Thursday, April 16, 2026
  • Login
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Perlukah Melakukan Vaksin jika Sudah Pernah Terinfeksi Covid-19?

adminsaibyadminsai
January 15, 2021
in Kesehatan
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Jakarta: Vaksin covid-19 memang dibutuhkan untuk membuat tubuh menjadi kebal terhadap suatu penyakit. Saat ini, kasus positif covid-19 masih terus bertambah di Indonesia.

Vaksin covid-19 diberikan kepada orang yang belum pernah terkena covid-19. Lalu, bagaimana dengan orang yang sudah pernah terkena covid-19? Apakah harus mendapatkan vaksin?

“Rekomendasi di Indonesia, saat ini menyatakan bahwa orang-orang yang pernah mengalami covid-19 tidak termasuk target untuk divaksinasi karena dianggap telah memiliki kekebalan,” ujar dr. Dirga Sakti Rambe, M.Sc, Sp.PD, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Vaksinolog, dikutip dari laman YouTube Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

ADVERTISEMENT

Dr. Dirga menambahkan, Vaksinasi diutamakan kepada mereka yang sehat dan belum pernah mengalami covid-19. Namun demikian, informasi ini dapat berubah sesuai dengan perkembangan penelitian yang ada. Sebaliknya, teman-teman yang akan divaksinasi tidak harus menjalani tes PCR atau tes serologi terlebih dahulu untuk menerima vaksinasi.

“Sampai saat ini belum diketahui berapa lama durasi proteksi vaksin covid-19. Penelitiannya masih berlangsung, tetapi diharapkan vaksin ini akan melindungi kita untuk beberapa saat ke depan,” ujar dr. Dirga.

Selain itu, memang biasanya juga akan ada efek samping ringan yang mungkin dirasakan setelah melakukan vaksinasi.

“Dari penelitian diketahui bahwa efek samping vaksin covid-19 mayoritas bersifat reaksi lokal seperti kemerahan atau nyeri di bekas suntikan, lalu mungkin agak sedikit pusing, ataupun demam. Ini semua adalah hal yang wajar dan tanda bahwa vaksinnya bekerja. Dan ini akan hilang dalam beberapa hari. Namun perlu diingat bahwa manfaat vaksinasi jauh lebih besar daripada efek sampingnya,” jelas dr. Dirga.

Di Indonesia sendiri, saat ini vaksinasi memang baru diberikan kepada kelompok usia 18 -59 tahun. Namun tidak menutup kemungkinan di masa mendatang, usia lanjut juga dapat menerima vaksin ini.

\”Sedangkan untuk anak-anak, memang sampai saat ini vaksinnya belum tersedia dan perlu penelitian lebih lanjut,” tutup dr. Dirga.

Tags: covid19kesehatanvaksinVaksin Covid-19
Previous Post

Ubisoft dan Developer The Division 2 Garap Game Star Wars

Next Post

Setelah Melakukan Vaksinasi Covid-19, Apakah 3M Sudah Tidak Diperlukan?

Next Post

Setelah Melakukan Vaksinasi Covid-19, Apakah 3M Sudah Tidak Diperlukan?

Curahan Emosi Stephanie Poetri di Single \"How We Used To\"

Curahan Emosi Stephanie Poetri di Single \"How We Used To\"

Curahan Emosi Stephanie Poetri di Single \"How We Used To\"

Curahan Emosi Stephanie Poetri di Single \"How We Used To\"

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • NEWS
  • Privacy Policy
  • Profil
  • Radio SAI
  • rss
  • Stream

© 2023 - SAI100FM.ID

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI

© 2023 - SAI100FM.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In