Saturday, May 16, 2026
  • Login
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
No Result
View All Result
Home Teknologi

Bakal Ada Pom Bensin di Luar Angkasa

adminsaibyadminsai
November 23, 2020
in Teknologi
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Jakarta: Orbit Fab, startup asal Amerika Serikat (AS) dilaporkan bersiap untuk membangun depot pengisian bahan bakar di luar angkasa, dan akan terealisasi setelah menandatangani kesepakatan dengan Spaceflight Inc.

Mengutip Space News, kedua perusahaan ini menandatangani kesepakatan untuk mengirimkan satelit mikro pertama ke orbit pada tahun 2021 mendatang. Berdasarkan kesepakatan ini, depot pengisian bahan bakar operasional pertama Orbit Fab ini bertajuk Tanker-001 Tenzing. yang akan diluncurkan dengan bantuan SpaceX Falcon 9.

Tanker-001 Tenzing yang akan diluncurkan pada awal bulan Juli 2021 dan dijadwalkan meluncur dengan kendaraan transfer orbital Sherpa-FX milik Spaceflight. Sementara itu, CEO Orbit Fab Daniel Faber menyebut bahwa Tanker-001 Tenzing bertugas menyimpan bahan bakar roket ramah lingkungan yaitu propelan hijau.

ADVERTISEMENT

Dan Tanker-001 Tenzing akan berdiam diri di orbit sinkron Matahari untuk mengisi bahan bakar pesawat luar angkasa. Selain itu, Orbit Fab juga menyebut bahwa pihaknya tengah melakukan inventarisasi ke orbit sebagai demonstrasi dan sinyal komitmen mereka untuk membawa bahan bakar berbeda ke orbit berbeda.

Sebagai informasi, Orbit Fab merupakan startup yang berdiri sejak tahun 2018 lalu dan terfokus dalam penyediaan bahan bakar roket yang dapat disimpan serta teknologi yang diperlukan. Orbit Fab juga telah bekerja sama dengan berbagai perusahaan dan lembaga pemerintah.

Kerja sama ini bertujuan untuk mengembangkan teknologi, salah satunya bertajuk Rapidly Attachable Fluid Transfer Interface (RAFTI) atau lebih dikenal masyarakat sebagai Satellite Gas Cap. Dan pada awal tahun 2020 ini, Orbit Fab memenangkan kontrak sebesar USD3 juta (Rp42,4 miliar) dari angkatan udara AS untuk penerbangan RAFTI.

Tags: amerika serikatstart upteknologi
Previous Post

Millen Cyrus Ngaku Baru 4 Kali Pakai Narkoba di Jakarta dan Bali

Next Post

Pakai Narkoba, Millen Cyrus Menangis Minta Maaf kepada Keluarga

Next Post

Pakai Narkoba, Millen Cyrus Menangis Minta Maaf kepada Keluarga

BTS Raih Dua Trofi di American Music Awards 2020

Sesuai KTP, Polisi Tahan Millen Cyrus di Sel Laki-Laki

Makin Tenar Berkat Drama Start-up, Kim Seon Ho Diledek Moon Se Yoon

Konser Tanda Mata akan Digelar untuk Menghormati Kiprah Glenn Fredly

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • NEWS
  • Privacy Policy
  • Profil
  • Radio SAI
  • rss
  • Stream

© 2023 - SAI100FM.ID

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI

© 2023 - SAI100FM.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In