SAI100FM.ID – Harry Styles Pecahkan Rekor Dunia Guinness setelah berhasil mencatat sejarah baru di industri musik dunia melalui rangkaian konser spektakulernya di Stadion Wembley, London. Penyanyi asal Inggris tersebut resmi menjadi artis dengan residensi konser terlama di stadion ikonik tersebut dalam satu rangkaian tur, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu musisi paling berpengaruh saat ini.
Prestasi ini diraih setelah Harry Styles sukses menggelar 12 konser berturut-turut yang seluruh tiketnya terjual habis atau sold out. Ribuan penggemar dari berbagai negara memadati Stadion Wembley dalam setiap pertunjukan, menjadikan rangkaian konser tersebut sebagai salah satu peristiwa musik terbesar sepanjang tahun.
Keberhasilan ini tidak hanya menunjukkan popularitas Harry Styles yang terus meningkat, tetapi juga menjadi bukti kuat atas loyalitas para penggemarnya di seluruh dunia.
Harry Styles Pecahkan Rekor Dunia Guinness, Lampaui Rekor Coldplay
Pencapaian Harry Styles resmi diakui oleh Guinness World Records sebagai rekor baru untuk jumlah konser terbanyak yang digelar seorang artis dalam satu rangkaian tur di Stadion Wembley.
Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh Coldplay yang sukses mengadakan 10 konser di stadion yang sama pada tahun 2025. Kini, Harry Styles berhasil melampaui pencapaian tersebut dengan total 12 malam pertunjukan.
Berikut perbandingan rekor konser di Stadion Wembley:
Artis Jumlah Konser Tahun
Harry Style 12 malam 2026
Coldplay 10 malam 2025
Taylor Swift 8 malam 2024
Ajudikator Guinness World Records, Will Munford, menyebut pencapaian Harry Styles sebagai salah satu tonggak penting dalam sejarah pertunjukan musik modern.
Menurutnya, keberhasilan menggelar 12 konser yang seluruh tiketnya habis terjual merupakan bukti besarnya antusiasme penggemar sekaligus kemampuan Harry dalam menghadirkan pertunjukan berkualitas secara konsisten.
Prestasi tersebut juga memperlihatkan bahwa konser langsung masih memiliki daya tarik luar biasa di tengah perkembangan industri hiburan digital.
Momen Haru Saat Mengenang One Direction
Konser penutup yang berlangsung pada Sabtu, 4 Juli, menjadi salah satu momen paling emosional sepanjang rangkaian tur tersebut. Sekitar 80.000 penonton memadati Stadion Wembley untuk menyaksikan penampilan terakhir Harry Styles di London.
Di tengah konser, Harry sempat menghentikan penampilannya sejenak untuk mengenang perjalanan karier yang telah membawanya hingga ke titik saat ini.
Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada rekan-rekannya di One Direction yang menurutnya memiliki peran besar dalam membentuk perjalanan musiknya.
Harry menyebut nama Niall Horan, Louis Tomlinson, Zayn Malik, serta mendiang Liam Payne yang wafat pada tahun 2024. Ia mengatakan bahwa tanpa keempat sahabatnya tersebut, dirinya tidak akan berdiri di atas panggung Wembley sebagai penyanyi solo.
Ucapan tersebut langsung disambut tepuk tangan meriah dari puluhan ribu penggemar yang hadir. Banyak penonton terlihat terharu karena momen itu mengingatkan kembali perjalanan One Direction yang pernah menjadi salah satu grup musik paling populer di dunia.
Harry juga mengungkapkan bahwa setiap kali kembali tampil di Stadion Wembley, dirinya selalu teringat masa-masa awal karier ketika mengikuti ajang pencarian bakat The X Factor sekitar 16 tahun lalu.
Stadion Wembley Resmikan Spanduk Peringatan
Sebagai bentuk penghormatan atas pencapaian bersejarah tersebut, pihak pengelola Stadion Wembley meresmikan sebuah spanduk khusus yang dipasang di area stadion.
Spanduk tersebut menjadi simbol bahwa Harry Styles kini tercatat sebagai pemegang rekor residensi konser terlama di stadion legendaris tersebut.
Penghormatan semacam ini jarang diberikan kepada seorang artis dan menunjukkan betapa besar dampak yang dihasilkan Harry terhadap dunia hiburan, khususnya industri konser internasional.
Kesuksesan Tur Together, Together
Konser di Wembley merupakan bagian dari tur dunia bertajuk Together, Together yang dimulai pada 12 Juni 2026.
Awalnya, Harry Styles hanya dijadwalkan tampil selama enam malam di London. Namun tingginya permintaan tiket membuat pihak promotor menambah enam pertunjukan lagi hingga total menjadi 12 konser.
Seluruh tiket untuk setiap pertunjukan habis terjual dalam waktu singkat, menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk menyaksikan penampilan langsung sang penyanyi.
Tur ini sekaligus menjadi ajang promosi album studio keempat Harry Styles berjudul Kiss All The Time. Disco, Occasionally yang dirilis pada Januari 2026.
Album tersebut mendapat sambutan positif dari kritikus musik maupun penggemar dan semakin memperkuat posisi Harry sebagai salah satu penyanyi pop terbesar di dunia.
Karier Solo Harry Styles Semakin Bersinar
Sejak memulai karier solo pada tahun 2017, Harry Styles terus mencatat berbagai prestasi di industri musik internasional.
Selama perjalanan kariernya, ia telah meraih berbagai penghargaan bergengsi, termasuk enam Brit Awards dan tiga Grammy Awards. Selain dikenal melalui karya musiknya, Harry juga sukses membangun citra sebagai ikon fashion serta entertainer yang memiliki penampilan panggung unik dan kreatif.
Keberhasilannya memecahkan rekor Guinness di Wembley menjadi pencapaian terbaru yang semakin memperkuat reputasinya di kancah musik global.
Tur Dunia Masih Berlanjut
Meski telah menuntaskan rangkaian konser bersejarah di London, perjalanan tur Together, Together masih akan berlanjut ke sejumlah negara.
Harry Styles dijadwalkan mengunjungi Brasil, Meksiko, dan Amerika Serikat sebelum menutup keseluruhan tur di Australia pada Desember mendatang.
Dengan antusiasme penggemar yang terus meningkat di berbagai belahan dunia, tur ini diperkirakan akan menjadi salah satu tur konser paling sukses sepanjang karier Harry Styles.
Keberhasilan mencetak rekor dunia di Stadion Wembley pun menjadi bukti bahwa popularitas Harry Styles masih berada di puncaknya dan terus berkembang. Prestasi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sang penyanyi, tetapi juga menjadi catatan penting dalam sejarah industri musik internasional.

