Sunday, August 16, 2026
  • Login
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
No Result
View All Result
Home Musik

7 Musisi Kolaborasi Buat Lagu Bersama Selama Pandemi

Nana HasanbyNana Hasan
February 18, 2021
in Musik
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Jakarta: Tujuh musisi Tanah Air dikumpulkan di satu tempat yang jauh dari kerumunan masyarakat. Mereka membuat lagu yang difilmkan dalam Collabonation Camp, proyek yang digagas IM3 Ooredoo.

Ketujuh musisi itu adalah Iga Massardi, Asteriska, Kunto Aji, Baskara Putra, Sal Priadi, Rendy Pandugo, dan Petra Sihombing. Tiga lagu mereka ciptakan bersama dengan pertemuan penuh kehangatan selama tujuh hari, yakni lagu berjudul \”Irama\”, \”Putaran\”, dan \”Angin di Lautan\”.

\”Collabonation ini sebenarnya ide gila ya. Dan sampai saat ini gue masih amazed ini bisa kejadian,\” aku Iga Massardi dalam Intimate Screening Collabonation Camp The Series & Special Jamming Performance 7 Musician, 3 Songs, 1 Series The Story You\’ve Been Waiting For.

ADVERTISEMENT
\”Kita enggak nyangka ternyata tujuh hari itu bisa menjadi seminggu yang baik di tahun 2021 yang kita punya,\” balas Kunto Aji.

Sedangkan, Sal Priadi mengaku bahwa proyek ini merupakan kali pertama baginya dalam berkolaborasi dengan enam orang. Hal di luar dugaan, karena menyatukan gagasan dari dua orang saja tidak mudah. Pada proyek ini, gagasan dari tujuh orang harus menyatu.

\”Dari rumah tuh enggak terbayang gimana proses kreatifnya ketemu enam orang lain yang song writer juga, nulis lagu bareng. Akhirnya setelah lagu itu berhasil kita buat, rasanya tuh kayak wah ternyata kita bisa ya kolaborasi begini,\” ucap Sal Priadi.

Di sisi lain, tidak akan script selama proses filming pembuatan tiga lagu karya tujuh musisi itu. Hal ini disampaikan oleh Head of Brand Management & Strategy Indosat Ooredoo, Fahroni Arifin. Pihaknya percaya bahwa kerja sama akan menghasilkan karya terbaik dengan tidak memberitan batasan.

\”Dengan tidak memaksa atau menyuruh apa pun kepada mereka. Enggak ada brief sama sekali, terutama untuk karyanya. Proses bikin lagu pun hanya ada kamera yang menyala dan anak agensi tidak boleh mendekat supaya tidak mengganggu mereka bikin karya. Saya berusaha untuk enggak datang supaya mereka tidak merasa tidak nyaman,\” pungkasnya.

Dilansir dari: medcom.id
Tags: covid19kolaborasimusikmusisipandemi
Previous Post

Dayana Sesumbar Tak Butuh Followers Indonesia, Balasan Warganet +62 Lebih Kejam

Next Post

Jumlah Followers Instagram Dayana Berkurang Drastis, Fiki Naki Minta Maaf

Next Post

Jumlah Followers Instagram Dayana Berkurang Drastis, Fiki Naki Minta Maaf

YouTube Mau Tambah Fitur Baru, Subscriber Sedikit Tetap Dapat Uang

Kominfo Tegaskan Clubhouse Belum Terdaftar

Aplikasi ShareIt Diduga Punya Celah untuk Hacker

Unik! Duet Lego dan Nintendo Hadirkan Petualangan Super Mario

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • NEWS
  • Privacy Policy
  • Profil
  • Radio SAI
  • rss
  • Stream

© 2023 - SAI100FM.ID

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI

© 2023 - SAI100FM.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
getting prescription adderall pill capsules for extra adderall adderall prescription uae pink pill 343 adderall penalty for 10 adderall pills genius pill better than adderall adderall 5 mg blue pill adderall pill m 20 adderall 10 mg blue pill cost can you get an adderall prescription without adhd