Thursday, February 5, 2026
  • Login
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
No Result
View All Result
Home Hiburan

Perseteruan Taylor Swift dan Damon Albarn, Soal Songwriting Hingga Billie Eilish

Nana HasanbyNana Hasan
January 27, 2022
in Hiburan, Musik
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Perseteruan antara Taylor Swift dengan pentolan band Blur dan Gorillaz, Damon Albarn, sedang menjadi topik pembicaraan hangat di dunia musik akhir-akhir ini. Bahkan, banyak musisi yang turun untuk membela Taylor terkait masalah ini.

Semua berawal dari wawancara Damon Albarn bersama The Los Angeles Times (LA Times) yang dipublikasikan pada 23 Januari 2022. Dalam pernyataannya, Damon menyebut bahwa Taylor tidak menulis lagunya sendiri. Tak hanya itu, ia kemudian membandingkannya dengan Billie Eilish.

“Ada kok beberapa penyanyi hebat, seperti Ella Fitzgerald, dia tidak pernah menulis lagu dalam hidupnya. Menurutku, aku adalah orang yang tradisionalis dalam hal ini.”

ADVERTISEMENT

“Penulis lagu yang sangat menarik adalah Billie Eilish dan kakaknya (Finneas). Aku lebih tertarik pada mereka daripada Taylor Swift. Mereka lebih dark, tidak begitu endlessly upbeat. Jauh lebih minor dan odd. Menurutku, dia (Billie) istimewa,” lanjutnya.

Menanggapi hal ini, Taylor turun langsung ke media sosial Twitter untuk meluapkan kekecewaannya. Pelantun Love Story itu tak menyangka bahwa orang yang selama ini diidolakannya justru mendiskreditkan penulisan lagunya.

“Damon Albarn, aku adalah penggemar beratmu sampai aku mengetahui semua ini. Aku menulis SEMUA laguku sendiri. Penyataan pedasmu sepenuhnya salah dan SANGAT menyakitkan. Kamu tidak harus menyukai lagu-laguku, tapi ini sungguh parah dalam mengadili dan mendiskreditkan penulisan laguku. WOW,” tulis Taylor dalam cuitannya pada Senin (24/01/2022).

“Aku belum pernah bertemu Damon Albarn dan dia belum pernah datang ke studioku. Tapi, sepertinya dia lebih banyak tahu tentang semua lagu yang ditulis dan dibawakan Taylor daripada kami,” tulis pria berusia 37 itu di Twitter.

“Kalau kamu di sana (studio), maka itu keren. Jika tidak, mungkin (sebaiknya) tutup mulut” lanjutnya.

Aaron Dessner yang juga merupakan kolaborator Taylor untuk album “Folklore” dan “Evermore” pun tak ketinggalan menanggapi hal ini.

“Aku tidak mengerti kenapa kamu, Damon Albarn, berusaha mendiskreditkan songwriting Taylor yang brilian. Tapi, sebagai seseorang yang telah membuat rekaman bersama Taylor, pernyataanmu itu sangat jauh dari kebenaran. Kamu jelas tidak paham sama sekali tentang writing Taylor yang sebenarnya dan proses kerjanya,” kata pentolan band The National dan Bid Reg Machine itu.

Selain Jack dan Aaron, musisi lain seperti The Anchoress, Maisie Peters, The Subways, hingga Jedwards juga ikut menyuarakan dukungan mereka untuk Taylor.

Tak lama setelah masalah ini mencuat, Damon Albarn, membalas cuitan Taylor untuk mengklarifikasi pernyataannya sekaligus meminta maaf.

“Aku sangat setuju denganmu. Aku mengobrol (dengan LA Times) tentang songwriting dan sayangnya (pembicaraan) itu dikurangi untuk clickbait. Aku mohon maaf setulus-tulusnya. Hal terakhir yang aku ingin sampaikan adalah aku tidak bermaksud mendiskreditkan songwriting-mu. Aku harap kamu mengerti,” Damon mengomentari tweet Taylor.

Warganet ikut berkomentar tentang hal ini. Sebagian besar di antara mereka menganggap klarifikasi Damon tidak masuk akal dan terkesan blunder. Apalagi, LA Times dalam publikasinya telah menuliskan detail script pembicaraan antara Damon dan pewawancara, sehingga pembaca bisa mengetahui setiap kata yang diucapkan Damon tanpa dipotong.

Terlebih, ini bukan kali pertama Damon bermasalah dengan musisi lain. Pada 2015, Adele juga pernah dibuat kecewa setelah Damon mengatainya sebagai orang yang “insecure”.

“Jangan menyalahkan jurnalis untuk pernyataanmu yang misoginis,” seorang pengguna Twitter mengomentari.

“Aneh, bilangnya minta maaf di tweet ini tapi tetap tidak ada pernyataan ‘I’m sorry’. Kamu juga menyalahkan shifting dengan mengatakan bahwa itu ‘dikurangi untuk clickbait’. Pernyataan tentang Taylor adalah kutipan langsung dari KAMU. Tanggapan yang memalukan,” tulis pengguna lain.

“Gaya ‘minta maaf’ yang paling aku benci adalah mengatakan sesuatu kepada reporter dalam wawancara yang sudah kamu setujui, mengutip apa yang kamu katakan, lalu menyalahkan reporter karena menulis apa yang kamu katakan,” bunyi komentar lainnya.

“Jadi, kamu sudah melakukan hal semacam ini sejak 2015. (Menyampaikan) permintaan maaf palsu setelah semuanya tidak bisa kamu kendalikan,” pengguna lain menyinggung soal kasusnya dengan Adele.

Dilansir dari: pramborsfm.com
Tags: Billie EilishDamon AlbarnmusikTaylor Swift
Previous Post

Neil Young Minta Dihapus dari Spotify

Next Post

Indonesia Jadi Negara Penggemar K-Pop Terbesar di Twitter

Next Post

Indonesia Jadi Negara Penggemar K-Pop Terbesar di Twitter

Azia Riza Rilis Single untuk Rayakan Persahabatan, Bertajuk Sweet Fireflies

Iwan Fals Ungkap Cerita di Balik Lagu Bento

Cara Merekam Layar Laptop Windows 10 Tanpa Aplikasi

Andrew Garfield Pakai Kostum Amazing Spider-Man di No Way Home

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • NEWS
  • Privacy Policy
  • Profil
  • Radio SAI
  • rss
  • Stream

© 2023 - SAI100FM.ID

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI

© 2023 - SAI100FM.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Ab2ebfec 7023 4d59 Ae64 C8723fafd391
1e25c6bc Efed 48df 8512 423e8bad68b6
5d111ea0 1517 4d8d Ae07 Dcab907400db
D86c8140 8104 4176 9fb7 279c39780ffb
69541da0 3d8c 4380 8ede 245130c12680
6fe2929b E162 4406 9d03 B9642443faa6
821dd616 34fb 4044 9b7b Dd7ddeb3b085
Bfce4c1c 4ff9 48a9 A677 4a953f4dcc57
Eb596f5b 1acd 40d9 8da3 6b0fb20b3685
B652d9c8 44f7 4d7d B09e 151912f2d01c
8aac2581 C0dd 4da0 9b13 70ed2ac14c87
7a39cdb4 39da 4f03 8740 E9643f728cb0
02493df6 41a8 4c6a Ac35 18d116ac8e2e
B5cdf3b5 858b 49a1 9942 381866a2c51b
6b8bf0a6 De2e 4f84 Bf52 1c2a40004649
1c514745 4453 4bd5 A6f4 Bd236cee094a
0f8ea847 8edf 4089 9705 3ebd18cd8b06
20e7b762 175e 4e30 Af40 C0af4580b237
A0441aa4 304d 46df 8610 2f9b05d6ba85
4d0bd73e B85b 4a6b 80e9 1444e664a028
E1f72ecf Fc52 488e B461 7299aaffbc71
000170e2 58d6 41b6 9df4 E722a1917902
A78d115d C664 4916 B16b D4ab3a9dce2d
8eb38993 3ae7 4d7c 8389 663a6a756883
Ade108aa A204 4b3b 96d0 153f6637bdd5
491415c3 Ff1d 473e A823 4b6e8e9086ec
94c0cd6b C996 4bdc Af73 D42778c28936
3fbfb04b 5a13 4e56 A835 E9313acb746a
B4e0ec71 B732 47b7 8918 B15e507c958a
Db11f87e 1cbb 48d3 B983 19282ab7b651
C3750cb0 540a 4718 Bec1 B5c8d5edc68d
C3ea9545 033c 4772 9832 8dff40588b5d
Ecba8200 F817 4b44 9e9a 770029d58edf
37560bf1 A3ba 4256 A3c0 80f527ab8269
F6d0bc89 02b3 4b05 B240 Adde727dd9e3
E84e63f3 D5fa 4ba3 A501 E954e4ef7a1e
Bf49e243 5964 4658 827e F879d3f82e18
Dd0ba310 D52d 4878 Bc7c C3deaa723495
D978966a E338 4390 8119 B10013683a50
Fba788ac 6e52 480f 9911 25541b7e5f09
54d013a2 D38b 4f84 9bed E2e81f822ca5
9695fe14 15a8 4431 Bca6 F9fbabcde7f3
9b630cfa 988e 4e04 803f A23d8cc3e2e3
7fbc3189 A9cc 4557 9c40 0e2f643f2dcd
12bbdb9d C4e6 40ae 978c 04d998beff5e
1c4f020c B926 482d 9223 54761e6ae417
40ad043e Fffa 49f6 Afcc 46fefaa0632b
7fc6f3ee D251 4092 8675 E7cdd1399341
0d674ff5 F8e8 4c2c Ba60 40a9eccaa7e6
Fca24423 84da 41b5 A375 5e3dd43d0233