Monday, May 25, 2026
  • Login
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
No Result
View All Result
Home Hiburan

Perpusnas Tidak Mau Hakimi Masyarakat yang Kegemaran Membacanya Rendah

Nana HasanbyNana Hasan
January 26, 2021
in Hiburan
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Jakarta: Proses belajar dalam unit sosial terkecil yang ada dalam tatanan masyarakat ada di wilayah keluarga. Seperti proses belajar adaptasi dan mengikuti setiap hal yang diajarkan orang-orang di dalam lingkungan keluarga. Keluarga merupakan tempat pertama kali anak mendapatkan didikan, baik secara langsung, maupun tidak langsung. Termasuk dalam kebiasaan membaca.

Namun sejauh ini tingkat kegemaran membaca dan indeks literasi yang masih rendah. Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando memaparkan pada tahun ini, Perpusnas fokus pada hal tersebut. Syarif Bando mengatakan, permasalahan tersebut harus dilihat secara komprehensif, mulai dari sisi hulu hingga ke hilir. Pihaknya sudah mengidentifikasi hal-hal yang mesti dilakukan untuk mengatasi kondisi tersebut.

“Di tahun 2021, fokus kita tidak lagi terus menghakimi masyarakat yang rendah kegemaran membacanya, namun dilihat dari sisi hulu bagaimana peran pemerintah agar masyarakat menyiapkan bahan bacaan sesuai standar UNESCO yakni minimal tiga buku baru tiap orang tiap tahunnya,” kata Syarif Bando dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi X DPR RI yang digelar secara virtual, Senin, 25 Januari 2021.

ADVERTISEMENT

Selain itu, harus dibuat regulasi yang mengatur agar buku yang terbit di kota besar bisa tersebar ke seluruh pelosok Indonesia dan anggaran untuk memastikan adanya buku baru di masyarakat.

“Untuk itu kami berharap adanya dukungan penuh dari anggota Komisi X. Tahun ini, kami menargetkan target nilai kegemaran membaca masyarakat sebesar 59,3 persen dan indeks pembangunan literasi masyarakat meningkat menjadi 12,” pungkasnya.

Dia juga menjelaskan soal serapan anggaran Perpusnas pada tahun 2020 mencapai 96,62 persen atau melampaui rata-rata daya serap nasional yakni 95 persen.

Sementara itu, anggota Komisi X DPR RI Esti WIjayati mendukung kinerja Perpusnas RI dalam meningkatkan minat baca masyarakat dan indeks literasi. Karenanya, Perpusnas diminta agar menyusun roadmap pengembangan perpustakaan sebagai upaya untuk meningkatkan literasi dan numerasi. Selain itu, roadmap ini bisa menggambarkan alokasi anggaran Perpusnas pada tahun mendatang.

Esti mengapresiasi penyerapan anggaran APBN Perpustakaan Nasional pada tahun 2020 yang melampaui rata-rata nasional. Namun, pihaknya prihatin karena Komisi X belum dapat menaikkan anggaran yang signifikan untuk Perpusnas. Apalagi, saat ini indeks literasi dan minat baca masyarakat masih rendah.

“Jangan lagi menempatkan masyarakat tidak mau membaca, tetapi bagaimana masyarakat bisa tumbuh minat bacanya. Jumlah buku yang ada masih kurang, serta tenaga perpustakaan saat ini masih terbatas,” terangnya.

Menurutnya, alokasi anggaran untuk Perpusnas perlu adanya pemahaman yang serius dan peningkatan yang signifikan.

Dilansir dari: medcom.id

Tags: literasiPerpusnas
Previous Post

Bos Google: Kantor Jadi Lokasi Vaksin Covid-19 dan Donasi Rp2,1 Triliun

Next Post

5 Rekomendasi Tanaman Hias yang Mudah Tumbuh

Next Post

5 Rekomendasi Tanaman Hias yang Mudah Tumbuh

Billboard Music Awards 2021 Digelar pada 23 Mei 2021

TikTok Digugat Rp 13,1 Miliar!

Reza Rahadian Minta Industri Film Tak Pilih Aktor Karena Jumlah Followers

Mark GOT7 Rilis Single Perdana Usai Keluar dari JYP Entertainment

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • NEWS
  • Privacy Policy
  • Profil
  • Radio SAI
  • rss
  • Stream

© 2023 - SAI100FM.ID

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI

© 2023 - SAI100FM.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
E0fa42bf119cc2645df112128d8b1c14eee613fa
E5eceb92434a1781e9911f157f02954526234a7c
8d9ac57341af9d70d197f9b80e335f64e68baeff
Fc3a2dc5151258e2829115749135c93f2473cc82
Aac80b513af17d4771163fba262ef480ad9d67b3
9f706e8304a27aba6646717ce58b363003af6157
2820e7c1c5884d4a52969bb82488b414360aef39
D37150dae4bd7596b785d2382a6da9cc7ab44a5c
B754b7b6d487879192483a18a72cabd75ee0d6a0
C2c8253492bf7c47463d000324035a7c76a3b986
9c6e15b1e2db54f2f331b44505bacde41462839d
E327aaee61942732a93d250f3e7055db3a36bdec
8f96c45e23bcffd93f79ebe097321e4f09daa8a6
1939ab103921abbdf4b3d6ff7dc03e10f9513125
E8a640bd50579172c0645792307cbb7f395b4ecb
628a04c7851f5297312f6cceae03c64ff53d3a4a
559be723219fa496067d11d266640f280d57ee0f
1e743173edb8828e653f2e4bacec1f16fd771be0
C4bfef7428fe0694f6e8734f725155ae6c1abfc8
6a286bd1d6783d3040a0539f6fc4bf372137add1
C50f84a97e3acd2437686aa4343eeeadb0265946
981c7bf960de8ccf0a61159dbb0dcdd5c8fc3a43
9f4968c6a64a5b7ef04a34f3cbad65bdd9a552ed
445578a46b9c33baa0bb8d2c5af9c9a6a806b25f
1fe4dd25c53dc78e72ada856467805de0fa0a54d
51311bca1bb6c4caa7504a93902b361c9747f327
Fcc0450954c618710ccc7b49e5780b555d0fd3d6
37606d77873289c01679c94661d583e63a8b8606
96f34e62861aef83416980b60e9631cbf8fe75c5
1cc5ff5917e2790cbfc976a94206ead6859d82fb
7c89e86dc80f608563fb8c468f1489351bd538a1
Fb6a4b2b113714ce463de6d94105fec284fbbaf5
B68e6fc13eea62ba22aa3ba17f27a4ea3115898f
Ae7c24572243e4535e601f6d1fbacf999d2045a2
4911b31b781eaed87e4000c08232e182cfb3f96c
377dc084e2d4190ad8e8259366fd5b0e4b103b68
3262232e3ec26ab67897d4e993e21efaad105f26
349681b19daa0490e44d628c6ae1bcd017832a4b
C00f25589fa7c5350945c0b7cd5a6e161139c2e1
6ca5bbc1be0c1798e867bdb704845edc87edbe9a
87c5d8e490658ec013a34185c3e9ab0fa6b30f7a
A9ec3751b3869c4699e09ac0eaaf52ec3a2a4023
86368cede720c30f5ed6ac3877a07b6190cd1162
528c03728ddccbe15869ccaa41e696d6bafee60a
18e6f271b3a2fa155cc0ceac126efe9a6e0f4de0
Aba3744f5c9327f3ee051eba8b673d456e44200d
A39b19f487f03f2e1a40cf314b1ab1d138f4b900
44d340b771e4d8a9fec595f99971a0a4d64a5784
877fba3ec0e3fb3e922f4c8abd8b7743efb8facd
682c1b367c997d83c09384d0ca3f6abb5e6f53d3