Saturday, April 4, 2026
  • Login
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
No Result
View All Result
Home Hiburan

Penjualan Soundtrack Drama Korea Melonjak, Capai Rp5,7 Miliar

Nana HasanbyNana Hasan
February 21, 2022
in Hiburan, Musik
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Penjualan album original soundtrack drama dan film Korea melonjak pada 2021 dengan menghasilkan pendapatan 480,6 juta won (Rp5,7 miliar) seiring dengan pesatnya minat terhadap K-pop di dunia, menurut data yang dirilis Ktown4u, platform daring yang menjual album K-pop dan barang-barang terkait.

Jika dibandingkan dengan situasi normal atau sebelum pandemi, album soundtrack hanya mengumpulkan pendapatan 39,5 juta won (Rp473 juta) pada 2019.

Apabila dirinci, Ktown4u mampu menjual sebanyak 28.939 eksemplar album soundtrack pada tahun lalu. Angka tersebut menandakan peningkatan yang besar dari 8.784 eksemplar pada 2020 dan 2.624 pada 2019.

ADVERTISEMENT

Majalah yang menampilkan artis K-pop juga mengalami lonjakan penjualan menjadi 4,06 miliar won (Rp48,7 miliar) pada 2021. Angkanya melonjak pesat dibandingkan 459,6 juta won (Rp5,5 miliar) pada 2019.

\”Selain tren budaya global dalam menonton drama dan film Korea, partisipasi artis K-pop terkenal dalam soundtrack telah meningkatkan penjualan album soundtrack,\” kata Ktown4u, dikutip dari The Korea Herald pada Senin.

Menurut perusahaan yang juga menjalankan bisnis iklan billboard itu, permintaan dari luar Korea untuk memasang iklan billboard di negara tersebut juga semakin banyak.

Pendapatan Ktown4u dari iklan billboard di luar ruangan meningkat tajam menjadi 150,7 juta won (Rp1,8 miliar) pada tahun lalu, dari 3 juta won (Rp36 juta)pada tahun sebelumnya.

Meski album soundtrack dan iklan billboard meningkat, di sisi lain penjualan merchandise K-pop mengalami kelesuan. Banyaknya pertunjukan langsung yang dibatalkan atau ditunda di tengah pandemi COVID-19 menjadi penyebab kelesuan tersebut.

Sebagai contoh, penjualan light stick konser tahun lalu turun menjadi 15.971 buah. Padahal, pada 2019 light stick mampu terjual 73.135 buah, sementara pada 2020 terjual sebanyak 88.459 buah.

Kelesuan penjualan merchandise K-pop menyeret penurunan pendapatan menjadi 504,2 juta won (Rp6 miliar) dari 2,63 miliar won (Rp31,5 miliar) pada 2020 dan 2,34 miliar won (Rp28 miliar) pada 2019.

 

Dilansir dari: medcom.id

Tags: drama koreaindustri musikk-poptrivia musik
Previous Post

Cerita Mayangsari Menolak Lagu \”Menghitung Hari\”, Akhirnya Sukses Dinyanyikan Krisdayanti

Next Post

Konser di Las Vegas Ditunda, Justin Bieber Positif Covid-19

Next Post

Konser di Las Vegas Ditunda, Justin Bieber Positif Covid-19

Rilis Trailer Pertama, Film Elvis Siap Terbang

‘Stay Alive’ Jungkook dan Suga BTS Jadi Soundtrack K-POP Pertama di Chart Inggris

Preview Film Euphoria Season 2 Episode 7

Manfaat Masker Tanah Liat bagi Kecantikan Kulit Tubuh

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • NEWS
  • Privacy Policy
  • Profil
  • Radio SAI
  • rss
  • Stream

© 2023 - SAI100FM.ID

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI

© 2023 - SAI100FM.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In