Wednesday, August 5, 2026
  • Login
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
No Result
View All Result
Home Breaking News

Viral, Polisi Ajak Anak SD Simulasi Demo

adminsaibyadminsai
January 17, 2023
in Breaking News
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Pada sebuah video yang beredar di media sosial, terlihat sekumpulan anak sekolah dasar (SD) yang tengah mencoba menendang-nendang tameng kepolisian. Mengutip Suara, mereka disebut tengah menggelar simulasi unjuk rasa atau demonstrasi.

Masih lengkap dengan seragam putih-merah dan tas sekolah, para siswa pun menyerang aparat kepolisian. Banyak di antara mereka yang menendang tameng barikade yang telah disiapkan oleh pihak polisi. Di belakang tameng, para polisi juga terlihat tersenyum menanggapi ‘serangan’ dari para siswa SD tersebut.

ADVERTISEMENT

“Lagi, lagi wey,” tutur salah satu anggota polisi yang suaranya terkam dari video tersebut.

“Anarkis, anarkis guys,” tutur suara pria yang diduga merupakan pihak yang merekam kejadian tersebut.

Video tersebut pun mendapat sorotan publik. Banyak yang mempertanyakan mengapa perlu sekali anak SD dilibatkan pada simulasi demonstrasi tersebut.

“ni tujuan pendidikannya apa ya?” tulis salah satu warganet pada kolom komentar.

“Ini ngajarin yg gak bener, gk sih? Knp harus anak2 yg lakukan simulasinya?” protes warganet lainnya.

Banyak warganet yang berpendapat bahwa simulasi tersebut seakan mengajarkan bahwa demonstrasi khas dengan sesuatu yang anarkis. Padahal, anarkisme merupakan bentuk yang paling tidak diinginkan  pada sebuah demonstrasi. Selain merugikan secara fisik pihak demonstran dan polisi, bisa juga terjadi perusakan fasilitas publik yang merugikan secara materiil.

Di sisi lain, narasi mengajak anak SD simulasi ‘demo’ ironisnya berbeda dengan imbauan polisi saat terjadi demo yang sesungguhnya. Pada aksi unjuk rasa pembatalan UU KPK dan RKUHP saat September 2019 lalu misalnya.

Wakapolres Jakarta Pusat AKBP Susatyo Purnomo, mengingatkan para pelajar untuk tidak mengikuti unjuk rasa. Para pelajar tersebut meliputi jenjang pendidikan sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA).

“Silakan para pelajar yang masih di bawah umur meninggalkan area aspirasi,” ujar Susatyo dari atas mobil komando di kawasan flyover Slipi, Jakarta barat, Senin (30/9/2019), mengutip Kompas.

Imbauan tersebut pun ditunjukkan kepada para pelajar dengan usia di bawah 18 tahun. Mereka disebut tidak diperbolehkan untuk mengikuti unjuk rasa kala itu.

Namun, hal itu sempat disanggah oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Mereka menegaskan anak di bawah umur boleh mengikuti unjuk rasa, dengan syarat sudah mampu menilai apakah hal itu berhubungan dengan kepentingan pribadinya atau tidak.

Dengan begitu, anak-anak tidak boleh serta merta mengikuti demo dengan motif ‘ikut-ikutan’.

Dilansir dari: pramborsfm.com

Tags: polisiSimulasi Demoviral
Previous Post

Komik \”Si Juki\” yang Terbit di London Kini Hadir dalam Bahasa Indonesia

Next Post

Beberapa Film Ini Jadi Inspirasi Besar Bagi Penonton

Next Post

Beberapa Film Ini Jadi Inspirasi Besar Bagi Penonton

Serial \'\'The Last of Us\'\' Sebut \'Jakarta\', Warganet Indonesia Heboh

Serial \'\'The Last of Us\'\' Sebut \'Jakarta\', Warganet Indonesia Heboh

Serial \'\'The Last of Us\'\' Sebut \'Jakarta\', Warganet Indonesia Heboh

Serial \'\'The Last of Us\'\' Sebut \'Jakarta\', Warganet Indonesia Heboh

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • NEWS
  • Privacy Policy
  • Profil
  • Radio SAI
  • rss
  • Stream

© 2023 - SAI100FM.ID

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI

© 2023 - SAI100FM.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
d d toujours new arrival tote bag size 34 27 cm louis vuitton monogram petite malle souple black 1886615 louis vuitton vernis monogram mini pochette accessories amarante 1883446 d new arrival tote bag size 41x32x17 christian dior canvas toile de jouy embroidered mini lady d lite beige mullticolor 1794287 louis new arrival tote bucket bag size 21 20cm gucci vintage effect calfskin matelasse diagonal mini torchon gg marmont top handle shoulder bag blue agata mystic white 1802083 louis vuitton monogram multicolor speedy 30 white 1800780 chanel coco beach shopping baghigh end grade 35853 gucci lurex calfskin web gg monogram mens falacer sneakers 85 iridescent blue iridescent red silver 1818859 louis vuitton epi pochette accessories nm black 1850916 fendi jacquard leopard print shopping tote brown 1804764 walkndior sneaker 65283 chanel shiny calfskin quilted mini chanel 22 black 1830488 chanel caviar quilted small double flap black 1888133 louis vuitton monogram trouville 1884241 gucci gg supreme monogram web mini ophidia round shoulder bag brown 1637970 dior d lane slide2824 louis vuitton vernis monogram micro alma bag charm key holder neon pink 1785685 hermes togo birkin 30 gold 1823780 replica under the stars
fashion reps
ap replica
replica bags online
replica ap royal oak
designer replica
maison margiela replica gats
high quality replica watches
luxury watches replica
aaa rolex
lv shoes replica
maison margiela replica sneakers
replica designer footwear
rolex replica watch
master copy handbags