Saturday, February 28, 2026
  • Login
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
No Result
View All Result
Home Breaking News

Viral, Polisi Ajak Anak SD Simulasi Demo

adminsaibyadminsai
January 17, 2023
in Breaking News
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Pada sebuah video yang beredar di media sosial, terlihat sekumpulan anak sekolah dasar (SD) yang tengah mencoba menendang-nendang tameng kepolisian. Mengutip Suara, mereka disebut tengah menggelar simulasi unjuk rasa atau demonstrasi.

Masih lengkap dengan seragam putih-merah dan tas sekolah, para siswa pun menyerang aparat kepolisian. Banyak di antara mereka yang menendang tameng barikade yang telah disiapkan oleh pihak polisi. Di belakang tameng, para polisi juga terlihat tersenyum menanggapi ‘serangan’ dari para siswa SD tersebut.

ADVERTISEMENT

“Lagi, lagi wey,” tutur salah satu anggota polisi yang suaranya terkam dari video tersebut.

“Anarkis, anarkis guys,” tutur suara pria yang diduga merupakan pihak yang merekam kejadian tersebut.

Video tersebut pun mendapat sorotan publik. Banyak yang mempertanyakan mengapa perlu sekali anak SD dilibatkan pada simulasi demonstrasi tersebut.

“ni tujuan pendidikannya apa ya?” tulis salah satu warganet pada kolom komentar.

“Ini ngajarin yg gak bener, gk sih? Knp harus anak2 yg lakukan simulasinya?” protes warganet lainnya.

Banyak warganet yang berpendapat bahwa simulasi tersebut seakan mengajarkan bahwa demonstrasi khas dengan sesuatu yang anarkis. Padahal, anarkisme merupakan bentuk yang paling tidak diinginkan  pada sebuah demonstrasi. Selain merugikan secara fisik pihak demonstran dan polisi, bisa juga terjadi perusakan fasilitas publik yang merugikan secara materiil.

Di sisi lain, narasi mengajak anak SD simulasi ‘demo’ ironisnya berbeda dengan imbauan polisi saat terjadi demo yang sesungguhnya. Pada aksi unjuk rasa pembatalan UU KPK dan RKUHP saat September 2019 lalu misalnya.

Wakapolres Jakarta Pusat AKBP Susatyo Purnomo, mengingatkan para pelajar untuk tidak mengikuti unjuk rasa. Para pelajar tersebut meliputi jenjang pendidikan sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA).

“Silakan para pelajar yang masih di bawah umur meninggalkan area aspirasi,” ujar Susatyo dari atas mobil komando di kawasan flyover Slipi, Jakarta barat, Senin (30/9/2019), mengutip Kompas.

Imbauan tersebut pun ditunjukkan kepada para pelajar dengan usia di bawah 18 tahun. Mereka disebut tidak diperbolehkan untuk mengikuti unjuk rasa kala itu.

Namun, hal itu sempat disanggah oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Mereka menegaskan anak di bawah umur boleh mengikuti unjuk rasa, dengan syarat sudah mampu menilai apakah hal itu berhubungan dengan kepentingan pribadinya atau tidak.

Dengan begitu, anak-anak tidak boleh serta merta mengikuti demo dengan motif ‘ikut-ikutan’.

Dilansir dari: pramborsfm.com

Tags: polisiSimulasi Demoviral
Previous Post

Komik \”Si Juki\” yang Terbit di London Kini Hadir dalam Bahasa Indonesia

Next Post

Beberapa Film Ini Jadi Inspirasi Besar Bagi Penonton

Next Post

Beberapa Film Ini Jadi Inspirasi Besar Bagi Penonton

Serial \'\'The Last of Us\'\' Sebut \'Jakarta\', Warganet Indonesia Heboh

Serial \'\'The Last of Us\'\' Sebut \'Jakarta\', Warganet Indonesia Heboh

Serial \'\'The Last of Us\'\' Sebut \'Jakarta\', Warganet Indonesia Heboh

Serial \'\'The Last of Us\'\' Sebut \'Jakarta\', Warganet Indonesia Heboh

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • NEWS
  • Privacy Policy
  • Profil
  • Radio SAI
  • rss
  • Stream

© 2023 - SAI100FM.ID

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI

© 2023 - SAI100FM.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
4426fdcd Bb72 4055 Be5e 5373d2ab699b
C0d26d8f Bfa3 4c59 8866 59d42d7dd92d
Cf0c9586 C546 4f89 9146 61f03fa5f7b0
53f14d74 814b 4ccc 9f4c F7cb06b77eaa
9d07e0d9 6032 4f04 8d09 9ef4b334aa61
B310c3c5 0fb6 4865 B4d7 D925a6226bcc
9bc9dd6c 3229 490a B444 9cdb031b064a
85e75410 1cb6 4b7d 9e03 Bd12c2a8b786
Ec62a478 3610 4dcf 858d 19072da868ce
5e2f4d12 7ef3 407d 8fbb 5d30a74a419b
Ebf98b64 7b2d 4b7f Ab12 F17124c31f57
Ece792a8 6626 4a1f 9d84 Da285e1d052f
1f95c72b 052e 4d45 90ff 0f378816219e
83039977 E516 473f 8dba F2e691ecab23
207b1eb9 1ac4 4c9b Bc61 5a7a442edbaa
781024f9 4ce2 4f1e A140 C5c56a1bbc60
5d6f8f2d 5076 46e1 81e5 C2ce66fde1aa
42bb906f Bc89 49da 857e 9af399caaa69
E3249a5a 0d64 44a6 Bf96 714778ecb3bf
55bec342 Be77 4af0 A39e Cdc20681fafe
B4203b74 0dc5 4760 A49d 1cdff2ca1824
C37c7eb2 D1f2 4de6 A06d Def2e6971611
3ef76bda E771 4b27 Aca4 Addc03d43191
A60a0e43 035b 42f1 97ba 2ca01b2e27fc
E2d0095a Ad1f 4491 94bf F8223a9f0807
D5c47601 68fc 449a 865e 2bc82a275444
6e312efc Fdff 4b5d 8dd1 05b821c00817
96268be5 C057 4fac 9430 529d10048e1d
1b9afa26 E9c2 4c15 B13d 5dca7b6ef6e0
501062b9 D415 4452 936d 6e7f3bdf83a5
48a196ee A256 471c B57b E8ebcca95f61
2be268c7 F7f0 4fd8 8499 530d953af34e
971a05f8 D4d8 47ea Ad6e 92f83f2dc01b
934784c8 Fed2 4c22 Ae46 4c9ca9b4aeca
E7a7e438 3999 4c96 A209 51bd29954b59
713a105f F07d 460a 9cba 1816b0d12e5b
B46c34a3 7b02 4f66 Bd68 6700ae62ba28
9de61950 E15c 4077 A020 Db9dc9088ca9
74d9108d A0f9 4374 Afa8 4ec52194be8d
54861855 32cd 4483 A8ae 05b629eaa6fa
372de982 3380 4c8f 9ee3 8473610fcbfe
Db247233 6b72 4d5e 8901 D3bea8404763
9182a39c Cfc8 4814 A781 C67551c96aa1
942b0e36 A540 4657 Be0b 7267c5f768e4
Ae765aa6 623c 4c5f Ac3a 66b0777d24d6
Bab406dd 2823 4aaf Bf29 872aea0572a6
04dfa348 2b9d 4cdd B325 514d82239ad0
D43feec0 66bc 4004 B096 379b24807a2d
51e8b621 C6ad 4fcf 8e63 Ed42a12d7f56
B9377309 938d 4582 Be35 980f18facd0f