SAI100FM.ID – Konser BTS di London 2026 menjadi salah satu momen paling bersejarah bagi penggemar K-Pop di Inggris. Setelah tujuh tahun tidak tampil di negara tersebut, ketujuh anggota BTS akhirnya kembali menyapa ARMY melalui pertunjukan spektakuler di Stadion Tottenham Hotspur, London. Konser ini bukan hanya menjadi ajang promosi album terbaru mereka, tetapi juga menjadi simbol reuni setelah melewati masa pandemi dan wajib militer yang sempat menghentikan aktivitas grup.
Puluhan ribu penggemar memenuhi stadion untuk menyaksikan penampilan RM, Jin, Suga, J-Hope, Jimin, V, dan Jungkook. Suasana penuh haru sekaligus meriah terasa sejak awal pertunjukan hingga lagu penutup, menandai kembalinya salah satu grup musik terbesar di dunia ke panggung Inggris.
Konser BTS di London 2026 Disambut Antusias Ribuan ARMY
Konser yang digelar di Stadion Tottenham Hotspur ini berhasil menarik sekitar 65.000 penonton, menjadikannya salah satu konser dengan jumlah penonton terbesar yang pernah berlangsung di venue tersebut.
Bagi para penggemar, konser ini memiliki makna yang sangat spesial. BTS terakhir kali tampil di Inggris pada tahun 2019 melalui konser di Stadion Wembley. Rencana untuk kembali pada 2020 terpaksa dibatalkan akibat pandemi COVID-19 yang melanda dunia. Setelah itu, seluruh anggota BTS menjalani masa wajib militer sehingga aktivitas grup dihentikan sementara.
Kini, setelah melewati berbagai tantangan tersebut, BTS akhirnya kembali berdiri di atas panggung bersama. Momen itu disambut sorak sorai para ARMY yang telah menunggu selama bertahun-tahun.
Dalam kesempatan tersebut, RM menyampaikan rasa bahagianya bisa kembali bertemu dengan para penggemar di Inggris. Ia mengingat perjalanan panjang grupnya yang harus melewati pandemi dan masa jeda sebelum akhirnya dapat kembali menggelar konser.
Candaan RM Soal Keberuntungan untuk Timnas Inggris
Salah satu momen yang paling menarik perhatian selama konser adalah candaan RM mengenai kemenangan tim nasional Inggris.
Di hadapan puluhan ribu penonton, RM mengucapkan selamat atas kemenangan dramatis Inggris atas Meksiko pada ajang Piala Dunia 2026. Dengan gaya bercanda, ia mengatakan bahwa BTS selalu membawa keberuntungan ke setiap negara yang mereka kunjungi.
Ucapan tersebut langsung disambut tawa dan tepuk tangan meriah dari para penggemar. Candaan ringan itu semakin mencairkan suasana dan menunjukkan kedekatan BTS dengan penonton yang hadir.
Walaupun hanya sebuah gurauan, momen tersebut menjadi salah satu bagian konser yang banyak dibicarakan di media sosial.
Album Arirang Tampilkan Identitas Budaya Korea
Konser di London juga menjadi panggung untuk memperkenalkan album terbaru BTS yang berjudul Arirang. Album tersebut dikabarkan berhasil menduduki posisi pertama di tangga lagu di 26 negara.
Tema budaya Korea begitu terasa sepanjang pertunjukan. Sebelum konser dimulai, penonton disambut suara lonceng suci Raja Seongdeok yang telah berusia lebih dari 1.200 tahun.
Panggung utama dirancang menggunakan konsep 360 derajat yang terinspirasi dari Paviliun Gyeonghoeru di Istana Gyeongbokgung, Seoul. Berbagai elemen visual bernuansa Korea Selatan juga menghiasi lantai panggung sehingga menghadirkan pengalaman yang berbeda bagi penonton internasional.
Konsep tersebut menjadi bukti bahwa BTS terus memperkenalkan budaya Korea kepada dunia melalui karya musik dan pertunjukan mereka.
J-Hope Bangga Tampil di Stadion Son Heung-min
Momen menarik lainnya datang dari J-Hope yang mengungkapkan rasa bangganya dapat tampil di Stadion Tottenham Hotspur.
Menurutnya, stadion tersebut memiliki makna tersendiri karena merupakan markas klub tempat kapten tim nasional Korea Selatan, Son Heung-min, mengukir banyak prestasi.
Pernyataan tersebut mendapat sambutan hangat dari para penggemar, terutama karena Son Heung-min merupakan salah satu ikon olahraga Korea Selatan yang juga dikenal luas di dunia.
Penampilan Lebih Santai, Interaksi dengan Penggemar Semakin Dekat
Tur dunia BTS tahun ini memperlihatkan perubahan konsep penampilan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Jika sebelumnya BTS dikenal dengan koreografi yang sangat presisi, kali ini mereka memberikan ruang lebih besar untuk berinteraksi langsung dengan penonton.
Beberapa momen spontan menjadi sorotan, seperti Jungkook yang menggendong Jin saat membawakan lagu Butter. Selain itu, seluruh anggota juga berjalan mengelilingi stadion ketika menyanyikan Idol, sehingga dapat menyapa lebih banyak penggemar dari berbagai sisi arena.
Meski tampil lebih santai, kualitas pertunjukan tetap terjaga. BTS masih memperlihatkan kemampuan menari yang enerjik dalam lagu 2.0 serta menampilkan gerakan freestyle yang terinspirasi dari Michael Jackson saat membawakan Dynamite.
Perpaduan antara koreografi, interaksi, dan kualitas vokal membuat konser terasa lebih hangat sekaligus menghibur.
Ditutup dengan Lagu Penuh Harapan
Konser ditutup melalui lagu Into The Sun, sebuah penampilan yang sarat makna mengenai perjalanan BTS bersama para penggemarnya.
Lagu tersebut menjadi simbol optimisme bahwa BTS akan terus melangkah maju bersama ARMY setelah melewati berbagai tantangan dalam beberapa tahun terakhir.
Bagi banyak penggemar, kembalinya BTS ke Inggris merupakan momen yang hampir tidak pernah mereka bayangkan akan terjadi. Salah satunya adalah Dina, penggemar berusia 20 tahun yang mengaku sangat terharu karena akhirnya dapat menyaksikan grup idolanya secara langsung setelah masa hiatus panjang.
Keberhasilan konser ini juga menandai dimulainya tur dunia BTS yang mencakup 88 jadwal pertunjukan di 23 negara. Dengan antusiasme penggemar yang tetap tinggi dan album terbaru yang mendapat sambutan positif di berbagai negara, BTS kembali membuktikan bahwa mereka masih menjadi salah satu grup musik paling berpengaruh di dunia.



