Thursday, February 19, 2026
  • Login
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
No Result
View All Result
Home Film

Green Room, Kisah Teror Menegangkan Band Punk

adminsaibyadminsai
September 24, 2020
in Film
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Semua penggemar film horor, suspense, atau thriller, pasti akrab dengan sensasi naiknya adrenalin berkat pancingan adegan-adegan yang menegangkan. Dalam film garapan sutradara Jeremy Saulnier, Green Room, tak sekadar ketegangan yang bakal menghampiri penonton, tapi juga teror.

Film yang sudah dapat dinikmati lewat digital platform Klik Film ini, dimulai dengan hadirnya sebuah band punk dengan personel Pat (Anton Yelchin), Reece (Joe Cole), Sam (Alia Shawkat), dan Tiger (Callum Turner). Band yang sudah cukup dikenal ini membuat mereka banyak manggung di sejumlah tempat dengan bayaran tak seberapa. Sampai akhirnya mereka menerima tawaran manggung dari sebuah bar di tengah hutan pun mereka terima.

Dari sinilah, kejadian menegangangkan dimulai. Tempat ini ternyata merupakan markas para neo nazi, kaum skinhead yang memegang teguh supremasi kulit putih. Usai manggung, keempatnya tak sengaja menyaksikan pembunuhan di ruang ganti pemain band. Mereka, bersama satu saksi lain, yakni Amber (Imogen Poots), lantas dikurung oleh pegawai bar tersebut, dengan alasan menunggu polisi datang.

ADVERTISEMENT

Tapi semakin lama, mereka makin yakin bahwa hanya persoalan waktu saja sampai gerombolan skinhead yang dipimpin Darcy (Patrick Stewart) ini menghabisi mereka. Teror mulai dibangun Jeremy Saulnier. Bagaimana lima anak muda minim senjata yang terperangkap dalam ruangan tertutup berhasil lolos dari kepungan skinhead bersenjata parang dan senapan. Penonton ikut merasa sesak dalam nuansa klaustrofobik Green Room.

Pertarungan antara protagonis dan antagonis berjalan dengan liar dan tak terkontrol. Adegan action film ini juga tidak mengjadirkan koreografi pertarungan yang memanjakan mata ala film laga di sini. Di sini, semua berjalan dengan ‘berantakan’, chaos, seperti sengaja dibuat alami, layaknya pertarungan jalanan.

Namun justru hal ini yang membuatnya makin terasa nyata dan membetot saraf penonton. Green Room, adalah satu film yang menegangkan. Hampir setiap detik di paruh kedua film ini, ketegangan dijalin secara sangat ketat dan intens, tak berhenti membuat penonton mengantisipasi apa yang akan terjadi setelahnya. Apabila Anda mengejar ketegangan, teror, dan pompaan adrenalin, maka Green Room seharusnya ada dalam daftar Anda.

Tags: filmfilm baru
Previous Post

Agen Rahasia James Bond Ternyata Betul-Betul Ada di Polandia

Next Post

Artis Ini Benarkan Dua Putrinya Positif Covid-19, Satu Masih Balita

Next Post

Artis Ini Benarkan Dua Putrinya Positif Covid-19, Satu Masih Balita

Sule Tegaskan Nathalie Holscher Mualaf Bukan karena Dirinya

Usai Temani Nathalie Holscher Mualaf, Sule Siap Menikahi

Sempat Dihapus, Ayah Gigi Hadid Unggah Kembali Puisi untuk Sang Cucu

PUBG Mobile Gandeng Blackpink

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • NEWS
  • Privacy Policy
  • Profil
  • Radio SAI
  • rss
  • Stream

© 2023 - SAI100FM.ID

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI

© 2023 - SAI100FM.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
D75f7c22 069d 4a8c A87e 09ffe1b03205
3eac8292 632b 4998 8f0a 24bd8b98bf6e
7d93c0b5 2041 4b64 Bfc3 1e813457b0aa
D0cb121a Cd83 4770 850e C23c19a80a27
5a7b5116 1fb0 4c95 8f2f 24b694544b0d
500efbe0 A758 4e0f 93f7 Aaeea8ca6f02
58f8ceb1 670a 4b70 Baf9 2c59372f66d4
A8b26f0f 821d 4373 9635 E37c57a6256a
0c0c0390 466e 4c0d 9f1f 08356b8962a3
3e3d0124 F875 404f Bb3b 36403c322768
Cc090d5a 9be9 4204 8856 Bbaf251864bf
282e72fc 7f98 4a16 92b3 5ec3c1a02751
5f929bdd C762 406d 9c52 269a9e6cb1e4
56f1ac81 Ffc6 429a B40b A71def79a241
Ca657885 F84b 4750 860f 138524daa9e4
D40e2147 0050 4841 B0b6 3a6cc8207d0d
Dbca4e3f 9cf9 4fe4 839b E481a6fd7768
5e8209eb Ff63 4d52 Be6d Ad2e10b24a32
625016be 95be 4c7d 96be 61791a4cf2dc
872706cb 5739 4394 8953 115049bf680c
0158bdf0 5912 4d05 Ac14 05d804308961
71fcf120 Baa3 4f88 9cb5 82459c73b763
48a196ee A256 471c B57b E8ebcca95f61
Ecfacf51 26f1 46d6 9b81 Fa30fbfd0ff1
A909f8a3 7930 46c5 Ad8d 9606b17470e6
Aa2f2bcf 3496 4f6d B6a2 426d3a947a28
54695ba6 F90f 411e 85e9 F90fa88c6715
Bd237706 062c 4bc5 Bd83 782243e0df19
E8d27d25 16d4 451e 87e1 35fe43e4b534
51554724 B22d 45ac B1bb F34cc472d808
Bfcea9bc Fdb4 48b1 89b2 A264e7188003
0e3c835c 336e 4537 9b9a C919b9615082
796af712 3637 4b37 86c1 434d7b52f7b4
Bf49e243 5964 4658 827e F879d3f82e18
206679c0 2d76 4b52 87ae Eb33ce2a85d5
2ea74e91 2659 450d 9241 0b59bef24dd7
1328e38a 5436 4524 B060 667e713eb769
8ba03f60 C5c4 418b A445 7e01a82dd392
Cd70329e 0262 46ac 96b9 Ebfcf1e43b56
99fc686f 516b 45e5 86a8 058dfe46dc65
F23db31d D658 4db1 8f5f 97886c28735b
D5c22f2b Cd68 4579 8904 8b22be6f3bd6
11cf4400 Bd28 4ae8 9cc1 76ac19004753
0e702ce2 0dc6 4d95 B634 D39cda980c5d
5d24a016 8860 4895 Be1f 1718a1491eaf
3ef241f9 5999 4412 Ac43 F3ba4fc57a1a
Feb3be34 8cfb 4125 9f29 320a7341390b
4b17bcb0 Fd14 4c0e 878b E0bb8b9342b5
Dcd8a4b5 0a0a 49ac 89cc 9929b09ead3a
2ced41df Ad7c 4f2e B7da 2278278f5e8f