Sauna atau ruangan dengan konsep bersuhu panas merupakan perawatan relaksasi yang dapat merangsang produksi keringat sekaligus membuang sisa racun dalam tubuh.
Selain untuk relaksasi, kebanyakan orang percaya bahwa ada manfaat sauna untuk diet yang bisa membantu proses penurunan berat badan.
Fasilitas sauna umumnya dapat Anda temui di salon kecantikan, tempat spa, atau pusat kebugaran. Untuk jenisnya terbagi menjadi beberapa kategori, seperti berikut.
Sauna kering
Sauna kering adalah metode khas Finlandia dengan menggunakan ruangan yang dipanaskan hingga suhu antara 65 hingga 90 derajat Celcius.
Sauna uap
Sauna uap mengusung gaya Turki yang mengandalkan suhu rendah dan kelembapan tinggi. Biasanya, masyarakat Turki menghabiskan waktu sekitar 15 hingga 30 menit khusus sauna.
Sauna listrik
Jenis sauna berikut memanfaatkan alat pemanas listrik khusus yang dipasang di lantai atau dinding untuk memanaskan ruangan memakai suhu tinggi dan kelembapan rendah.
Sauna inframerah
Sauna inframerah menggunakan teknik cahaya untuk menghangatkan tubuh tanpa menghangatkan ruangan. Manfaatnya hampir mirip dengan sauna konvensional.
Manfaat Sauna
Ada banyak manfaat sauna, salah satunya untuk membantu program penurunan berat badan.
Manfaat sauna untuk diet didapat dari kemampuannya untuk mengeluarkan keringat dan cairan tubuh.
1. Setara dengan olahraga ringan
Dilansir Healthline, pengaruh sauna untuk diet tak cukup besar sehingga tidak dapat diandalkan sepenuhnya.
Suhu yang lebih tinggi ketika sauna menyebabkan detak jantung Anda meningkat. Reaksi tersebut mirip seperti sedang berolahraga intensitas ringan atau sedang.
Sementara penurunan berat badan saat sauna terjadi karena faktor keringat atau cairan tubuh yang keluar secara berlebih.
Perlu diingat bahwa kondisi itu hanya berlangsung sementara. Sebab yang dibuang adalah berat air dan bukan berat lemak.
2. Menjaga kesehatan jantung
Menghabiskan waktu bersauna diklaim memiliki efek positif, terutama dalam menjaga kesehatan fungsi jantung.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa paparan suhu tinggi membantu pembuluh darah melebar, meningkatkan sirkulasi, dan menurunkan tekanan darah.
Sauna yang dilakukan secara terjadwal dikaitkan pada penurunan risiko akibat serangan jantung mendadak, jantung koroner, atau penyakit kardiovaskular lain.
Walau bisa menjaga fungsi jantung, sauna secara berlebihan tetap tidak disarankan karena berisiko terhadap dehidrasi serta gangguan kesehatan lainnya.
3. Menurunkan tekanan darah dan kolesterol
Merujuk penelitian di jurnal Human Hypertension, sauna uap selama 30 menit dapat menurunkan tekanan darah sistolik (angka atas) dan diastolik (angka bawah).
Hasil penelitiannya menjelaskan bahwa orang yang telah selesai sauna memiliki tekanan darah sistolik tetap rendah.
Kondisi tersebut dipengaruhi oleh suhu panas ketika sauna, sehingga melebarkan pembuluh darah sekaligus memperlancar sirkulasi darah.
Tapi, jika Anda termasuk penderita tekanan darah tinggi atau didiagnosis penyakit jantung, sebaiknya tidak melakukan sauna dan harus konsultasi terlebih dulu ke dokter.
Meski manfaat sauna untuk diet memang ada, perlu dicatat bahwa dampaknya hanya sedikit. Sebab, sauna merupakan perawatan relaksasi dan bukan alat efektif untuk menurunkan berat badan yang sebenarnya.
Pola makan yang seimbang, olahraga rutin, dan istirahat cukup tetap dibutuhkan untuk membantu proses penurunan berat badan.
Dilansir dari: cnnindonesia.com