Film Timur, film produksi perdana Uwais Pictures dan debut penyutradaraan aktor Iko Uwais, menyapa publik Lampung lewat special screening di XXI Mal Boemi Kedaton, Bandar Lampung, Sabtu, 13 Desember 2025. Agenda serupa juga digelar serentak di 16 kota besar di seluruh Indonesia menjelang penayangan resmi di bioskop pada 18 Desember 2025.
Special screening dilaksanakan di Jakarta, Bandung, Bogor, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Kupang, Lampung, Padang, Pekanbaru, Pontianak, Banjarmasin, Balikpapan, Ambon, Jayapura, Madiun, dan Medan.
Dengan latar sejarah operasi militer di Mapenduma, Papua, pada tahun 1996 dan fokus pada sisi kemanusiaan tentara Kopassus, film Timur mengisahkan seorang prajurit bernama Timur yang memimpin sebuah tim penyelamat dalam misi berbahaya. Misi tersebut dijalankan untuk membebaskan para peneliti yang telah diculik di dalam hutan Papua.

Dari awal hingga akhir, penonton dibawa dalam perjalanan penuh ketegangan. Timur dan timnya harus menghadapi berbagai tantangan keras, baik dari lingkungan yang berbahaya maupun musuh bersenjata.
Fokus cerita diarahkan pada nilai patriotisme, solidaritas tim, dan ikatan emosional di tengah situasi genting. Iko Uwais selaku sutradara menegaskan bahwa film ini menekankan pada sisi patriot, bukan politik. Selain pertempuran fisik, film ini juga menyoroti hubungan antarprajurit.
Penonton Kagum
Setelah pemutaran film, seluruh penonton terkagum-kagum atas debut penyutradaraan Iko Uwais ini. Di tengah emosi dan adrenalin yang masih mengalir selama menonton, banyak penonton yang menyampaikan tanggapan positifnya terhadap film Timur.
“Terkejut, kaget, film Timur yang disutradarai Iko Uwais ini bisa sampai seperti ini. Keren. Adegan seru dari awal hingga akhir film membuat adrenalin penonton meningkat,” kata Ira Virzalina, salah satu penonton film Timur di XXI Mal Boemi Kedaton, Sabtu lalu.
“Ternyata Iko Uwais selain sebagai sutradara pemain juga pemain di film Timur ini. Keren dan seru filmnya,” ujarnya.
Sambutan Meriah Executive Producer Nagita Slavina
Nagita Slavina selaku Executive Producer Film Timur mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan dan reaksi positif yang terus mengalir sejak Timur mulai diperkenalkan kepada publik. “Aku bersyukur banget melihat bagaimana hangatnya penonton dapat menerima film Timur,” ujar Nagita.
“Sejak pertama kali aku ditawari untuk bergabung, aku langsung merasa harus ikut berkontribusi. Film ini membawa nilai keluarga dan persaudaraan yang sangat kuat, sesuatu yang menurutku penting sekali untuk dihadirkan dalam layar lebar dan ditonton oleh orang banyak,” kata Nagita.
Aufa Assagaf, salah satu pemain dalam film Timur, turut mengungkapkan rasa harunya melihat antusiasme penonton menjelang penayangan film ini. “Jujur saya terharu banget. Waktu lihat kursi-kursi di MTIX dan TIX ID mulai merah, rasanya campur aduk antara senang, deg-degan, dan bersyukur,” ujar Aufa.
“Respons penonton di berbagai kota juga luar biasa. Dari Jakarta sampai daerah, energi dan antusiasmenya terasa sama. Itu bikin kami sebagai pemain merasa perjuangan selama proses syuting benar-benar terbayar,” kata Aufa.
Film Timur yang didukung oleh BNI akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 18 Desember 2025 ini. Jangan lewatkan kisah aksi, persaudaraan, dan pengorbanan dalam karya debut Iko Uwais. Tiket untuk penayangan hari pertama sudah dapat dibeli di aplikasi MTIX, TIX ID, CGV, dan Cinepolis. *
