SAI100FM.ID – Ketangguhan Yayan Ruhian di The Furious Buktikan Usia Bukan Penghalang untuk Tampil Maksimal
Ketangguhan Yayan Ruhian di The Furious menjadi salah satu sorotan utama menjelang perilisan film laga internasional tersebut. Aktor laga asal Indonesia yang dikenal lewat berbagai film aksi kelas dunia kembali menunjukkan kemampuan fisik luar biasa meski usianya hampir menginjak 60 tahun.
Kemampuan Yayan dalam menjalani adegan laga yang intens bahkan mendapat pujian langsung dari sutradara sekaligus koreografer aksi ternama asal Jepang, Kenji Tanigaki. Kekaguman tersebut muncul selama proses produksi film The Furious, ketika sebagian besar pemain dan kru mulai merasakan kelelahan akibat jadwal syuting yang padat dan penuh adegan fisik.
Penampilan Yayan dalam film ini kembali membuktikan bahwa disiplin, latihan yang konsisten, dan gaya hidup sehat dapat membuat seseorang tetap berada dalam performa terbaiknya, bahkan di usia yang tidak lagi muda.
Ketangguhan Yayan Ruhian di The Furious Membuat Kru Kagum
Dalam dunia film laga, ketahanan fisik merupakan faktor yang sangat penting. Aktor tidak hanya dituntut mampu berakting, tetapi juga harus menjalani berbagai adegan aksi yang membutuhkan stamina, kekuatan, serta koordinasi tubuh yang prima.
Menurut cerita yang dibagikan oleh Joe Taslim, lawan main sekaligus sahabat Yayan Ruhian, kondisi fisik Yayan menjadi perhatian khusus selama proses syuting film The Furious.
Joe mengungkapkan bahwa saat pengambilan adegan klimaks atau pertarungan terakhir, banyak pemain dan kru mulai merasakan dampak kelelahan fisik. Beberapa mengalami nyeri otot, pembengkakan, hingga cedera ringan yang membutuhkan perawatan dan pijatan.
Namun situasi berbeda justru terlihat pada Yayan Ruhian. Di tengah kondisi yang melelahkan tersebut, ia tetap terlihat santai dan tidak menunjukkan tanda-tanda kelelahan yang berarti.
Hal inilah yang membuat Kenji Tanigaki terkejut sekaligus kagum. Sang sutradara bahkan menyebut para aktor Indonesia memiliki daya tahan fisik yang luar biasa, terutama Yayan yang mampu menjaga performanya sepanjang proses syuting.
Kekaguman tersebut menjadi bukti bahwa kemampuan Yayan Ruhian masih berada pada level tinggi meski telah berkarier selama puluhan tahun di industri film laga.
Keraguan yang Berubah Menjadi Motivasi
Di balik penampilan impresifnya, Yayan mengaku sempat merasa ragu ketika pertama kali menerima tawaran bermain dalam The Furious.
Alasan utamanya adalah karena ia kembali dipertemukan dengan Joe Taslim dalam satu proyek film laga besar. Keduanya pernah menciptakan sejarah dalam perfilman Indonesia melalui film legendaris The Raid sekitar 15 tahun lalu.
Yayan mengaku sempat mempertanyakan kemampuan dirinya sendiri untuk kembali menjalani adegan laga yang berat bersama aktor yang lebih muda.
Namun keraguan tersebut tidak membuatnya menyerah. Sebaliknya, perasaan itu justru dijadikan sebagai motivasi untuk mempersiapkan diri lebih baik dibanding sebelumnya.
Ia menyadari bahwa bekerja bersama kru dan pemain yang mayoritas berusia lebih muda menuntut dirinya untuk tetap menjaga kebugaran dan kualitas performa.
Alih-alih mengurangi intensitas latihan karena faktor usia, Yayan justru meningkatkan porsi latihannya agar tetap mampu bersaing dan memberikan penampilan terbaik di depan kamera.
Rahasia Kebugaran Yayan Ruhian di Usia Hampir 60 Tahun
Salah satu faktor yang membuat Yayan tetap bugar adalah kedisiplinannya dalam menjaga kondisi tubuh.
Aktor yang dikenal sebagai praktisi pencak silat ini memiliki pola latihan yang sangat konsisten. Bahkan, intensitas latihannya bisa dibilang jauh di atas rata-rata.
Yayan mengungkapkan bahwa jika rekan-rekan kerjanya berlatih beberapa kali dalam seminggu, dirinya berusaha meningkatkan frekuensi latihan hingga beberapa kali dalam sehari. Begitu pula dengan olahraga lari yang dilakukan hampir setiap hari untuk menjaga daya tahan tubuh.
Rutinitas tersebut menjadi fondasi utama yang membuatnya mampu menjalani adegan laga berjam-jam tanpa mengalami penurunan performa yang signifikan.
Selain latihan fisik, pola hidup sehat dan pengalaman panjang dalam dunia seni bela diri juga menjadi faktor penting yang membantu Yayan mempertahankan kondisi tubuhnya.
Kedisiplinan inilah yang menjadikan dirinya sebagai salah satu aktor laga paling dihormati di Indonesia maupun di kancah internasional.
Sinopsis The Furious yang Penuh Aksi Menegangkan
The Furious merupakan film laga produksi Hong Kong yang menghadirkan cerita penuh aksi, emosi, dan ketegangan.
Film ini berfokus pada karakter Wang Wei yang diperankan oleh Xie Miao. Ia adalah seorang pedagang yang berusaha menyelamatkan putrinya dari jaringan perdagangan manusia yang beroperasi secara internasional.
Dalam misinya tersebut, Wang Wei bertemu dengan Navin yang diperankan oleh Joe Taslim. Navin merupakan seorang jurnalis yang juga memiliki tujuan serupa untuk membongkar kejahatan yang dilakukan oleh sindikat tersebut.
Keduanya kemudian bekerja sama menghadapi berbagai ancaman berbahaya demi menyelamatkan korban dan mengungkap jaringan kriminal yang terlibat.
Sementara itu, kehadiran Yayan Ruhian diprediksi akan menjadi salah satu daya tarik utama film ini berkat kemampuan bela diri dan pengalaman panjangnya dalam membintangi film aksi.
The Furious Jadi Film Laga yang Paling Dinantikan Tahun Ini
Antusiasme terhadap The Furious terus meningkat menjelang jadwal penayangannya. Film ini menjadi perhatian karena mempertemukan sejumlah nama besar dalam dunia film laga Asia.
Kenji Tanigaki sendiri dikenal sebagai salah satu koreografer aksi terbaik yang pernah terlibat dalam berbagai film internasional. Sentuhan koreografi khasnya diyakini akan menghadirkan adegan pertarungan yang spektakuler dan realistis.
Selain itu, reuni Yayan Ruhian dan Joe Taslim juga menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar film aksi, khususnya mereka yang masih mengingat kesuksesan The Raid.
Dengan kombinasi cerita yang kuat, koreografi laga berkualitas tinggi, serta deretan pemain berpengalaman, The Furious diprediksi menjadi salah satu film action terbaik tahun 2026.
Lebih dari itu, film ini juga menjadi bukti bahwa aktor Indonesia mampu bersaing dan menunjukkan kualitasnya di panggung perfilman internasional. Melalui ketangguhan Yayan Ruhian di The Furious, publik kembali melihat bagaimana dedikasi, disiplin, dan semangat berlatih dapat mengalahkan batasan usia serta menghasilkan performa yang menginspirasi banyak orang.



