Wednesday, April 1, 2026
  • Login
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Varian Baru Gabungan dari Virus Covid-19 Ditemukan di California

Nana HasanbyNana Hasan
February 18, 2021
in Kesehatan
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Jakarta: Varian baru dari covid-19 muncul di California, Amerika Serikat setelah varian baru covid-19 asal Inggris ditemukan bergabung dengan varian baru yang ditemukan di Amerika Serikat.

Varian baru tersebut belum diberi nama, memang hanya ditemukan satu kali oleh para ilmuwan tetapi para ilmuwan khawatir kemungkinan akan ada lebih banyak kasus.

Para ahli khawatir karena virus itu membawa mutasi yang tampaknya membuatnya dapat menyebar lebih cepat dan bisa menembus beberapa kekebalan yang dibuat dari infeksi atau vaksin sebelumnya.

ADVERTISEMENT

Dilansir dari Daily Mail, varian baru tersebut berasal dari varian covid-19 di Inggris yang secara secara ilmiah sebagai B.1.1.7  dan varian covid-19 California yang disebut B.1.429.

Berdasarkan laporan dari New Scientist, para ahli di Amerika Serikat mengklaim bahwa kedua varian tersebut bergabung melalui cara \’peristiwa rekombinasi\’.

Ini terjadi ketika dua versi virus yang berbeda menginfeksi sel yang sama dan kemudian menukar gen saat mereka bereproduksi, sehingga memunculkan varian baru.

Dr Bette Korber, seorang ilmuwan di Los Alamos National Laboratory di New Mexico yang menemukan varian tersebut, mengatakan, \”Peristiwa semacam ini dapat memungkinkan virus untuk menggabungkan virus yang lebih menular dengan virus yang lebih resisten,\” ujarnya kepada New Scientist.

Cara Dr Kobber menyadari adanya peristiwa rekombinasi telah terjadi adalah adanya kemunculan tiba-tiba beberapa mutasi sekaligus, yang biasanya terakumulasi lebih lambat.

Virus korona memang terus berkembang sampai saat ini tetapi biasanya terjadi melalui proses mutasi karena kesalahan saat sel menyalin dan menempel (dan terkadang salah membaca) kode genetiknya saat berkembang biak di dalam tubuh.

Varian virus mengandung lusinan mutasi dan sudah ada ribuan sejak pandemi dimulai, tetapi kebanyakan tidak berguna dan tidak memprihatinkan.

Dilansir dari: medcom.id

Tags: Californiacovid 19kesehatanVirus Covid-19
Previous Post

Unik! Duet Lego dan Nintendo Hadirkan Petualangan Super Mario

Next Post

Stranger Things 4 Bakal Jadi Musim Paling Gelap

Next Post

Stranger Things 4 Bakal Jadi Musim Paling Gelap

Ini nih! Kotak Makan Gucci Senilai Rp 45 Juta, Berminat?

Bebe Rexha Buat Lagu Demo untuk BTS

Single Kolaborasi Little Mix, David Guetta dan Galantis Bocor

iPhone 13 Segera Rilis dengan Fitur Baru yang Ada di Android

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • NEWS
  • Privacy Policy
  • Profil
  • Radio SAI
  • rss
  • Stream

© 2023 - SAI100FM.ID

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI

© 2023 - SAI100FM.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In