sudiro, Deni Sumargo, Rigen dan Indra Jegel.

Pada cerita orisinilnya, Miracle In Cell No.7 versi Korea Selatan bercerita tentang pria difabel bernama Lee Yong-gu yang dipenjara karena dituduh membunuh. Dia berkawan baik dengan teman-teman satu sel yang membantu menyelundupkan putrinya ke penjara untuk bertemu dengan sang ayah.(medcom.id)

Tags: Miracle In Cell
Previous Post

Bintangi Remake ‘MIRACLE IN CELL NO 7’, Mawar De Jongh Santai Dibandingkan dengan Park Shin Hye

Next Post

Liga Inggris Ubah Format Transfer, Chelsea Diuntungkan

Next Post

Liga Inggris Ubah Format Transfer, Chelsea Diuntungkan

Maher Zain Lepas Singel Antassalam

Adaptasi Horor Jepang, Serial JU-ON: Origins Rilis Juli 2020 di Netflix

Tompi Kenang Glenn Fredly dalam Tradisi Kue Cokelat saat Ramadan

'Mikel Arteta Kembalikan Energi Arsenal'

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • NEWS
  • Privacy Policy
  • Profil
  • Radio SAI
  • rss
  • Stream

© 2023 - SAI100FM.ID

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI

© 2023 - SAI100FM.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
B9e38555 316e 41cf 8bf9 Da8a71132f3d
Bcbb455c E6b7 43a0 A570 3ed59a11061a
4b9f36e4 Ed0f 41e8 8d90 7655887082b9
2a5b8f70 62b5 4dd4 9ce4 530773718439
372727ad Cfcc 4637 B9ef 44796589191d
7949a1ae 2840 42bc Ab21 B3957e88c119
991e8bc5 Dec7 4572 8669 73d2c430817e
01ecbeeb 39cb 4b66 93a3 5f842b6acc2d
B104e137 9692 4e87 B765 C3b54cf2b19a
2c93a533 9be0 4f8f 8367 D5111701d8f6
Fad52a23 D90a 49ce Af09 1078696539ea
Ee3e3649 90b3 4764 85b0 12ac834881b9
Dc5bc559 83a5 41e4 94d9 Ca20db702438
4284aea1 1fad 410c 953a 744fbfdc136a
8c827120 7bdf 4bc2 B002 0d414284a8d1
61ce2afe 1a61 4a5d 9bbd 16342e9233c6
94b8f2af 15aa 4522 B6c4 7ea0d73607c6
Eee9111b 5e0d 4a30 9d28 67309ad587d6
897a32fc Ffd1 4ad6 Bef6 Cac0e4bff781
E2ad81f6 F057 43f6 93ee 865b020eba85
0e3c835c 336e 4537 9b9a C919b9615082
7bdc2668 031e 46a0 9e0d B0cc2426c9cc
6cadb52e D338 41cf 9fe7 B15b977e30c6
2ec78193 2c10 4559 81a0 C6ff4092f80b
Da452e0a Dbe1 4d74 A2b0 Dbc18fd3ab73
6f594f0e 9965 4220 B80e 1f357a2f7ac4
61ce2afe 1a61 4a5d 9bbd 16342e9233c6
1981f949 Fb72 44c1 B947 A865685f0f07
16df0605 3c7e 488b 8fbb D69099539029
2529fb3e 52ef 4e7f B619 B1426a1ea139
00785421 04b4 48e8 8181 24e9d4ade306
6f09ff54 1430 4237 Ad8d 1df7de979ea2
392bd6c6 4ac7 41ad 843e Ed86c627335e
8c77a11c C86a 420f 898b 670c56bfd1ff
62beb9b0 6970 4f82 Bc95 Bfdc52ded998
92245e1b Dd4b 4ec5 Ae2a 709a6df59ebf
Ab31a0a5 5034 4f13 A93e 0b2ffdfdf486
0825a35e Ab26 4813 Bfe4 69bb5140eda2
Dd97242c 7621 4620 970f 8feec27a2f09
4aa79ffc E98e 4ba5 B172 274f22df0e45
7c9bab4b F750 47ae A653 9e0fcb9e727f
C890b76f 7342 4b86 9dff 986e8d7bbd44
Fc8abb6e 911f 4253 A579 Cceec4fe3447
D692e668 F911 4b53 92ed Fbb4b46ed485
96184a9f 1292 425f B154 D4e259b012ba
88fab4ec 06c5 4eef 83bf D4d159baeac2
93b3db50 5d3d 428f B8a4 F1104451c5e9
Acf22a94 Ea83 45cf 84a3 34f66f020d2a
99458fac C62c 4fca A945 3835d845937f
B66edb5a 4f9d 44fa B18e 69f1fab6957e