Wednesday, July 22, 2026
  • Login
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
No Result
View All Result
Home pendidikan

Juara KIWI Challenge, Tim Binus School Serpong Berkesempatan Magang di Massey University

Nana HasanbyNana Hasan
December 14, 2022
in pendidikan
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Binus School Serpong meraih hadiah utama setelah memenangkan Kompetisi tahunan, KIWI Challenge. Tim Binus mengangkat tema \’Beyond borders\’, tentang pengembangan aplikasi perencanaan perjalanan yang merampingkan dan mempersonalisasi proses perencanaan perjalanan penggunanya.

Tim ini juga memiliki fokus pada keterlibatan komunitas lokal dan inklusivitas di antara orang-orang dengan kemampuan yang berbeda.  Tim Binus School Serpong memenangkan voucher senilai Rp10.000.000 ($1,000 NZD) dan kini berkesempatan untuk melakukan magang virtual dengan Massey University.

KIWI Challenge adalah kompetisi kewirausahaan siswa tahunan, di mana siswa yang berpartisipasi dari sekolah-sekolah di seluruh Jawa dan Kalimantan memberikan solusi atau ide inovatif dengan tema tertentu.

Panel juri terdiri atas Dr. Jeffrey Stangl, Director of Strategic Partnerships Massey University, Geoff Bilbrough, General Manager Marketing and Communications Education New Zealand, dan Tri Erwinsyah Putra, Co-Founder dari Kopi Tuli.

Setelah mendengarkan presentasi dan menanyai setiap tim tentang ide-ide peserta, Jeffrey Stangl berkata terkait tema keberlanjutan dan pariwisata.  \”Jika masa depan planet ini ada di tangan Anda, maka kami dalam kondisi yang baik. Masing-masing tim telah memikirkan beberapa ide dan solusi yang sangat inovatif untuk masalah yang unik di Indonesia,\” kata Jeffrey dalam siaran persnya, Rabu, 14 Desember 2022.

Geoff Bilbrough menambahkan, ia sangat terkesan dengan apa yang dilihatnya dalam kompetisi. \”Anda para siswa bisa sangat bangga pada diri Anda sendiri dan merasa sangat optimis tentang masa depan yang Anda miliki di depan mata,\” terang Bilbrough.

Setiap tahun, kompetisi ini diselenggarakan dalam kemitraan dengan salah satu Universitas Top New Zealand. Tahun ini, yang dinominasikan adalah Te Kunenga ki P?rehuroa – Massey University, yang kemudian memilih topik Bisnis Berkelanjutan dan Kewirausahaan di Industri Pariwisata.

Kompetisi Ide Wirausaha Indonesia (KIWI) Challenge adalah inisiatif Education New Zealand (ENZ) yang bekerja sama dengan Kopi Tuli (Deaf Cafe), sebuah komunitas Tuli di Jakarta, sebagai mitra. Kemitraan ini selaras dengan kerangka kerja strategis ENZ untuk memelihara dan mendorong keragaman, kesetaraan, dan inklusi, sambil juga menampilkan bahasa isyarat sebagai salah satu dari tiga bahasa resmi New Zealand.

Mulanya, pada tahun ini, Menteri Pendidikan New Zealand, Chris Hipkins, secara resmi meluncurkan kompetisi KIWI Challenge dalam kunjungannya ke Jakarta pada Oktober lalu.

Sejak itu, 36 tim dari 18 sekolah di wilayah Jawa dan Kalimantan menggodok ide-ide inovatif dan keterampilan presentasi bisnis mereka, untuk berlomba memenangkan voucher senilai hingga Rp10.000.000 dan kesempatan magang virtual dengan Massey University.  Ke-36 tim ini bekerja keras untuk mengembangkan ide mereka dan membuat presentasi video berdurasi 2-3 menit untuk mengikuti kompetisi.

Lima tim yang mengesankan terpilih untuk masuk ke babak final, yang diadakan secara langsung di Jakarta dan daring melalui Zoom. Tim-tim berkinerja terbaik ini kemudian diminta untuk memberikan presentasi sepanjang 10 menit, yang lebih lanjut mengartikulasikan solusi bisnis mereka untuk pariwisata berkelanjutan, diikuti dengan 5 menit sesi tanya-jawab dari panel juri yang berpengalaman.

Magang virtual yang diajarkan oleh Massey University akan mengajarkan siswa keterampilan praktis untuk \’membawa ide mereka ke dunia.\’ Melalui delapan jam supervisi khusus dari beberapa pakar pemasaran akademis Massey University.  Para siswa akan belajar bagaimana menambah nilai pada ide mereka, dan membuat rencana pemasaran digital untuk meluncurkan solusi bisnis mereka secara efektif.

Dilansir : medcom.id
ADVERTISEMENT

Binus School Serpong meraih hadiah utama setelah memenangkan Kompetisi tahunan, KIWI Challenge. Tim Binus mengangkat tema \’Beyond borders\’, tentang pengembangan aplikasi perencanaan perjalanan yang merampingkan dan mempersonalisasi proses perencanaan perjalanan penggunanya.

Tim ini juga memiliki fokus pada keterlibatan komunitas lokal dan inklusivitas di antara orang-orang dengan kemampuan yang berbeda.  Tim Binus School Serpong memenangkan voucher senilai Rp10.000.000 ($1,000 NZD) dan kini berkesempatan untuk melakukan magang virtual dengan Massey University.

KIWI Challenge adalah kompetisi kewirausahaan siswa tahunan, di mana siswa yang berpartisipasi dari sekolah-sekolah di seluruh Jawa dan Kalimantan memberikan solusi atau ide inovatif dengan tema tertentu.

Panel juri terdiri atas Dr. Jeffrey Stangl, Director of Strategic Partnerships Massey University, Geoff Bilbrough, General Manager Marketing and Communications Education New Zealand, dan Tri Erwinsyah Putra, Co-Founder dari Kopi Tuli.

Setelah mendengarkan presentasi dan menanyai setiap tim tentang ide-ide peserta, Jeffrey Stangl berkata terkait tema keberlanjutan dan pariwisata.  \”Jika masa depan planet ini ada di tangan Anda, maka kami dalam kondisi yang baik. Masing-masing tim telah memikirkan beberapa ide dan solusi yang sangat inovatif untuk masalah yang unik di Indonesia,\” kata Jeffrey dalam siaran persnya, Rabu, 14 Desember 2022.

Geoff Bilbrough menambahkan, ia sangat terkesan dengan apa yang dilihatnya dalam kompetisi. \”Anda para siswa bisa sangat bangga pada diri Anda sendiri dan merasa sangat optimis tentang masa depan yang Anda miliki di depan mata,\” terang Bilbrough.

Setiap tahun, kompetisi ini diselenggarakan dalam kemitraan dengan salah satu Universitas Top New Zealand. Tahun ini, yang dinominasikan adalah Te Kunenga ki P?rehuroa – Massey University, yang kemudian memilih topik Bisnis Berkelanjutan dan Kewirausahaan di Industri Pariwisata.

Kompetisi Ide Wirausaha Indonesia (KIWI) Challenge adalah inisiatif Education New Zealand (ENZ) yang bekerja sama dengan Kopi Tuli (Deaf Cafe), sebuah komunitas Tuli di Jakarta, sebagai mitra. Kemitraan ini selaras dengan kerangka kerja strategis ENZ untuk memelihara dan mendorong keragaman, kesetaraan, dan inklusi, sambil juga menampilkan bahasa isyarat sebagai salah satu dari tiga bahasa resmi New Zealand.

Mulanya, pada tahun ini, Menteri Pendidikan New Zealand, Chris Hipkins, secara resmi meluncurkan kompetisi KIWI Challenge dalam kunjungannya ke Jakarta pada Oktober lalu.

Sejak itu, 36 tim dari 18 sekolah di wilayah Jawa dan Kalimantan menggodok ide-ide inovatif dan keterampilan presentasi bisnis mereka, untuk berlomba memenangkan voucher senilai hingga Rp10.000.000 dan kesempatan magang virtual dengan Massey University.  Ke-36 tim ini bekerja keras untuk mengembangkan ide mereka dan membuat presentasi video berdurasi 2-3 menit untuk mengikuti kompetisi.

Lima tim yang mengesankan terpilih untuk masuk ke babak final, yang diadakan secara langsung di Jakarta dan daring melalui Zoom. Tim-tim berkinerja terbaik ini kemudian diminta untuk memberikan presentasi sepanjang 10 menit, yang lebih lanjut mengartikulasikan solusi bisnis mereka untuk pariwisata berkelanjutan, diikuti dengan 5 menit sesi tanya-jawab dari panel juri yang berpengalaman.

Magang virtual yang diajarkan oleh Massey University akan mengajarkan siswa keterampilan praktis untuk \’membawa ide mereka ke dunia.\’ Melalui delapan jam supervisi khusus dari beberapa pakar pemasaran akademis Massey University.  Para siswa akan belajar bagaimana menambah nilai pada ide mereka, dan membuat rencana pemasaran digital untuk meluncurkan solusi bisnis mereka secara efektif.

Dilansir : medcom.id

Binus School Serpong meraih hadiah utama setelah memenangkan Kompetisi tahunan, KIWI Challenge. Tim Binus mengangkat tema \’Beyond borders\’, tentang pengembangan aplikasi perencanaan perjalanan yang merampingkan dan mempersonalisasi proses perencanaan perjalanan penggunanya.

Tim ini juga memiliki fokus pada keterlibatan komunitas lokal dan inklusivitas di antara orang-orang dengan kemampuan yang berbeda.  Tim Binus School Serpong memenangkan voucher senilai Rp10.000.000 ($1,000 NZD) dan kini berkesempatan untuk melakukan magang virtual dengan Massey University.

KIWI Challenge adalah kompetisi kewirausahaan siswa tahunan, di mana siswa yang berpartisipasi dari sekolah-sekolah di seluruh Jawa dan Kalimantan memberikan solusi atau ide inovatif dengan tema tertentu.

Panel juri terdiri atas Dr. Jeffrey Stangl, Director of Strategic Partnerships Massey University, Geoff Bilbrough, General Manager Marketing and Communications Education New Zealand, dan Tri Erwinsyah Putra, Co-Founder dari Kopi Tuli.

Setelah mendengarkan presentasi dan menanyai setiap tim tentang ide-ide peserta, Jeffrey Stangl berkata terkait tema keberlanjutan dan pariwisata.  \”Jika masa depan planet ini ada di tangan Anda, maka kami dalam kondisi yang baik. Masing-masing tim telah memikirkan beberapa ide dan solusi yang sangat inovatif untuk masalah yang unik di Indonesia,\” kata Jeffrey dalam siaran persnya, Rabu, 14 Desember 2022.

Geoff Bilbrough menambahkan, ia sangat terkesan dengan apa yang dilihatnya dalam kompetisi. \”Anda para siswa bisa sangat bangga pada diri Anda sendiri dan merasa sangat optimis tentang masa depan yang Anda miliki di depan mata,\” terang Bilbrough.

Setiap tahun, kompetisi ini diselenggarakan dalam kemitraan dengan salah satu Universitas Top New Zealand. Tahun ini, yang dinominasikan adalah Te Kunenga ki P?rehuroa – Massey University, yang kemudian memilih topik Bisnis Berkelanjutan dan Kewirausahaan di Industri Pariwisata.

Kompetisi Ide Wirausaha Indonesia (KIWI) Challenge adalah inisiatif Education New Zealand (ENZ) yang bekerja sama dengan Kopi Tuli (Deaf Cafe), sebuah komunitas Tuli di Jakarta, sebagai mitra. Kemitraan ini selaras dengan kerangka kerja strategis ENZ untuk memelihara dan mendorong keragaman, kesetaraan, dan inklusi, sambil juga menampilkan bahasa isyarat sebagai salah satu dari tiga bahasa resmi New Zealand.

Mulanya, pada tahun ini, Menteri Pendidikan New Zealand, Chris Hipkins, secara resmi meluncurkan kompetisi KIWI Challenge dalam kunjungannya ke Jakarta pada Oktober lalu.

Sejak itu, 36 tim dari 18 sekolah di wilayah Jawa dan Kalimantan menggodok ide-ide inovatif dan keterampilan presentasi bisnis mereka, untuk berlomba memenangkan voucher senilai hingga Rp10.000.000 dan kesempatan magang virtual dengan Massey University.  Ke-36 tim ini bekerja keras untuk mengembangkan ide mereka dan membuat presentasi video berdurasi 2-3 menit untuk mengikuti kompetisi.

Lima tim yang mengesankan terpilih untuk masuk ke babak final, yang diadakan secara langsung di Jakarta dan daring melalui Zoom. Tim-tim berkinerja terbaik ini kemudian diminta untuk memberikan presentasi sepanjang 10 menit, yang lebih lanjut mengartikulasikan solusi bisnis mereka untuk pariwisata berkelanjutan, diikuti dengan 5 menit sesi tanya-jawab dari panel juri yang berpengalaman.

Magang virtual yang diajarkan oleh Massey University akan mengajarkan siswa keterampilan praktis untuk \’membawa ide mereka ke dunia.\’ Melalui delapan jam supervisi khusus dari beberapa pakar pemasaran akademis Massey University.  Para siswa akan belajar bagaimana menambah nilai pada ide mereka, dan membuat rencana pemasaran digital untuk meluncurkan solusi bisnis mereka secara efektif.

Dilansir : medcom.id
ADVERTISEMENT

Binus School Serpong meraih hadiah utama setelah memenangkan Kompetisi tahunan, KIWI Challenge. Tim Binus mengangkat tema \’Beyond borders\’, tentang pengembangan aplikasi perencanaan perjalanan yang merampingkan dan mempersonalisasi proses perencanaan perjalanan penggunanya.

Tim ini juga memiliki fokus pada keterlibatan komunitas lokal dan inklusivitas di antara orang-orang dengan kemampuan yang berbeda.  Tim Binus School Serpong memenangkan voucher senilai Rp10.000.000 ($1,000 NZD) dan kini berkesempatan untuk melakukan magang virtual dengan Massey University.

KIWI Challenge adalah kompetisi kewirausahaan siswa tahunan, di mana siswa yang berpartisipasi dari sekolah-sekolah di seluruh Jawa dan Kalimantan memberikan solusi atau ide inovatif dengan tema tertentu.

Panel juri terdiri atas Dr. Jeffrey Stangl, Director of Strategic Partnerships Massey University, Geoff Bilbrough, General Manager Marketing and Communications Education New Zealand, dan Tri Erwinsyah Putra, Co-Founder dari Kopi Tuli.

Setelah mendengarkan presentasi dan menanyai setiap tim tentang ide-ide peserta, Jeffrey Stangl berkata terkait tema keberlanjutan dan pariwisata.  \”Jika masa depan planet ini ada di tangan Anda, maka kami dalam kondisi yang baik. Masing-masing tim telah memikirkan beberapa ide dan solusi yang sangat inovatif untuk masalah yang unik di Indonesia,\” kata Jeffrey dalam siaran persnya, Rabu, 14 Desember 2022.

Geoff Bilbrough menambahkan, ia sangat terkesan dengan apa yang dilihatnya dalam kompetisi. \”Anda para siswa bisa sangat bangga pada diri Anda sendiri dan merasa sangat optimis tentang masa depan yang Anda miliki di depan mata,\” terang Bilbrough.

Setiap tahun, kompetisi ini diselenggarakan dalam kemitraan dengan salah satu Universitas Top New Zealand. Tahun ini, yang dinominasikan adalah Te Kunenga ki P?rehuroa – Massey University, yang kemudian memilih topik Bisnis Berkelanjutan dan Kewirausahaan di Industri Pariwisata.

Kompetisi Ide Wirausaha Indonesia (KIWI) Challenge adalah inisiatif Education New Zealand (ENZ) yang bekerja sama dengan Kopi Tuli (Deaf Cafe), sebuah komunitas Tuli di Jakarta, sebagai mitra. Kemitraan ini selaras dengan kerangka kerja strategis ENZ untuk memelihara dan mendorong keragaman, kesetaraan, dan inklusi, sambil juga menampilkan bahasa isyarat sebagai salah satu dari tiga bahasa resmi New Zealand.

Mulanya, pada tahun ini, Menteri Pendidikan New Zealand, Chris Hipkins, secara resmi meluncurkan kompetisi KIWI Challenge dalam kunjungannya ke Jakarta pada Oktober lalu.

Sejak itu, 36 tim dari 18 sekolah di wilayah Jawa dan Kalimantan menggodok ide-ide inovatif dan keterampilan presentasi bisnis mereka, untuk berlomba memenangkan voucher senilai hingga Rp10.000.000 dan kesempatan magang virtual dengan Massey University.  Ke-36 tim ini bekerja keras untuk mengembangkan ide mereka dan membuat presentasi video berdurasi 2-3 menit untuk mengikuti kompetisi.

Lima tim yang mengesankan terpilih untuk masuk ke babak final, yang diadakan secara langsung di Jakarta dan daring melalui Zoom. Tim-tim berkinerja terbaik ini kemudian diminta untuk memberikan presentasi sepanjang 10 menit, yang lebih lanjut mengartikulasikan solusi bisnis mereka untuk pariwisata berkelanjutan, diikuti dengan 5 menit sesi tanya-jawab dari panel juri yang berpengalaman.

Magang virtual yang diajarkan oleh Massey University akan mengajarkan siswa keterampilan praktis untuk \’membawa ide mereka ke dunia.\’ Melalui delapan jam supervisi khusus dari beberapa pakar pemasaran akademis Massey University.  Para siswa akan belajar bagaimana menambah nilai pada ide mereka, dan membuat rencana pemasaran digital untuk meluncurkan solusi bisnis mereka secara efektif.

Dilansir : medcom.id
Tags: Juara KIWI ChallengeMassey UniversityTim Binus School Serpong Berkesempatan Magang di Massey University
Previous Post

Alsa Aqilah Rilis Single \’Persimpangan\’, Langsung Dinyanyikan Musisi Korea

Next Post

Daftar Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari untuk Mencegah Kanker Prostat

Next Post

Daftar Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari untuk Mencegah Kanker Prostat

Rapper French Montana Rayakan Kemenangan Maroko Sambil Sindir Ronaldo

Quartararo Kecelakaan saat Latihan Motocross, Begini Kondisinya

Pelatih Al-Nassr Tolak Bicarakan Cristiano Ronaldo

Master in the House Season 2 Tayang Awal 2023, Lee Seung Gi Belum Tentu Ikut

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • NEWS
  • Privacy Policy
  • Profil
  • Radio SAI
  • rss
  • Stream

© 2023 - SAI100FM.ID

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI

© 2023 - SAI100FM.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
chanel shiny calfskin quilted small chanel 22 light green 1876609 chanel sequin calfskin small gabrielle hobo black white 1817207 louis vuitton damier pop chess messenger green 1757194 gucci velvet matelasse mini gg marmont shoulder bag black 1808356 d book tote white and black toile de jouy soleil embroidery celine box calfskin medium classic box flap bag vert deau 1866074 chanel lambskin quilted small cc vanity case black 1874309 gucci bamboo 1947 jumbo gg small top handle bag 37406 loro piana extra bag l27high end grade 135964 bottega veneta small andiamo 75778 e w india black ans preowned celine triomphe shoulder bag in triomphe canvas and calfskin celine teen nino bag in raffia and calfskinhigh end grade8307 ysl leather trimmed raffia shoulder bag 22 16 5 6cm gucci vintage effect calfskin matelasse diagonal mini torchon gg marmont top handle shoulder bag blue agata mystic white 1802083 bottega veneta metallic bark calfskin the mini pouch gold 1698085 dior ballet pump 44517 chanel classic 11 12 handbaghigh end grade 197581 loewe small puzzle bag 62699 mini dior book tote 23716 fb账号购买
脸书账号购买-facebook账号购买
ins账号购买
line账号购买
line账号购买
FB账号购买-Facebook广告账户
instagram账号购买
脸允Facebook账号购买平台
脸允Facebook账号购买平台
ins账号购买
谷歌账号购买
ins账号购买
脸书facebook个人号-解限号-耐用
脸书facebook个人号-解限号-耐用
脸允Facebook账号购买平台