Wednesday, April 15, 2026
  • Login
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Tes Covid-19 Lewat Dubur dan Air Liur?

Nana HasanbyNana Hasan
February 2, 2021
in Kesehatan
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Salah satu hal yang perlu dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19 adalah dengan melakukan testing atau pengetesan untuk mendeteksi apakah seseorang telah terapar virus corona atau tidak.

Sejauh ini telah dikenal beragam tes seperti rapid test antibodi yang dilakuan dengan sampel darah, rapid test antigen dengan sampel dan swab PCR (Polumerase Chain Reaction), yang keduanya mengambil sampel dari cairan di pangkal hidung dan tenggorokan.

Namun, karena rasa tidak nyaman pada proses pengambilan sampel dan hasil yang relatif lama, membuat pihak-pihak pengambil kebijakan mempertimbangkan metode tes lainnya.

ADVERTISEMENT

Metode tersebut di antaranya adalah swab anal (melalui dubur) dan swab saliva (tes air liur).

Belakangan, metode swab anal untuk mendeteksi Covid-19 tengah menjadi perbincangan luas.

Para dokter di Beijing You’an Hosptal, China, menyebut metode ini lebih akurat dibanding swab nasofaring atau hidung dan pangkal tenggorokan yang sekarang dilakukan secara global (PCR).

Penggunaan metode swab anal didasari oleh temuan bahwa virus corona bertahan lebih lama di saluran pencernaan dibanding di saluran pernapasan.  Karenanya, false positive diyakini labih kecil terjadi pada swab anal.

Swab anal dilakukan dengan memasukkan alat swab 3 sampai 5 sentimeter ke dalam rektum atau dubur.

Metode pendeteksi Covid-19 yang juga jadi pembicaraan adalah Swab Saliva atau Tes Saliva. Tes saliva adalah metode pendeteksi virus corna dengan menggunakan sampel air liur.

Dikutip dari WebMd, tes saliva mendeteksi materi genetik virus dalam sampel air liur dengan kecepatan yang sama seperti metode swab yang mengumpulkan materi melalui mulut dan hidung.

Penelitian yang diunggah JAMA Internal Medicine membuktikan, metode air liur menunjukkan keakuratan dalam mendeteksi kasus positif Covid-19 sebanyak 83 persen, sedangkan tes swab PCR sebesar 85 persen.

Dilansir dari: pramborsfm.com

Tags: covid19kesehatanpandemiTes Covid-19
Previous Post

Teaser Drama Park Shin Hye “Sisyphus: The Myth” Cantumkan Lagu BTS “Spring Day”

Next Post

Rekomendasi Film tentang Kudeta

Next Post

Rekomendasi Film tentang Kudeta

Netizen Ramai Bahas Lagu Ampun Bang Jago di Kudeta Myanmar

Bridgerton Bikin Penjualan Perhiasan Antik Meningkat

Jadwal Comeback Idol K-pop Bulan Februari, BTS sampai Mark GOT7

IU Akan Bintangi Film Broker Bersama Song Kang-ho

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • NEWS
  • Privacy Policy
  • Profil
  • Radio SAI
  • rss
  • Stream

© 2023 - SAI100FM.ID

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI

© 2023 - SAI100FM.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In