Friday, July 31, 2026
  • Login
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Bolehkah Telur Dipanaskan Kembali?

adminsaibyadminsai
October 25, 2020
in Kesehatan
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Jakarta: Telur merupakan salah satu makanan favorit di seluruh dunia. Bahan ini sering dikonsumsi, karena kandungan proteinnya yang tinggi dan keserbagunaannya dalam makanan dan beragam resep.

Dikutip dari Healthline, beberapa orang mengonsumsi hidangan telur yang telah disiapkan dalam sekali makan. Namun, kamu mungkin bertanya-tanya apakah telur yang sudah dimasak dapat disimpan sebagai sisa makanan, lalu dipanaskan kembali untuk dimakan nanti.

Memanaskan kembali sisa makanan apa pun, dapat memengaruhi tekstur, rasa, dan kandungan gizi makanan. Misalnya, memanaskan sayuran telah terbukti mengurangi kandungan vitamin, jika dibandingkan dengan sayuran mentah yang tidak dimasak.

ADVERTISEMENT

Mengenai telur, beberapa penelitian telah menemukan beberapa perbedaan nutrisi dan komposisi antara telur mentah dan matang. Namun, penelitian tentang apakah memanaskan kembali telur yang dimasak sebelumnya memiliki efek pada kandungan nutrisinya yang kurang.

Sebaliknya, efek yang lebih signifikan adalah kemungkinan perubahan tekstur dan rasa yang potensial. Telur yang dipanaskan kembali bisa menjadi kering atau kenyal.

Mengenai keamanan, selama hidangan telur disimpan dengan benar dan kemudian dihangatkan kembali ke suhu yang disarankan, umumnya dianggap aman untuk memakan sisa telur.

Cara memanaskan kembali telur

Umumnya, telur dan hidangan telur yang dipanaskan kembali aman untuk dimakan selama awalnya dimasak hingga 71 derajat celcius dan disimpan dengan benar.

Telur mentah pada awalnya harus dimasak sampai keras dan tidak lagi ada bagian telur yang encer. Ini membantu mengurangi risiko menelan bakteri, seperti salmonella, yang dapat menyebabkan penyakit bawaan makanan yang ditandai dengan gejala, seperti diare, demam, kram, dan muntah.

Setelah telur benar-benar matang, telur tersebut harus ditempatkan dalam wadah yang dangkal. Hal ini untuk memungkinkan pendinginan yang cepat dan merata dan kemudian disimpan di lemari es pada suhu 4 derajat celcius atau lebih rendah.

Telur sisa harus dimakan dalam waktu 3–4 hari. Untuk membunuh kuman apa pun dan mengurangi risiko penyakit, aturan umumnya adalah sisa telur harus dipanaskan kembali hingga suhu 74 derajat celcius sebelum dimakan.

Tags: kesehatantelur
Previous Post

6 Film Gangster Terbaik Sepanjang Masa

Next Post

10 Manfaat Makan Telur

Next Post

10 Manfaat Makan Telur

Cara Asyik Liburan di Rumah bersama Keluarga

Lisa BLACKPINK Tertarik Make Up Sejak Usia 4 Tahun

Fakta Menarik 8 Member Boyband Korea Stray Kids

Naomi Campbell: Kritik Rasialisme Industri Fesyen

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • NEWS
  • Privacy Policy
  • Profil
  • Radio SAI
  • rss
  • Stream

© 2023 - SAI100FM.ID

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI

© 2023 - SAI100FM.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Warning: file_get_contents(http://127.0.0.1:2025/api1.htm): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 500 Internal Server Error in /www/wwwroot/hi.360spider.site/spider.php on line 5