SAI100FM.ID – Fitur Instagram Instants tengah menjadi perhatian regulator komunikasi Inggris, Ofcom. Fitur yang memungkinkan pengguna mengirim foto yang dapat menghilang setelah dilihat tersebut kini sedang diselidiki karena diduga belum melalui proses penilaian risiko yang memadai sebelum diluncurkan.
Penyelidikan ini berkaitan dengan penerapan Online Safety Act, aturan keamanan digital di Inggris yang mewajibkan perusahaan teknologi melakukan penilaian terhadap potensi risiko yang dapat muncul dari layanan atau fitur mereka.
Ofcom ingin memastikan apakah Meta, sebagai perusahaan induk Instagram, telah menjalankan kewajibannya sebelum menghadirkan Instants kepada pengguna. Fokus regulator tidak hanya pada kemungkinan munculnya konten ilegal, tetapi juga pada potensi risiko terhadap anak-anak dan remaja.
Fitur Instagram Instants Jadi Sorotan Ofcom
Ofcom saat ini menyelidiki apakah Meta telah melakukan penilaian risiko yang diwajibkan sebelum meluncurkan Instants. Penilaian tersebut mencakup risiko terkait konten ilegal serta risiko yang secara khusus dapat berdampak kepada pengguna anak.
Menurut regulator Inggris, perubahan besar pada sebuah platform digital seharusnya tidak hanya dinilai setelah fitur tersedia untuk publik. Potensi masalah dan dampak terhadap keselamatan pengguna perlu diperhitungkan sejak tahap sebelum peluncuran.
Direktur Penegakan Ofcom, George Lusty, menekankan bahwa perubahan signifikan pada sebuah platform harus melalui proses penilaian risiko terlebih dahulu. Prinsip tersebut dianggap penting karena fitur baru dapat menciptakan pola penggunaan dan risiko yang berbeda dibandingkan fitur yang sudah ada.
Dalam kasus Instants, karakteristik utama fitur menjadi salah satu hal yang diperhatikan. Foto yang dikirim melalui fitur tersebut dirancang untuk menghilang setelah dilihat oleh penerima. Model komunikasi seperti ini dapat memberikan pengalaman berbagi foto yang lebih spontan, tetapi pada saat yang sama juga menimbulkan pertanyaan mengenai keamanan dan pengawasan konten.
Mengapa Ofcom Mempermasalahkan Instants?
Penyelidikan Ofcom pada dasarnya bertujuan mengetahui apakah Meta telah memenuhi kewajibannya berdasarkan Online Safety Act. Salah satu hal yang akan diperiksa adalah apakah perusahaan sudah menyelesaikan illegal content risk assessment dan children’s risk assessment sebelum Instants diperkenalkan.
Dalam aturan keamanan online Inggris, perusahaan teknologi yang masuk dalam cakupan regulasi memiliki kewajiban untuk mengidentifikasi potensi risiko pada layanan mereka. Penilaian tersebut juga tidak berhenti setelah sebuah layanan diluncurkan, tetapi perlu diperbarui secara berkala apabila terdapat perubahan atau muncul risiko baru.
Hal ini menjadi semakin penting ketika sebuah fitur digunakan oleh anak-anak dan remaja. Platform digital dituntut mengambil langkah untuk mengurangi kemungkinan pengguna muda menemukan materi yang berbahaya.
Kategori konten yang menjadi perhatian antara lain pornografi, materi yang mendorong tindakan menyakiti diri sendiri atau bunuh diri, konten penuh kebencian, materi kasar, hingga perundungan.
Ofcom melihat bahwa mekanisme foto yang dapat menghilang setelah dilihat memiliki karakteristik tertentu yang perlu diperhitungkan dari sisi keamanan. Terlebih, fitur komunikasi dengan konten yang tidak bertahan lama dapat menimbulkan tantangan tersendiri dalam moderasi dan perlindungan pengguna.
Namun, penyelidikan ini belum berarti bahwa Meta telah dinyatakan melanggar aturan. Ofcom masih mengumpulkan informasi untuk menentukan apakah kewajiban yang ditetapkan dalam regulasi Inggris telah dipenuhi oleh perusahaan.
Meta Membantah Mengabaikan Aturan Keamanan
Meta membantah anggapan bahwa perusahaan mengabaikan kewajiban terkait penilaian risiko. Perusahaan menyatakan telah melakukan analisis terhadap risiko yang mungkin muncul dan juga memberikan informasi kepada Ofcom sebelum fitur tersebut diluncurkan.
Instagram sendiri memperkenalkan Instants pada Mei 2026 sebagai fitur untuk berbagi foto secara lebih spontan. Akses terhadap foto juga dibuat terbatas. Foto yang dikirim hanya dapat dilihat oleh pengguna yang berada dalam daftar close friends atau akun yang saling mengikuti.
Pembatasan tersebut menjadi salah satu mekanisme yang disiapkan Meta untuk mengurangi risiko penyalahgunaan fitur.
Selain itu, Meta juga menyebut adanya perlindungan tambahan bagi pengguna yang menggunakan Teen Accounts. Akun yang ditujukan bagi pengguna remaja mendapatkan sejumlah pembatasan untuk meningkatkan keamanan ketika menggunakan Instagram.
Beberapa perlindungan yang tersedia di antaranya adalah pencegahan terhadap pengambilan screenshot, pembatasan kemampuan membagikan ulang foto, serta pembatasan untuk meneruskan foto yang diterima.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa Meta telah mempertimbangkan aspek keamanan dalam pengembangan Instants. Meski demikian, Ofcom tetap ingin memastikan bahwa seluruh proses penilaian risiko yang diwajibkan oleh hukum Inggris telah dilakukan secara tepat sebelum fitur tersebut tersedia.
Keamanan Harus Dipertimbangkan Sejak Awal
Kasus Instants memperlihatkan semakin besarnya perhatian regulator terhadap fitur-fitur baru di platform media sosial. Bagi regulator, keamanan pengguna seharusnya bukan sekadar tambahan yang diterapkan setelah sebuah fitur mendapatkan masalah.
Ofcom menekankan pentingnya memasukkan aspek keselamatan sejak tahap awal pengembangan. Dengan pendekatan tersebut, perusahaan diharapkan dapat mengidentifikasi potensi bahaya sebelum fitur digunakan secara luas oleh masyarakat.
Pendekatan ini juga menjadi penting karena platform media sosial terus menghadirkan fitur komunikasi baru. Fitur yang terlihat sederhana, seperti berbagi foto sementara, tetap dapat membawa risiko tertentu apabila digunakan secara tidak tepat atau dimanfaatkan oleh pihak yang berniat melakukan penyalahgunaan.
Bagi pengguna muda, persoalannya menjadi lebih kompleks. Anak-anak dan remaja dinilai membutuhkan perlindungan tambahan karena mereka dapat lebih rentan terhadap berbagai bentuk konten berbahaya, perundungan, eksploitasi, maupun tekanan di ruang digital.
Karena itu, hasil penyelidikan Ofcom terhadap Meta nantinya dapat menjadi salah satu rujukan dalam melihat bagaimana perusahaan teknologi harus melakukan penilaian keamanan terhadap fitur baru.
Investigasi Berlangsung di Tengah Sengketa Regulator dan Platform Teknologi
Penyelidikan terhadap Instants juga berlangsung dalam situasi ketika hubungan antara Ofcom dan sejumlah perusahaan teknologi besar sedang menghadapi tantangan hukum.
Meta bersama TikTok dan X diketahui sedang menentang sejumlah langkah penegakan yang dilakukan Ofcom melalui proses judicial review. Persoalan tersebut berkaitan dengan permintaan informasi yang diajukan regulator kepada perusahaan-perusahaan teknologi tersebut.
Kondisi ini membuat pengawasan terhadap platform digital di Inggris menjadi semakin menarik untuk diperhatikan. Di satu sisi, regulator berusaha memastikan perusahaan teknologi menjalankan kewajiban keamanan sesuai dengan aturan yang berlaku. Di sisi lain, perusahaan teknologi memiliki kepentingan untuk mempertahankan cara mereka mengembangkan dan mengoperasikan layanan.
Untuk saat ini, penyelidikan terhadap Instagram Instants masih berjalan. Ofcom perlu menentukan apakah Meta telah memenuhi seluruh kewajiban penilaian risiko sebelum fitur tersebut diluncurkan.
Hasil akhirnya akan menentukan apakah regulator menemukan adanya pelanggaran terhadap Online Safety Act atau justru menyimpulkan bahwa langkah-langkah keamanan yang diterapkan Meta telah memenuhi persyaratan.
Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa fitur baru di media sosial tidak hanya dinilai berdasarkan inovasi dan pengalaman pengguna. Aspek keamanan, khususnya perlindungan terhadap anak dan remaja, semakin menjadi bagian penting yang harus diperhitungkan sejak awal pengembangan sebuah fitur.



