Saturday, August 8, 2026
  • Login
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
No Result
View All Result
Home Hiburan

Melawan Anggapan Tabu Pada Gerak Tari

adminsaibyadminsai
November 18, 2020
in Hiburan
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Jakarta: Gerakan lentur dari penari kerap kali dianggap tabu oleh masyarakat, terlebih untuk para penari pria. Salah satunya, Rianto selaku Penari Lengger dan Koreografer Independen.

Rianto telah menari di berbagai daerah di banyak negara. Bahkan pria yang mencintai seni tari sejak kecil ini, tinggal di Jepang dan mempopulerkan tarian tradisional asal Banyumas itu.

Sejumlah orang menilai tabu jika pria menari dengan lentur dan berdandan seperti perempuan. Sedangkan, sebagian orang lainnya menilai hal itu merupakan seni yang seharusnya dipertahankan dari masa ke masa.

ADVERTISEMENT

Penari sekaligus Professor Universitas Minnesota, Rachmi Diyah Larasati, Ph.D, menyampaikan pandangannya. Namun, ia menekankan bahwa dirinya tak ingin menghakimi apa yang benar dan salah.

“Untuk memahami dan menghormati hak eksplorasi secara ketubuhan merupakan ruang yang patut dihargai dan dihormati. Namun ada juga semacam pemahaman yang bersifat kontekstasi,” ujar Prof. Rachmi dalam diskusi TABU! TABU! TABU! di kanal YouTube Dewan Kesenian Jakarta.

Ia memerhatikan konteks ketubuhan tentang bagaimana Rianto berkarya secara individu dan sosial. Menurutnya, Rianto memiliki sebuah ruang yang luar biasa untuk memahami bagaimana tubuhnya merespons, bereaksi, dan berbicara dalam mempertanyakan hak untuk bergerak juga berekspresi, serta membaca seksualitas.

“Kemudian, hak berpikir dalam artian pengalaman pribadi baik yang bersifat keindahan, tantangan sosial, dan semacam ruang-ruang yang dilahirkan dari relasionalitas dari rasa,” paparnya.

“Bagaimana tari tidak hanya sekedar tubuh yang tampil menari tapi ada sebuah penubuhan tema gerak. Ada eksplorasi rasa dan ritme yang dipengaruhi oleh konteks secara individu,” tambahnya.

Misalnya, kata Prof. Rachmi, mengenai eksplorasi bergerak, mendengarkan suara. Juga berkaitan dengan ingatan-ingatan di masa lalu tentang hubungan Rianto dengan sosok ayah.

Geliat tubuh yang dipancarkan dari karya seorang penari, harus dihargai. Ada hak yang mestinya diutamakan. Namun di sisi lain, hak tersebut juga dikaitkan dengan konteks sosial di tengah masyarakat Indonesia.

Pada gerakan tari Rianto, memancarkan negosiasi antara penumbuhan rasa dari diri Rianto dengan tuntutan sosial. Misalnya, ketika Prof. Rachmi melihat Rianto tampil di festival kebudayaan di Indonesia.

“Itu dipengaruhi oleh konteks kelokalitasan Rianto. Ada semacam bahasa yang menurut saya merupakan sebuah negosiasi, penubuhan konteks eksplorasi rasa, baik yang bersifat individu dan juga tuntutan sosial,” terangnya.

“Bukan berarti salah atau benar. Tetapi hanya mendudukan bagaimana sebuah tradisi dibahasakan di dalam pangggung global dan dimediasi oleh tubuh,” ucapnya.

“Walaupun sebagai penari, tubuh itu didudukkan sebagai ruang yang netral dan eksplorasinya berasal di dalam pengolahan rasa dan inspirasi-inspirasi,” pungkas Prof. Rachmi.

Tags: penarisenimantari
Previous Post

Vanessa Angel Menyerahkan Diri untuk Jalani Hukuman Kasus Narkoba

Next Post

Film Box Office Korea, Voice of Silence Tayang di Indonesia

Next Post

Film Box Office Korea, Voice of Silence Tayang di Indonesia

Juicy Luicy Merayakan Kesedihan di Album Sentimental

Mamah Dedeh Positif Covid-19

Visinema Sudah Siapkan Film Baru Setelah Pandemi Covid-19 Selesai

Mertua Tangisi Hukuman Penjara untuk Vanessa Angel

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • NEWS
  • Privacy Policy
  • Profil
  • Radio SAI
  • rss
  • Stream

© 2023 - SAI100FM.ID

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI

© 2023 - SAI100FM.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
mini maillon necklace small model 46466 comete perlee ear cuff4289 chanel monogram tassel chain brooch van cleef arpels rose de noel christmas earrings van cleef arpels diamond and rose red vintage alhambra bracelet 5 motifs cartier love bangle bracelet hermes pig nose teardrop diamond pendant necklace van cleef arpels vintage alhambra earrings chanel black lucky clover brooch dior rhinestone tassel earrings chanel light gold diamond cc brooch 5130eedb collier de chien ring small model 36405 clic clac h bracelet5497 dior cd chunky flat cuban chain couple bracelet dior sweet cd pearl stud earrings olympe ear clip small model 82268 van cleef arpels perlee signature ring chanel oval black earrings mini clic kelly faubourg city bracelet 35094 tiffany rope six row ear clips earrings 23ac5609 perfume replica
afternoon delight replica
replica springtime in a park
jazz club replica
knockoff designer shoes
replica rolex watch
margiela replica sneakers
replica panerai watches
mason margiela replica
birkin bag replica
replica watch
replica fragrance
fragrance dupes
patek philippe super clone
replica louis vuitton bags