Friday, July 31, 2026
  • Login
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
No Result
View All Result
Home Film

Ulasan Film \”Jalan yang Jauh, Jangan Lupa Pulang\”

Nana HasanbyNana Hasan
February 7, 2023
in Film
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

\”Selalu ada satu atau dua orang di dalam sebuah keluarga, yang ngerasa dirinya gak cocok di sana. Mungkin di antara kalian, orang itu adalah Aurora.\”

Kalimat tersebut rasanya mewakili perasaan Aurora, atau mungkin juga perasaan kebanyakan anak tengah di luar sana yang sering merasa asing dengan keluarganya sendiri. Perasaan itu lah yang coba digali lebih dalam di film Jalan yang Jauh, Jangan Lupa Pulang (JJJLP).

Sinopsis JJJLP

ADVERTISEMENT

Film ini melanjutkan kisah si anak tengah bernama Aurora (Sheila Dara) yang di akhir film pertamanya (Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini atau NKCTHI), pergi jauh dari rumahnya untuk menimba ilmu di London, Inggris.

Namun, kehidupan di perantauan jelas tak mudah. Hidup dan kuliah Aurora berantakan, ia bahkan sempat lost contact dengan keluarganya selama dua bulan. Hal ini pun membuat saudaranya, Angkasa (Rio Dewanto) dan Awan (Rachel Amanda), menyusulnya ke London.

Perjalanan menemukan diri sendiri dan memilih keluarga

\”Ada banyak hal yang kita kira sudah selesai, tentang apa yang diinginkan, tentang apa yang diharapkan. Pergi jauh mengubah itu semua. Dia seperti perjalanan pulang menemukan diri sendiri.\”

Sama seperti film pertamanya, JJJLP dibuka dengan sebuah narasi yang didukung dengan sebuah soundtrack dari Kunto Aji. Jika pada NKCTHI narasinya diiringi dengan lagu \”Rehat\”, JJJLP diiringi dengan \”Saudade\”.

Seperti yang tergambar dalam narasi yang diucapkan Aurora di atas, di London, di tempat yang asing dan jauh dari tempat asalnya, Aurora justru menemukan rumahnya sekaligus dirinya sendiri.

Di London, ia memiliki dua orang sahabat, yakni Honey (Lutesha) dan Kit (Jerome Kurnia). Mereka berdua jadi support system, pelindung, juga jadi orang pertama yang mengingatkan sekaligus menegur jika Aurora melakukan kesalahan yang merugikan dirinya sendiri.

Honey dan Kit jadi keluarga yang membantu Aurora bertahan hidup di London, termasuk membantu Aurora keluar dari hubungan toxic-nya dengan Jem (Ganindra Bimo).

Bersama Honey dan Kit, Aurora merasa nyaman. Ia seperti baru pertama kali merasakan kehangatan keluarga sekaligus menemukan tempat dimana ia bisa menjadi dirinya sendiri. Hal itu malah tak pernah ia dapatkan ketika bersama keluarga kandungnya.

Gaya bercerita yang berfokus pada perasaan

Sama seperti film pertamanya, alur cerita dan garis waktu dalam JJJLP juga diceritakan dengan teknik atau gaya bercerita non linear atau maju mundur. Namun, jika pada film pertamanya mudah untuk membedakan mana masa lalu dan mana yang sekarang, JJJLP tidak.

Dalam sebuah wawancara, Angga Sasongko selaku sutradara dan Irfan Ramli sebagai penulis naskah mengaku sengaja menerapkan gaya bercerita demikian. Tujuannya agar kita sebagai penonton tidak berfokus pada alur ceritanya saja, tapi juga ikut merasakan perubahan perasaan Aurora sepanjang filmnya berjalan.

\”Jadi memang waktu tuh jadi bias di sini. Jadi kita kayak tidak terjebak dalam timeline peristiwa yang harus runut. Jadi kita mengikuti bagaimana tumbuhnya seorang Aurora dari dia datang, sampai akhirnya dia mengalami kegagalan pertama, luka, dan sebagainya, akhirnya dia bangkit. Jadi kita mencoba membangun perasaan itu,\” tutur Irfan Ramli.

Selain itu, JJJLP lebih banyak memperlihatkan sisi kota London yang humanis, dimana aktivitas keseharian orang-orangnya lebih ditonjolkan, jauh dari kesan kota destinasi. Hal ini membuat kita sebagai penonton dapat lebih fokus menikmati cerita dan perasaan dalam filmnya.

Visual cantik berjodoh dengan musik latar yang tepat

Sama seperti NKCTHI, kisah dalam film JJJLP pun diceritakan dengan visual yang cantik. Hal ini berkat kombinasi penempatan kamera, tata cahaya, juga penempatan aktor di depan kamera (blocking). Pergerakan kamera yang lebih natural pun membuat kita sebagai penonton seolah terlibat dalam setiap adegannya.

Visual yang cantik itu berjodoh dengan musik latar yang tepat. Setiap komposisi musik yang diciptakan oleh Abel Huray mampu mendukung suasana dan emosi di setiap adegan dengan baik. Di kebanyakan momen, alunan musiknya juga mampu menambah intensitas ketegangan.

Soundtrack dalam film ini juga mampu mendukung beberapa adegan jadi terasa semakin emosional. Selain lagu milik Kunto Aji, ada lagu \”Apa?\” milik Petra Sihombing, juga \”Dunia Tipu-tipu\” milik Yura Yunita.

Yura Yunita dan Armand Maulana juga masing-masing menyumbangkan dua original soundtrack (Ost) yang berjudul \”Jalan Pulang\” dan \”Rerata\”. Bahkan, video klip lagu \”Rerata\” juga dibuat di London, berbarengan dengan proses syuting JJJLP.

Meski bisa terasa dekat dengan siapa saja, mungkin Aurora dan kisahnya akan terasa lebih dekat lagi bagi kalian yang jauh di perantauan, apalagi jika kalian juga merasakan hal yang sama dengan apa yang Aurora rasakan terhadap keluarganya.

Akhir kata, Jalan yang Jauh, Jangan Lupa Pulang masih berhasil meninggalkan kesan hangat setelah menonton filmnya, namun dengan rasa dan cara yang berbeda dari Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini. Jalan yang Jauh, Jangan Lupa Pulang sudah bisa dinikmati di bioskop!.

Dilansir dari: medcom.id

Tags: filmJalan yang Jauh Jangan Lupa Pulang
Previous Post

Ulasan Film \”Jalan yang Jauh, Jangan Lupa Pulang\”

Next Post

Ulasan Film \”Jalan yang Jauh, Jangan Lupa Pulang\”

Next Post

\'\'Rayakan 1 Abad NU\'\', Warga Nahdliyin Padati Depan Gelora Delta Sidoarjo

\'\'Rayakan 1 Abad NU\'\', Warga Nahdliyin Padati Depan Gelora Delta Sidoarjo

\'\'Rayakan 1 Abad NU\'\', Warga Nahdliyin Padati Depan Gelora Delta Sidoarjo

\'\'Rayakan 1 Abad NU\'\', Warga Nahdliyin Padati Depan Gelora Delta Sidoarjo

\'\'Rayakan 1 Abad NU\'\', Warga Nahdliyin Padati Depan Gelora Delta Sidoarjo

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • NEWS
  • Privacy Policy
  • Profil
  • Radio SAI
  • rss
  • Stream

© 2023 - SAI100FM.ID

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI

© 2023 - SAI100FM.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
replica panerai sf pam727 s americas cup thick leather strap p90104828 rolex best replica watch day date blue ombre qf factory 40mm8283 replica watches fake vacheron constantin overseas dual time 41 mm pink gold seamaster diver 300m co axial master chronometer 43 5 mm black black on rubber strap 85a840fb replica hublot king power oceangraphic 4000 cf v6f white markers rubber strap a77501790 hublot replica watches classic fusion white dial8498 replica patek philippe annual calendar moonphase 5396 ss zf 11 best edition white blue dial on black leather strap a3243877 panerai luminor 1950 automatic black ceramic leather strap pam00441 hublot replica 11 watch classic fusion blue dial with full diamond5570 replica omega v6 constellation 35mm diamonds bezel yg textured dial ss bracelet a25001754 richard mille rm51 replica watch with full diamond5910 rolex daytona ice blue arabic dial replica1178 rolex datejust mother of pearl best replica watch5906 patek philippe nautilus 7118 replica 11 watch with stone bezel5637 replica rolex yacht master 116622 jf white dial on ss bracelet sh31358305 rolex replica 11 watch datejust mens gold wrapped chocolate dial3984 replica iwc portuguese tourbillon power reserve rg moonphase black dial1736 cartier santos replica 11 watch with stone2715 patek philippe replica watch nautilus 5712r2047 hublot replica 11 watch classic fusion with stone bezel swiss mechanical7980 fb商城号购买-Facebook协议号
line账号购买
FB大小黑批量-
Facebook各国稳定耐用白号
脸书facebook个人号-解限号-耐用
fb账号购买
购买Faceboook账号的网站分享
FB-账号购买
脸允Facebook账号购买平台
ins账号购买
fb商城号购买-Facebook协议号
购买Faceboook账号的网站分享
Facebook各国稳定耐用白号
twitter账号购买
Facebook各国稳定耐用白号