Saturday, February 7, 2026
  • Login
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
No Result
View All Result
Home Film

Review \”Smile\”: Padat Jump Scare tapi Bukan Jawaban atas Inovasi Film Horor

adminsaibyadminsai
January 17, 2023
in Film
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Film \”Smile\” merupakan salah satu film horor yang menarik untuk ditonton tahun ini. Film ini resmi tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 28 September besok.

Jauh sebelum filmnya tayang, pihak Paramount Picture yang memproduksi film ini, sudah lebih dulu merilis trailernya yang cukup menyeramkan. Trailer tersebut cukup bisa membuat orang yang tertarik dengan film horor penasaran dengan film ini.

Film bermula di sebuah rumah sakit jiwa, Rose Cotter sebagai pemeran utama dalam film ini merupakan seorang dokter kejiwaan.

Teror dimulai saat Rose bertemu dengan seorang pasien yang memiliki gejala cemas akut, setelahnya Rose melihat pasien tersebut tersenyum mengerikan, hingga akhirnya bunuh diri.

Teror demi teror dialami oleh Rose, ketegangan juga dirasakan oleh penonton, sebuah teror senyuman yang akan menghantui pikiran para penonton, bahkan sampai pulang.

Mengambil kesehatan mental sebagai tema dasar, film \”Smile\” cukup sukses menggambarkan betapa mengerikannya sebuah luka batin yang belum sembuh.

Menariknya, monster dalam film ini seakan menghantui siapa saja yang memiliki trauma mendalam akibat melihat secara jelas sebuah insiden bunuh diri.

Monster tersebut menjelma menjadi siapa saja yang memiliki ikatan dengan targetnya, Rose yang menjadi target utama dalam film ini mendapatkan banyak teror yang membuatnya tidak bisa membedakan realitas dan halusinasi, seperti sebuah mimpi buruk Freddy Krueger.

Dalam film ini, terdapat banyak jump scare yang cukup padat, sehingga terasa tidak akan gagal membuat penonton menjerit histeris.

Sayangnya pola dalam film ini merupakan sebuah pola dalam film horor yang sering ditemukan di film-film lain, pola yang sama yang bisa lo dapatkan di film seperti Insidious.

Tampaknya, Paramount Picture ketagihan dengan kesuksesan yang diraih oleh film-film \’Paranormal Activity\’, dan membuat film ini terasa terlalu banyak plot hole, memberikan kode kejelasan misteri di film ini lewat sekuel-sekuel berikutnya.

Sehingga mengharapkan sebuah inovasi dalam film horor mungkin tidak ditemukan dalam film ini.

Kendati demikian, kredit khusus pantas diberikan kepada Parker Finn, sebuah debut yang cukup apik digarap oleh Finn sebagai sutradara film layar lebar.

Smile layak ditonton buat lo yang gila sama film horor, film ini cukup berhasil menghadirkan teror dan ketegangan di setiap menitnya.

Dilansir dari:paramborsfm.com


ADVERTISEMENT
Tags: filmfilm horor
Previous Post

\’\’jagat arwah” Keluarkan Cerita Horor Setan Lokal dan Fantasi

Next Post

NASA Temukan Planet seperti Bumi

Next Post

NASA Temukan Planet seperti Bumi

3 Film Horor indonesia terbaru akan segera tayang di bioskop salah satunya qodrat.

Barcelona dan Inter Milan Diam-Diam Ingin Barter Pemain, Siapa Saja?

6 Grup K-Pop dengan Julukan \"Self Produced Group\"

6 Grup K-Pop dengan Julukan \"Self Produced Group\"

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • NEWS
  • Privacy Policy
  • Profil
  • Radio SAI
  • rss
  • Stream

© 2023 - SAI100FM.ID

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI

© 2023 - SAI100FM.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
29603e7c 4c63 45c6 Aa04 22f61ef65975
E2986077 4310 4a9a 87d8 513338407acc
2f17f5d6 A182 44e9 9422 78d30f9e60e9
6a69ad71 558b 4cb2 8e9b 681203a0d228
0f334cb3 F6c7 4bea 9dcb 66366ee99875
901eb571 107d 4803 Bd04 29668d6c1dde
D3b13138 528a 4d9c B200 0854aded6f01
1d72ca29 7db4 467b Bb83 635b0c8c1739
F7ddb94b 2160 48cd 87e3 Fa1e5a51f4db
44c89d8a C618 4883 9e28 09a4bcb322e1
57c91be3 D29a 4002 B113 8ac62aed1081
8de2df34 5818 413d 8f95 9ed9215fedbb
7cd79866 Dd53 4065 A4bf 53c4730adb19
3239e38d Eb3c 41c0 94d2 61ae9f6f0f36
Aeb720ae Fab9 46da B1f5 D9449a821605
4f529924 Bdc9 4da2 8962 C52bc69a31a6
6dfe2537 71b6 4bab A023 F14acd9963c2
D1160990 2cde 482d 81dd 146b77f8c949
B3613625 7376 4383 8fef 6e0b077cd226
A74f10ca 78c2 4a2c Ba80 5c8fe8ec2a25
F348ef77 B39c 47f9 9ea1 59c4c19d255c
27f5e1ca 04d5 4b19 B32e E64ef910d763
Fe6a8d87 29c6 4b6d 94cb 405a348466bf
17de3bc2 99f2 452c 8cc3 E3dd16922202
Ec62a478 3610 4dcf 858d 19072da868ce
1f4afbc4 B1a7 47d3 904d 0c60c362e2e0
1f4a09be 141c 4ac3 B86a B734590f5fe7
27747393 29b8 486e 9342 F266c4c04d32
F76fc148 B4c7 4fb9 B6fc 8c4cfcf51c34
08bab4d7 Dbf2 4a5e Aecc E1f6c3229229
0f37bf04 D4d3 42c4 B81c 74a3c6532fd8
4542904e 0dd7 4d14 9619 1cae09b8d3c2
51832ff3 Cb74 4726 B2d7 6e39d1639c96
9bf0ec31 0a3b 4676 8494 C113db0f703e
4542a580 5496 4121 840d 5c034a789e60
4996ec03 4870 4079 8140 76d1ecbfb2f2
86153609 A3fc 42cc 9126 5f39140e56fd
67a2fd09 C8ea 46db 88a6 C722a6e0723e
43b966c0 8a57 4adc B89e 88924f892677
E1bbeb83 3be6 4cc9 8262 489bcbdc89fd
7eedcf28 835c 4fae Ab3a 1cf6bfee4b63
5466f47a 692d 419f 8446 1ac93da5e966
67ac3672 C182 4f21 B36d 4b007fb001d6
2ef8a112 0da7 4a3a B2b0 7105f3428805
5f7953a7 F9ee 4499 8c0f D709259b578d
9a3abcb7 Ee92 4beb 8302 D867836e37cc
439fd0a9 C974 448c Be7d 729380a8805e
7c595069 3abe 49a9 B140 5ad17090a196
6ffdbdfe 93d5 4c96 8e64 281beb5cd7b2
3def3d2d 894a 47d2 Bb6d 5362d236f16d