Wednesday, April 1, 2026
  • Login
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
No Result
View All Result
Home Hiburan

Catat! Gerhana Bulan Total Dapat Diamati di Indonesia pada 8 November

Nana HasanbyNana Hasan
November 3, 2022
in Hiburan
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan fenomena gerhana bulan total dapat diamati pada 8 November 2022. Fenomena itu bisa dilihat di Indonesia.

\”Durasi totalitas gerhana bulan total pada 8 November 2022 ini akan berlangsung selama satu jam 25 menit 44 detik,\” demikian informasi yang dikutip dari situs BMKG pada Rabu, 2 November 2022.

Gerhana bulan adalah peristiwa terhalanginya cahaya matahari oleh bumi sehingga tidak semuanya sampai ke bulan. Gerhana bulan total terjadi saat posisi bulan-matahari-bumi sejajar.

ADVERTISEMENT

Hal ini membuat Bulan masuk ke umbra (bayangan inti) bumi. Akibatnya, saat puncak gerhana terjadi, bulan akan terlihat berwarna merah.

Adapun gerhana matahari adalah peristiwa terhalangnya cahaya matahari oleh bulan sehingga tidak semua cahayanya sampai ke bumi dan selalu terjadi pada saat fase bulan baru.

BMKG menyampaikan pada 2022 terjadi empat kali gerhana. Yaitu dua kali gerhana matahari dan dua kali gerhana bulan.

Pertama, gerhana matahari sebagian terjadi pada 30 April 2022. Fenomena itu tidak dapat diamati dari Indonesia.

Kedua, gerhana bulan total terjadi pada 16 Mei 2022 yang tidak dapat diamati dari Indonesia. Ketiga, gerhana matahari sebagian pada 25 Oktober 2022 yang tidak dapat diamati dari Indonesia.

\”Keempat, gerhana bulan total pada 8 November 2022 yang dapat diamati dari Indonesia,\” sebut BMKG.

Sebelumnya, Peneliti Pusat Riset Antariksa Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa BRIN Andi Pangerang menyampaikan seluruh wilayah Indonesia dapat mengamati puncak gerhana bulan total itu. Kecuali Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat dan Bengkulu.

\”Dampak dari gerhana bulan total bagi kehidupan manusia adalah pasang naik air laut yang lebih tinggi dibandingkan dengan hari-hari biasanya ketika tidak terjadi gerhana, purnama maupun bulan baru,\” kata dia.

Dilansir dari: medcom.id

Tags: Badan Meteorologi Klimatologi dan GeofisikaBMKGbulangerhana bulanGerhana Bulan Total
Previous Post

Kabar Sedih buat Baladewa, Konser Dewa 19 di JIS Ditunda Jadi Tahun Depan!

Next Post

Ailee Konfirmasi Tunda Tur ‘One More Step’

Next Post

Ailee Konfirmasi Tunda Tur ‘One More Step’

Tayang 16 Desember 2022, Ini Sinopsis Film Avatar 2

Bukan Hanya Blackpink, Menpora Larang Raisa Konser di Stadion GBK

Pakai Topi Michael Jackson di Pesta Halloween, Penampilan Putri Kanye West Dikritik

Miss Argentina dan Puerto Rico 2020 Umumkan Pernikahan Sesama Jenis

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • NEWS
  • Privacy Policy
  • Profil
  • Radio SAI
  • rss
  • Stream

© 2023 - SAI100FM.ID

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI

© 2023 - SAI100FM.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In