Friday, February 6, 2026
  • Login
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

NASA akan Bangun Kuburan di Bulan, Harga Rp176 Juta

adminsaibyadminsai
November 28, 2020
in Gaya Hidup
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

NASA tidak hanya menjelajahi ruang angkasa untuk menghimpun bahan penelitian yang bertujuan menambah ilmu pengetahuan soal antariksa. Informasi terbaru menyebut bahwa NASA tengah mempersiapkan paket pemakaman di Bulan, dan akan meluncur pada tahun 2021 mendatang.

Mengutip Space.com, NASA bekerja sama dengan perusahaan jasa pemakaman berkantor di Houston, Texas, bernama Celestis dalam penyediaan prosesi pemakaman di Bulan. Prosesi pemakaman tersebut dijadwalkan akan dilakukan pada bulan Juli mendatang, mengusung nama misi Luna 2.

NASA akan mengirimkan Luna 2 ke wilayah Bulan bernama Lacus Mortis dan bertugas membawa abu jenazah yang akan dimakamkan di satelit Bumi tersebut. Sebagai informasi hingga saat ini, NASA baru mengirim satu abu jenazah manusia dan dimakamkan di Bulan, yaitu abu ilmuwan planet Eugene Shoemaker.

Abu Shoemaker diterbangkan ke Bulan pada tahun 1999, dua tahun setelah meninggal dunia akibat kecelakaan mobil di padang pasir Australia. Informasi yang beredar juga menyebut bahwa layanan ini berpotensi untuk memakamkan abu jenazah yang telah meninggal beberapa tahun sebelumnya.

Selain itu, abu jenazah disebut lebih mudah dibawa dalam perjalanan ke ruang angkasa ketimbang jenazah umum. Abu jenazah ini akan dimakamkan dalam perangkat yang disebut sebagai Kapsul Celestis, dan akan berada di Bulan.

Dalam program promosinya, Celestis menyebut kehadiran kapsul tersebut merupakan bentuk penghormatan untuk orang-orang yang tidak pernah berhenti meraih bintang. Celestis juga berharap bahwa anggota keluarga dan rekan dari jenazah yang dimakamkan akan mengetahui bahwa orang yang mereka cintai ada di lokasi sepi pengunjung setiap kali melihat Bulan.

Paket pemakaman hasil kolaborasi NASA dan Celestis ini dibanderol dengan harga dari USD12.500 (Rp176,5 juta). Untuk penerbangan Juli 2020, NASA dilaporkan telah mengantongi daftar abu jenazah yang akan dimakamkan di Bulan.

Daftar tersebut antara lain yaitu penulis novel Space Odyssey Arthur C Clarke, ahli geologi NASA Mareta West dan skydiver Micah Couch. Misi Luna 2 juga akan membawa Peregrine Lander buatan Astrobotic yang diterbangkan dengan roket Vulcan Centaur.

Lander ini bertugas untuk menaruh abu jenazah di permukaan Bulan dan dilaporkan akan membawa enam kontainer dengan masing-masing kontainer berisi 10 hingga 13 kapsul abu jenazah.

ADVERTISEMENT

NASA tidak hanya menjelajahi ruang angkasa untuk menghimpun bahan penelitian yang bertujuan menambah ilmu pengetahuan soal antariksa. Informasi terbaru menyebut bahwa NASA tengah mempersiapkan paket pemakaman di Bulan, dan akan meluncur pada tahun 2021 mendatang.

Mengutip Space.com, NASA bekerja sama dengan perusahaan jasa pemakaman berkantor di Houston, Texas, bernama Celestis dalam penyediaan prosesi pemakaman di Bulan. Prosesi pemakaman tersebut dijadwalkan akan dilakukan pada bulan Juli mendatang, mengusung nama misi Luna 2.

NASA akan mengirimkan Luna 2 ke wilayah Bulan bernama Lacus Mortis dan bertugas membawa abu jenazah yang akan dimakamkan di satelit Bumi tersebut. Sebagai informasi hingga saat ini, NASA baru mengirim satu abu jenazah manusia dan dimakamkan di Bulan, yaitu abu ilmuwan planet Eugene Shoemaker.

Abu Shoemaker diterbangkan ke Bulan pada tahun 1999, dua tahun setelah meninggal dunia akibat kecelakaan mobil di padang pasir Australia. Informasi yang beredar juga menyebut bahwa layanan ini berpotensi untuk memakamkan abu jenazah yang telah meninggal beberapa tahun sebelumnya.

Selain itu, abu jenazah disebut lebih mudah dibawa dalam perjalanan ke ruang angkasa ketimbang jenazah umum. Abu jenazah ini akan dimakamkan dalam perangkat yang disebut sebagai Kapsul Celestis, dan akan berada di Bulan.

Dalam program promosinya, Celestis menyebut kehadiran kapsul tersebut merupakan bentuk penghormatan untuk orang-orang yang tidak pernah berhenti meraih bintang. Celestis juga berharap bahwa anggota keluarga dan rekan dari jenazah yang dimakamkan akan mengetahui bahwa orang yang mereka cintai ada di lokasi sepi pengunjung setiap kali melihat Bulan.

Paket pemakaman hasil kolaborasi NASA dan Celestis ini dibanderol dengan harga dari USD12.500 (Rp176,5 juta). Untuk penerbangan Juli 2020, NASA dilaporkan telah mengantongi daftar abu jenazah yang akan dimakamkan di Bulan.

Daftar tersebut antara lain yaitu penulis novel Space Odyssey Arthur C Clarke, ahli geologi NASA Mareta West dan skydiver Micah Couch. Misi Luna 2 juga akan membawa Peregrine Lander buatan Astrobotic yang diterbangkan dengan roket Vulcan Centaur.

Lander ini bertugas untuk menaruh abu jenazah di permukaan Bulan dan dilaporkan akan membawa enam kontainer dengan masing-masing kontainer berisi 10 hingga 13 kapsul abu jenazah.

NASA tidak hanya menjelajahi ruang angkasa untuk menghimpun bahan penelitian yang bertujuan menambah ilmu pengetahuan soal antariksa. Informasi terbaru menyebut bahwa NASA tengah mempersiapkan paket pemakaman di Bulan, dan akan meluncur pada tahun 2021 mendatang.

Mengutip Space.com, NASA bekerja sama dengan perusahaan jasa pemakaman berkantor di Houston, Texas, bernama Celestis dalam penyediaan prosesi pemakaman di Bulan. Prosesi pemakaman tersebut dijadwalkan akan dilakukan pada bulan Juli mendatang, mengusung nama misi Luna 2.

NASA akan mengirimkan Luna 2 ke wilayah Bulan bernama Lacus Mortis dan bertugas membawa abu jenazah yang akan dimakamkan di satelit Bumi tersebut. Sebagai informasi hingga saat ini, NASA baru mengirim satu abu jenazah manusia dan dimakamkan di Bulan, yaitu abu ilmuwan planet Eugene Shoemaker.

Abu Shoemaker diterbangkan ke Bulan pada tahun 1999, dua tahun setelah meninggal dunia akibat kecelakaan mobil di padang pasir Australia. Informasi yang beredar juga menyebut bahwa layanan ini berpotensi untuk memakamkan abu jenazah yang telah meninggal beberapa tahun sebelumnya.

Selain itu, abu jenazah disebut lebih mudah dibawa dalam perjalanan ke ruang angkasa ketimbang jenazah umum. Abu jenazah ini akan dimakamkan dalam perangkat yang disebut sebagai Kapsul Celestis, dan akan berada di Bulan.

Dalam program promosinya, Celestis menyebut kehadiran kapsul tersebut merupakan bentuk penghormatan untuk orang-orang yang tidak pernah berhenti meraih bintang. Celestis juga berharap bahwa anggota keluarga dan rekan dari jenazah yang dimakamkan akan mengetahui bahwa orang yang mereka cintai ada di lokasi sepi pengunjung setiap kali melihat Bulan.

Paket pemakaman hasil kolaborasi NASA dan Celestis ini dibanderol dengan harga dari USD12.500 (Rp176,5 juta). Untuk penerbangan Juli 2020, NASA dilaporkan telah mengantongi daftar abu jenazah yang akan dimakamkan di Bulan.

Daftar tersebut antara lain yaitu penulis novel Space Odyssey Arthur C Clarke, ahli geologi NASA Mareta West dan skydiver Micah Couch. Misi Luna 2 juga akan membawa Peregrine Lander buatan Astrobotic yang diterbangkan dengan roket Vulcan Centaur.

Lander ini bertugas untuk menaruh abu jenazah di permukaan Bulan dan dilaporkan akan membawa enam kontainer dengan masing-masing kontainer berisi 10 hingga 13 kapsul abu jenazah.

ADVERTISEMENT

NASA tidak hanya menjelajahi ruang angkasa untuk menghimpun bahan penelitian yang bertujuan menambah ilmu pengetahuan soal antariksa. Informasi terbaru menyebut bahwa NASA tengah mempersiapkan paket pemakaman di Bulan, dan akan meluncur pada tahun 2021 mendatang.

Mengutip Space.com, NASA bekerja sama dengan perusahaan jasa pemakaman berkantor di Houston, Texas, bernama Celestis dalam penyediaan prosesi pemakaman di Bulan. Prosesi pemakaman tersebut dijadwalkan akan dilakukan pada bulan Juli mendatang, mengusung nama misi Luna 2.

NASA akan mengirimkan Luna 2 ke wilayah Bulan bernama Lacus Mortis dan bertugas membawa abu jenazah yang akan dimakamkan di satelit Bumi tersebut. Sebagai informasi hingga saat ini, NASA baru mengirim satu abu jenazah manusia dan dimakamkan di Bulan, yaitu abu ilmuwan planet Eugene Shoemaker.

Abu Shoemaker diterbangkan ke Bulan pada tahun 1999, dua tahun setelah meninggal dunia akibat kecelakaan mobil di padang pasir Australia. Informasi yang beredar juga menyebut bahwa layanan ini berpotensi untuk memakamkan abu jenazah yang telah meninggal beberapa tahun sebelumnya.

Selain itu, abu jenazah disebut lebih mudah dibawa dalam perjalanan ke ruang angkasa ketimbang jenazah umum. Abu jenazah ini akan dimakamkan dalam perangkat yang disebut sebagai Kapsul Celestis, dan akan berada di Bulan.

Dalam program promosinya, Celestis menyebut kehadiran kapsul tersebut merupakan bentuk penghormatan untuk orang-orang yang tidak pernah berhenti meraih bintang. Celestis juga berharap bahwa anggota keluarga dan rekan dari jenazah yang dimakamkan akan mengetahui bahwa orang yang mereka cintai ada di lokasi sepi pengunjung setiap kali melihat Bulan.

Paket pemakaman hasil kolaborasi NASA dan Celestis ini dibanderol dengan harga dari USD12.500 (Rp176,5 juta). Untuk penerbangan Juli 2020, NASA dilaporkan telah mengantongi daftar abu jenazah yang akan dimakamkan di Bulan.

Daftar tersebut antara lain yaitu penulis novel Space Odyssey Arthur C Clarke, ahli geologi NASA Mareta West dan skydiver Micah Couch. Misi Luna 2 juga akan membawa Peregrine Lander buatan Astrobotic yang diterbangkan dengan roket Vulcan Centaur.

Lander ini bertugas untuk menaruh abu jenazah di permukaan Bulan dan dilaporkan akan membawa enam kontainer dengan masing-masing kontainer berisi 10 hingga 13 kapsul abu jenazah.

Tags: bulankuburanNASAradioradiosai
Previous Post

Bebas Jalani Hukuman, Dwi Sasono Terharu

Next Post

Google Hapus Layanan Video Call di Hangouts

Next Post

Google Hapus Layanan Video Call di Hangouts

Di Tengah Tantangan Masa Pandemi, Para Penyelenggara Acara Bentuk Forum Backstagers Indonesia

Rinni Wulandari Menangis saat Buat Lagu Takut Nanti Rindu

10 Penyanyi Terbaik di APAN Music Awards 2020

BTS dan Blackpink Masuk Nominasi Person of The Year Majalah TIME 2020

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • NEWS
  • Privacy Policy
  • Profil
  • Radio SAI
  • rss
  • Stream

© 2023 - SAI100FM.ID

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI

© 2023 - SAI100FM.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Cartier Ballon Bleu 36mm White Textured Dial Pink 872b
Rolex Submariner Dial Blue Cop A914d0d5
Patek Philippe Nautilus 5719 W 5d295303
Panerai N PAM514 Bamford Engraved Case Black Aafb8cbcf3
Audemars Piguet Best Watch Cu Ad7e8fb6
Hublot 11 Watch Classic Fusio 5351fba8
Idx Hublot Watch Orlinski Titanium V 3 6652 Html 70d533
Audemars Piguet Jf Royal Oak O 81ed0a2d
Idx Buy Cartier Iced Out Santos V 1 5075 Html Edad12
Idx Patek Philippe Watch Complica V 1 2334 Html 2ee08b
Idx Patek Philippe Watch 5205 R 18 K V 2 2917 Html 80e018
Rolex Presidential 996861f6
Panerai Xf Luminor Pam360 Thic Dc3b72bc
Audemars Piguet 26100or Chrono 3ea7e8af
IWC ZF Pilot Chrono SS IW387808 Black Dial Le Eaee3f10bd
Hublot Classic Fusion Titanium 8b1f47cf
Rolex Watch Datejust Mother Of 00a311e8
Rolex Perpetual 116200 2f626df3
Audemar Piguet Royal Oak 05f6da50
Omega Seamaster Planet Ocean Fd1789dd
Rolex Cosmograph Daytona 12650 50be1492
Franck Muller Watch V45 Black Dial Diamond Go 699e024d4e
Idx Tag Heuer Carrera Year Of The V 3 1562 Html 268997
Omega Watch Seamaster Blue Dial Full Set VS F 4df70c6a36
Richard Mille RM057 Dragon Phoenix PVD SS Case Sil OCM1VXMD
Audemars Piguet Jules Audemars Skeleton Tourb Df9917d9fc
Idx Buy Carter Rotonde De Roma V 2 9593 Html 03bd36
Idx Panerai Pam 399 V 2 5887 Html 601efe
Audemars Piguet Jf Royal Oak 3 Af82d39c
Audemars Piguet JF Royal Oak Offshore Diver 1 Cde08af45c
Idx Audemars Piguet 26574 Jf Facto V 1 7049 Html D57734
Patek Philippe Watch Nautilus 601a1750
Omega Planet Ocean Professional Ceramic Bezel 6a9008e13f
Idx Rolex Daydate Meteorite Dial C V 2 6965 Html F742f1
Idx Patek Philippe 5711 V 2 4936 Html 2131b7
Patek Philippe Nautilus 5711 R Bf467f8b
Iwc Portugieser Automatic Blue 5e755ca9
Rolex Gmt Master Ii Haribo Gol 413feac4
Idx Chrono 24 V 2 8138 Html E44b6a
Rolex 11 Watch Sky Dweller 326934 Noob Facto 9f70361a5e
Idx Patek Philippe Aquanaut 5167 R V 2 7238 Html 6b4329
Idx The 16710 Black Dial V 2 3964 Html Faaa67
Panerai ZF Luminor 1950 PAM1359 Black Dial Le 5a8478d6ef
Hublot Classic Fusion Tourbill 3b931300
Idx Audemars Piguet Royal Oak Seri V 2 0533 Html 3bda31
Airking M1269000001 018c
Omega Omf Seamaster 300m Chron 67b982c8
Hublot Fake Watches Big Bang O Ca87b6d1
Rolex Sea Dweller DEEPSEA 116660 Black Cerami C68d974ac6
Richard Mille Rm011 Brown Cera A4b5e19d