Friday, February 6, 2026
  • Login
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
No Result
View All Result
Home pendidikan

Juara KIWI Challenge, Tim Binus School Serpong Berkesempatan Magang di Massey University

Nana HasanbyNana Hasan
December 14, 2022
in pendidikan
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Binus School Serpong meraih hadiah utama setelah memenangkan Kompetisi tahunan, KIWI Challenge. Tim Binus mengangkat tema \’Beyond borders\’, tentang pengembangan aplikasi perencanaan perjalanan yang merampingkan dan mempersonalisasi proses perencanaan perjalanan penggunanya.

Tim ini juga memiliki fokus pada keterlibatan komunitas lokal dan inklusivitas di antara orang-orang dengan kemampuan yang berbeda.  Tim Binus School Serpong memenangkan voucher senilai Rp10.000.000 ($1,000 NZD) dan kini berkesempatan untuk melakukan magang virtual dengan Massey University.

KIWI Challenge adalah kompetisi kewirausahaan siswa tahunan, di mana siswa yang berpartisipasi dari sekolah-sekolah di seluruh Jawa dan Kalimantan memberikan solusi atau ide inovatif dengan tema tertentu.

Panel juri terdiri atas Dr. Jeffrey Stangl, Director of Strategic Partnerships Massey University, Geoff Bilbrough, General Manager Marketing and Communications Education New Zealand, dan Tri Erwinsyah Putra, Co-Founder dari Kopi Tuli.

Setelah mendengarkan presentasi dan menanyai setiap tim tentang ide-ide peserta, Jeffrey Stangl berkata terkait tema keberlanjutan dan pariwisata.  \”Jika masa depan planet ini ada di tangan Anda, maka kami dalam kondisi yang baik. Masing-masing tim telah memikirkan beberapa ide dan solusi yang sangat inovatif untuk masalah yang unik di Indonesia,\” kata Jeffrey dalam siaran persnya, Rabu, 14 Desember 2022.

Geoff Bilbrough menambahkan, ia sangat terkesan dengan apa yang dilihatnya dalam kompetisi. \”Anda para siswa bisa sangat bangga pada diri Anda sendiri dan merasa sangat optimis tentang masa depan yang Anda miliki di depan mata,\” terang Bilbrough.

Setiap tahun, kompetisi ini diselenggarakan dalam kemitraan dengan salah satu Universitas Top New Zealand. Tahun ini, yang dinominasikan adalah Te Kunenga ki P?rehuroa – Massey University, yang kemudian memilih topik Bisnis Berkelanjutan dan Kewirausahaan di Industri Pariwisata.

Kompetisi Ide Wirausaha Indonesia (KIWI) Challenge adalah inisiatif Education New Zealand (ENZ) yang bekerja sama dengan Kopi Tuli (Deaf Cafe), sebuah komunitas Tuli di Jakarta, sebagai mitra. Kemitraan ini selaras dengan kerangka kerja strategis ENZ untuk memelihara dan mendorong keragaman, kesetaraan, dan inklusi, sambil juga menampilkan bahasa isyarat sebagai salah satu dari tiga bahasa resmi New Zealand.

Mulanya, pada tahun ini, Menteri Pendidikan New Zealand, Chris Hipkins, secara resmi meluncurkan kompetisi KIWI Challenge dalam kunjungannya ke Jakarta pada Oktober lalu.

Sejak itu, 36 tim dari 18 sekolah di wilayah Jawa dan Kalimantan menggodok ide-ide inovatif dan keterampilan presentasi bisnis mereka, untuk berlomba memenangkan voucher senilai hingga Rp10.000.000 dan kesempatan magang virtual dengan Massey University.  Ke-36 tim ini bekerja keras untuk mengembangkan ide mereka dan membuat presentasi video berdurasi 2-3 menit untuk mengikuti kompetisi.

Lima tim yang mengesankan terpilih untuk masuk ke babak final, yang diadakan secara langsung di Jakarta dan daring melalui Zoom. Tim-tim berkinerja terbaik ini kemudian diminta untuk memberikan presentasi sepanjang 10 menit, yang lebih lanjut mengartikulasikan solusi bisnis mereka untuk pariwisata berkelanjutan, diikuti dengan 5 menit sesi tanya-jawab dari panel juri yang berpengalaman.

Magang virtual yang diajarkan oleh Massey University akan mengajarkan siswa keterampilan praktis untuk \’membawa ide mereka ke dunia.\’ Melalui delapan jam supervisi khusus dari beberapa pakar pemasaran akademis Massey University.  Para siswa akan belajar bagaimana menambah nilai pada ide mereka, dan membuat rencana pemasaran digital untuk meluncurkan solusi bisnis mereka secara efektif.

Dilansir : medcom.id
ADVERTISEMENT

Binus School Serpong meraih hadiah utama setelah memenangkan Kompetisi tahunan, KIWI Challenge. Tim Binus mengangkat tema \’Beyond borders\’, tentang pengembangan aplikasi perencanaan perjalanan yang merampingkan dan mempersonalisasi proses perencanaan perjalanan penggunanya.

Tim ini juga memiliki fokus pada keterlibatan komunitas lokal dan inklusivitas di antara orang-orang dengan kemampuan yang berbeda.  Tim Binus School Serpong memenangkan voucher senilai Rp10.000.000 ($1,000 NZD) dan kini berkesempatan untuk melakukan magang virtual dengan Massey University.

KIWI Challenge adalah kompetisi kewirausahaan siswa tahunan, di mana siswa yang berpartisipasi dari sekolah-sekolah di seluruh Jawa dan Kalimantan memberikan solusi atau ide inovatif dengan tema tertentu.

Panel juri terdiri atas Dr. Jeffrey Stangl, Director of Strategic Partnerships Massey University, Geoff Bilbrough, General Manager Marketing and Communications Education New Zealand, dan Tri Erwinsyah Putra, Co-Founder dari Kopi Tuli.

Setelah mendengarkan presentasi dan menanyai setiap tim tentang ide-ide peserta, Jeffrey Stangl berkata terkait tema keberlanjutan dan pariwisata.  \”Jika masa depan planet ini ada di tangan Anda, maka kami dalam kondisi yang baik. Masing-masing tim telah memikirkan beberapa ide dan solusi yang sangat inovatif untuk masalah yang unik di Indonesia,\” kata Jeffrey dalam siaran persnya, Rabu, 14 Desember 2022.

Geoff Bilbrough menambahkan, ia sangat terkesan dengan apa yang dilihatnya dalam kompetisi. \”Anda para siswa bisa sangat bangga pada diri Anda sendiri dan merasa sangat optimis tentang masa depan yang Anda miliki di depan mata,\” terang Bilbrough.

Setiap tahun, kompetisi ini diselenggarakan dalam kemitraan dengan salah satu Universitas Top New Zealand. Tahun ini, yang dinominasikan adalah Te Kunenga ki P?rehuroa – Massey University, yang kemudian memilih topik Bisnis Berkelanjutan dan Kewirausahaan di Industri Pariwisata.

Kompetisi Ide Wirausaha Indonesia (KIWI) Challenge adalah inisiatif Education New Zealand (ENZ) yang bekerja sama dengan Kopi Tuli (Deaf Cafe), sebuah komunitas Tuli di Jakarta, sebagai mitra. Kemitraan ini selaras dengan kerangka kerja strategis ENZ untuk memelihara dan mendorong keragaman, kesetaraan, dan inklusi, sambil juga menampilkan bahasa isyarat sebagai salah satu dari tiga bahasa resmi New Zealand.

Mulanya, pada tahun ini, Menteri Pendidikan New Zealand, Chris Hipkins, secara resmi meluncurkan kompetisi KIWI Challenge dalam kunjungannya ke Jakarta pada Oktober lalu.

Sejak itu, 36 tim dari 18 sekolah di wilayah Jawa dan Kalimantan menggodok ide-ide inovatif dan keterampilan presentasi bisnis mereka, untuk berlomba memenangkan voucher senilai hingga Rp10.000.000 dan kesempatan magang virtual dengan Massey University.  Ke-36 tim ini bekerja keras untuk mengembangkan ide mereka dan membuat presentasi video berdurasi 2-3 menit untuk mengikuti kompetisi.

Lima tim yang mengesankan terpilih untuk masuk ke babak final, yang diadakan secara langsung di Jakarta dan daring melalui Zoom. Tim-tim berkinerja terbaik ini kemudian diminta untuk memberikan presentasi sepanjang 10 menit, yang lebih lanjut mengartikulasikan solusi bisnis mereka untuk pariwisata berkelanjutan, diikuti dengan 5 menit sesi tanya-jawab dari panel juri yang berpengalaman.

Magang virtual yang diajarkan oleh Massey University akan mengajarkan siswa keterampilan praktis untuk \’membawa ide mereka ke dunia.\’ Melalui delapan jam supervisi khusus dari beberapa pakar pemasaran akademis Massey University.  Para siswa akan belajar bagaimana menambah nilai pada ide mereka, dan membuat rencana pemasaran digital untuk meluncurkan solusi bisnis mereka secara efektif.

Dilansir : medcom.id

Binus School Serpong meraih hadiah utama setelah memenangkan Kompetisi tahunan, KIWI Challenge. Tim Binus mengangkat tema \’Beyond borders\’, tentang pengembangan aplikasi perencanaan perjalanan yang merampingkan dan mempersonalisasi proses perencanaan perjalanan penggunanya.

Tim ini juga memiliki fokus pada keterlibatan komunitas lokal dan inklusivitas di antara orang-orang dengan kemampuan yang berbeda.  Tim Binus School Serpong memenangkan voucher senilai Rp10.000.000 ($1,000 NZD) dan kini berkesempatan untuk melakukan magang virtual dengan Massey University.

KIWI Challenge adalah kompetisi kewirausahaan siswa tahunan, di mana siswa yang berpartisipasi dari sekolah-sekolah di seluruh Jawa dan Kalimantan memberikan solusi atau ide inovatif dengan tema tertentu.

Panel juri terdiri atas Dr. Jeffrey Stangl, Director of Strategic Partnerships Massey University, Geoff Bilbrough, General Manager Marketing and Communications Education New Zealand, dan Tri Erwinsyah Putra, Co-Founder dari Kopi Tuli.

Setelah mendengarkan presentasi dan menanyai setiap tim tentang ide-ide peserta, Jeffrey Stangl berkata terkait tema keberlanjutan dan pariwisata.  \”Jika masa depan planet ini ada di tangan Anda, maka kami dalam kondisi yang baik. Masing-masing tim telah memikirkan beberapa ide dan solusi yang sangat inovatif untuk masalah yang unik di Indonesia,\” kata Jeffrey dalam siaran persnya, Rabu, 14 Desember 2022.

Geoff Bilbrough menambahkan, ia sangat terkesan dengan apa yang dilihatnya dalam kompetisi. \”Anda para siswa bisa sangat bangga pada diri Anda sendiri dan merasa sangat optimis tentang masa depan yang Anda miliki di depan mata,\” terang Bilbrough.

Setiap tahun, kompetisi ini diselenggarakan dalam kemitraan dengan salah satu Universitas Top New Zealand. Tahun ini, yang dinominasikan adalah Te Kunenga ki P?rehuroa – Massey University, yang kemudian memilih topik Bisnis Berkelanjutan dan Kewirausahaan di Industri Pariwisata.

Kompetisi Ide Wirausaha Indonesia (KIWI) Challenge adalah inisiatif Education New Zealand (ENZ) yang bekerja sama dengan Kopi Tuli (Deaf Cafe), sebuah komunitas Tuli di Jakarta, sebagai mitra. Kemitraan ini selaras dengan kerangka kerja strategis ENZ untuk memelihara dan mendorong keragaman, kesetaraan, dan inklusi, sambil juga menampilkan bahasa isyarat sebagai salah satu dari tiga bahasa resmi New Zealand.

Mulanya, pada tahun ini, Menteri Pendidikan New Zealand, Chris Hipkins, secara resmi meluncurkan kompetisi KIWI Challenge dalam kunjungannya ke Jakarta pada Oktober lalu.

Sejak itu, 36 tim dari 18 sekolah di wilayah Jawa dan Kalimantan menggodok ide-ide inovatif dan keterampilan presentasi bisnis mereka, untuk berlomba memenangkan voucher senilai hingga Rp10.000.000 dan kesempatan magang virtual dengan Massey University.  Ke-36 tim ini bekerja keras untuk mengembangkan ide mereka dan membuat presentasi video berdurasi 2-3 menit untuk mengikuti kompetisi.

Lima tim yang mengesankan terpilih untuk masuk ke babak final, yang diadakan secara langsung di Jakarta dan daring melalui Zoom. Tim-tim berkinerja terbaik ini kemudian diminta untuk memberikan presentasi sepanjang 10 menit, yang lebih lanjut mengartikulasikan solusi bisnis mereka untuk pariwisata berkelanjutan, diikuti dengan 5 menit sesi tanya-jawab dari panel juri yang berpengalaman.

Magang virtual yang diajarkan oleh Massey University akan mengajarkan siswa keterampilan praktis untuk \’membawa ide mereka ke dunia.\’ Melalui delapan jam supervisi khusus dari beberapa pakar pemasaran akademis Massey University.  Para siswa akan belajar bagaimana menambah nilai pada ide mereka, dan membuat rencana pemasaran digital untuk meluncurkan solusi bisnis mereka secara efektif.

Dilansir : medcom.id
ADVERTISEMENT

Binus School Serpong meraih hadiah utama setelah memenangkan Kompetisi tahunan, KIWI Challenge. Tim Binus mengangkat tema \’Beyond borders\’, tentang pengembangan aplikasi perencanaan perjalanan yang merampingkan dan mempersonalisasi proses perencanaan perjalanan penggunanya.

Tim ini juga memiliki fokus pada keterlibatan komunitas lokal dan inklusivitas di antara orang-orang dengan kemampuan yang berbeda.  Tim Binus School Serpong memenangkan voucher senilai Rp10.000.000 ($1,000 NZD) dan kini berkesempatan untuk melakukan magang virtual dengan Massey University.

KIWI Challenge adalah kompetisi kewirausahaan siswa tahunan, di mana siswa yang berpartisipasi dari sekolah-sekolah di seluruh Jawa dan Kalimantan memberikan solusi atau ide inovatif dengan tema tertentu.

Panel juri terdiri atas Dr. Jeffrey Stangl, Director of Strategic Partnerships Massey University, Geoff Bilbrough, General Manager Marketing and Communications Education New Zealand, dan Tri Erwinsyah Putra, Co-Founder dari Kopi Tuli.

Setelah mendengarkan presentasi dan menanyai setiap tim tentang ide-ide peserta, Jeffrey Stangl berkata terkait tema keberlanjutan dan pariwisata.  \”Jika masa depan planet ini ada di tangan Anda, maka kami dalam kondisi yang baik. Masing-masing tim telah memikirkan beberapa ide dan solusi yang sangat inovatif untuk masalah yang unik di Indonesia,\” kata Jeffrey dalam siaran persnya, Rabu, 14 Desember 2022.

Geoff Bilbrough menambahkan, ia sangat terkesan dengan apa yang dilihatnya dalam kompetisi. \”Anda para siswa bisa sangat bangga pada diri Anda sendiri dan merasa sangat optimis tentang masa depan yang Anda miliki di depan mata,\” terang Bilbrough.

Setiap tahun, kompetisi ini diselenggarakan dalam kemitraan dengan salah satu Universitas Top New Zealand. Tahun ini, yang dinominasikan adalah Te Kunenga ki P?rehuroa – Massey University, yang kemudian memilih topik Bisnis Berkelanjutan dan Kewirausahaan di Industri Pariwisata.

Kompetisi Ide Wirausaha Indonesia (KIWI) Challenge adalah inisiatif Education New Zealand (ENZ) yang bekerja sama dengan Kopi Tuli (Deaf Cafe), sebuah komunitas Tuli di Jakarta, sebagai mitra. Kemitraan ini selaras dengan kerangka kerja strategis ENZ untuk memelihara dan mendorong keragaman, kesetaraan, dan inklusi, sambil juga menampilkan bahasa isyarat sebagai salah satu dari tiga bahasa resmi New Zealand.

Mulanya, pada tahun ini, Menteri Pendidikan New Zealand, Chris Hipkins, secara resmi meluncurkan kompetisi KIWI Challenge dalam kunjungannya ke Jakarta pada Oktober lalu.

Sejak itu, 36 tim dari 18 sekolah di wilayah Jawa dan Kalimantan menggodok ide-ide inovatif dan keterampilan presentasi bisnis mereka, untuk berlomba memenangkan voucher senilai hingga Rp10.000.000 dan kesempatan magang virtual dengan Massey University.  Ke-36 tim ini bekerja keras untuk mengembangkan ide mereka dan membuat presentasi video berdurasi 2-3 menit untuk mengikuti kompetisi.

Lima tim yang mengesankan terpilih untuk masuk ke babak final, yang diadakan secara langsung di Jakarta dan daring melalui Zoom. Tim-tim berkinerja terbaik ini kemudian diminta untuk memberikan presentasi sepanjang 10 menit, yang lebih lanjut mengartikulasikan solusi bisnis mereka untuk pariwisata berkelanjutan, diikuti dengan 5 menit sesi tanya-jawab dari panel juri yang berpengalaman.

Magang virtual yang diajarkan oleh Massey University akan mengajarkan siswa keterampilan praktis untuk \’membawa ide mereka ke dunia.\’ Melalui delapan jam supervisi khusus dari beberapa pakar pemasaran akademis Massey University.  Para siswa akan belajar bagaimana menambah nilai pada ide mereka, dan membuat rencana pemasaran digital untuk meluncurkan solusi bisnis mereka secara efektif.

Dilansir : medcom.id
Tags: Juara KIWI ChallengeMassey UniversityTim Binus School Serpong Berkesempatan Magang di Massey University
Previous Post

Alsa Aqilah Rilis Single \’Persimpangan\’, Langsung Dinyanyikan Musisi Korea

Next Post

Daftar Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari untuk Mencegah Kanker Prostat

Next Post

Daftar Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari untuk Mencegah Kanker Prostat

Rapper French Montana Rayakan Kemenangan Maroko Sambil Sindir Ronaldo

Quartararo Kecelakaan saat Latihan Motocross, Begini Kondisinya

Pelatih Al-Nassr Tolak Bicarakan Cristiano Ronaldo

Master in the House Season 2 Tayang Awal 2023, Lee Seung Gi Belum Tentu Ikut

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • NEWS
  • Privacy Policy
  • Profil
  • Radio SAI
  • rss
  • Stream

© 2023 - SAI100FM.ID

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI

© 2023 - SAI100FM.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Breitling Chronomat 44 D747
Datejust 31 M2782710016 6c33
Seamaster Aqua Terra 150m Coaxial Master Chronometer 41mm White Dial B403
Rolex Datejust 126334 Watch Black Dial Vs Factory 36mm 5d74
Rolex Watch Datejust 126234 Green Dial Jubilee Strap Factory Vs 998f
Rolex Datejust Oyster 126334 White Gold 8e51
Tag Heuer Carrera Chronograph 44mm 1864
Tag Heuer Carrera Year Of The Rabbit 44mm 3c82
Rolex Fake Watch Sky Dweller 326934 White Dial Metal Wire A296
Omega Moon To Mars 5628
Rolex Submariner Series 1140600002 40 Mm Black Dial C1f4
Rolex Datejust 116234 Stainless Steel Black Dial 8cd7
Panerai Sf Radiomir Pam685 Black Dial Leather Strap Super Clone A4ef
Fake Breitling Watches Chronomat Automatic 36 Victoria Beckham 20f5
Rolex Daydate 128235 Ar Rose Gold Wrapped Chocolate Dial B3ac
Patek Philippe 27mm White Diamond Dial With 1175 Ct Diamonds C519
Rolex Watch Datejust Custom Full Diamonds Moissanite 41mm 30d2
Ap Royal Oak Rose F6b3
Omega Watch Speedmaster Snoopy Avard Anniversary Gs Factory 42mm 1cb5
Rolex Submariner Hulk 116610lv Diamond Green Dial Iced Out 14cd
Hublot Tourbillon Black Be1b
Panerai Luminor Marina 8 Days Manualwinding Black Dial 44 Mm 6469
Rolex Daytona Ceramic Bezel White Dial 116500ln0001 Oyster 7239
Patek Philippe 5726 Watch Blue Dial Leather Strap Ppf 405mm 87ce
Rolex Datejust 41mm Ssyg Yg Textured Dial Yg Wrapped Fluted Bef0
Patek Philippe Aquanaut 5067r Watch White Pp Factory 356mm 495b
Audemars Piguet Royal Oak Offshore Selfwinding Chronograph Ref 26231st Zzd002ca01 5e59
Rolex Fake Watch Sky Dweller 326934 White Dial Metal Wire B06c
Rolex Daydate Watch Ice Blue Dial Number Pile Arabic Gm 9526
Audemars Piguet Best Copies Watch Royal Oak 15407 Rose Gold 8271
Rolex Milgauss 116400 Gv Jf Green Sapphire Blue Dial Ss 7f44
Patek Philippe 11 Watch Aquanaut 5167r Dial Brown Gr Factory C046
Aqua Terra 150m 6bcc
Audemars Piguet 18k Rose Gold Automatic Mechanical Watch Mens Watch 60d8
Rolex Cosmograph Daytona 40mm 18k Yellow Gold Ref 126518ln0002 2c5e
Patek Philippe Nautilus 57111p 40th Anniversary 0f41
Rolex Daytona Ivory Dial 4682
Audemars Piguet Copies Watches Royal Oak Tourbillon Gray Dial Metal A383
Omega Best Watches Planet Ocean 600m Dial Light Pink Vs D854
Rolex Submariner 116613 Lb Noob Yg Wrapped Blue Dial Yg B75f
Yachtmaster Ii M1166800002 6aa4
Audemars Piguet Watch Code 1159 Tourbillon Openworked A5db
Patek Philippe Aquanaut 5968a 11 Watch Orange Rubber Strap 422mm 5035
Santos Demoisell Santos Platinum Diamonds Stainless Steel Mini C826
Vacheron Constantin Overseas Dual Time 47450 Knock Off Aafc
Hublot Classic Fusion Titanium Blue Watches Movement Sw300 Crocodile Leather Dd8a
Omega V6 Constellation 35mm Ss White Dial Diamonds Markers Rg 5902
Omega De Ville Prestige Power Reserve 11 Watch 1b2e
Hublot Classic Skeleton Ef17
Iwc Portuguese Silver Dial Watch Iw358312 Fb90