SAI100FM.ID – Stanley Hao belajar bahasa Mandarin via AI untuk mempersiapkan perannya dalam film horor komedi terbaru Sekawan Limo 2: Gunung Klawih. Aktor sekaligus kreator konten tersebut mengaku menghadapi tantangan besar karena harus melafalkan dialog penuh dalam bahasa Mandarin, sesuatu yang sebelumnya tidak pernah ia bayangkan.
Dalam film sekuel yang disutradarai oleh Bayu Skak ini, Stanley Hao dipercaya memerankan karakter vampir bernama Jun Ping. Karakter tersebut menjadi salah satu elemen baru yang akan menambah warna unik dalam cerita Sekawan Limo 2.
Awalnya, Stanley mengira film ini akan didominasi bahasa Jawa seperti film pertamanya. Namun saat menerima naskah, ia justru terkejut karena sebagian besar dialog yang harus ia bawakan menggunakan bahasa Mandarin.
Pengalaman tersebut menjadi tantangan baru dalam perjalanan kariernya di dunia akting.
Stanley Hao Belajar Bahasa Mandarin via AI untuk Mempermudah Dialog
Dalam proses pendalaman karakter, Stanley Hao belajar bahasa Mandarin via AI dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan seperti ChatGPT. Ia mengaku menggunakan AI sebagai asisten pribadi untuk membantu memahami isi naskah sekaligus menyederhanakan dialog agar lebih mudah dihafalkan.
Stanley bahkan menghabiskan waktu hingga dua malam untuk berdiskusi dengan AI demi mempelajari cara pengucapan dan memahami makna kalimat dalam naskah.
Menurutnya, teknologi AI sangat membantu karena mampu merangkum dialog panjang menjadi lebih singkat dan mudah dipahami. Dengan cara itu, ia bisa fokus menghafal pelafalan dan emosi dalam setiap adegan.
Pendekatan ini menunjukkan bagaimana teknologi kini mulai berperan besar dalam proses kreatif industri hiburan, termasuk dalam persiapan akting seorang pemain film.
Kaget Karena Naskah Penuh Bahasa Mandarin
Stanley Hao mengungkapkan bahwa awalnya ia merasa cukup percaya diri saat mendapat tawaran bermain di Sekawan Limo 2. Sebagai orang asli Sidoarjo, ia mengira film tersebut akan dipenuhi dialog berbahasa Jawa sehingga tidak terlalu sulit untuk dijalani.
Namun ekspektasi tersebut berubah total ketika ia membaca naskah.
Ia mengaku sangat terkejut melihat hampir seluruh dialog karakter Jun Ping menggunakan bahasa Mandarin. Kondisi itu membuatnya harus belajar dari nol agar mampu tampil maksimal di depan kamera.
Meski sempat merasa kesulitan, Stanley tetap berusaha menjalani proses tersebut dengan serius demi memberikan penampilan terbaik bagi penonton.
Peran Jun Ping Jadi Tantangan Baru Stanley Hao
Dalam film ini, Stanley Hao memerankan karakter vampir bernama Jun Ping. Karakter tersebut menjadi salah satu sosok misterius yang akan hadir dalam cerita horor komedi khas Sekawan Limo.
Peran ini berbeda dari karakter-karakter yang sebelumnya pernah dimainkan Stanley. Selain harus mendalami nuansa horor dan komedi sekaligus, ia juga dituntut untuk tampil natural saat berbicara dalam bahasa Mandarin.
Karakter Jun Ping diprediksi akan menjadi salah satu daya tarik utama film karena menghadirkan kombinasi unsur supranatural dengan komedi khas Jawa Timur.
Keberadaan karakter vampir dalam dunia Sekawan Limo juga membuat cerita sekuel ini terasa lebih segar dan unik dibanding film sebelumnya.
Proses Syuting yang Menguras Fisik dan Mental
Walaupun telah dibantu teknologi AI, proses syuting tetap menjadi tantangan berat bagi Stanley Hao.
Ia mengungkapkan bahwa beberapa adegan membutuhkan waktu pengambilan ulang hingga empat jam hanya untuk memastikan pengucapan bahasa Mandarin terdengar tepat dan alami.
Kesalahan kecil dalam pelafalan membuat proses syuting harus diulang berkali-kali. Hal tersebut tentu membutuhkan fokus tinggi, stamina, serta kesabaran ekstra dari seluruh tim produksi.
Namun Stanley menganggap pengalaman ini sebagai bagian penting dari proses belajar dan pengembangan dirinya sebagai aktor profesional.
Sekawan Limo 2 Siap Tayang di Bioskop Indonesia
Film Sekawan Limo 2: Gunung Klawih dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 27 Mei 2026. Film ini menjadi lanjutan dari kesuksesan Sekawan Limo yang sebelumnya berhasil menarik perhatian penonton lewat perpaduan horor pendakian gunung dan komedi khas Jawa Timur.
Selain Stanley Hao, film ini juga kembali menghadirkan para pemeran utama dari film pertama.
Beberapa nama yang kembali tampil antara lain Bayu Skak sebagai Bagas, Nadya Arina sebagai Lenni, Indra Pramujito sebagai Andrew, Firza Valaza sebagai Dicky, dan Benidictus Siregar sebagai Juna.
Kehadiran para pemain lama dipadukan dengan karakter baru seperti Jun Ping diharapkan mampu memberikan pengalaman menonton yang lebih segar dan menghibur.
AI Mulai Jadi Alat Pendukung Industri Hiburan
Pengalaman Stanley Hao juga menunjukkan bagaimana AI mulai dimanfaatkan dalam dunia hiburan dan perfilman.
Jika sebelumnya AI lebih banyak digunakan untuk kebutuhan teknologi dan bisnis, kini kecerdasan buatan juga membantu proses kreatif seperti menerjemahkan naskah, mempelajari dialog, hingga membantu aktor memahami karakter.
Banyak pelaku industri kreatif mulai melihat AI sebagai alat pendukung yang dapat mempercepat proses kerja tanpa menghilangkan sentuhan kreativitas manusia.
Dalam kasus Stanley Hao, penggunaan AI menjadi solusi praktis untuk menghadapi tantangan bahasa asing yang cukup kompleks.
Sekawan Limo 2 Diprediksi Kembali Sukses
Dengan konsep horor komedi yang unik, jajaran pemain populer, serta tambahan karakter baru yang menarik, Sekawan Limo 2: Gunung Klawih diprediksi akan kembali meraih kesuksesan di bioskop Indonesia.
Film ini tidak hanya menawarkan cerita penuh humor dan ketegangan, tetapi juga menghadirkan pengalaman baru melalui karakter Jun Ping yang diperankan Stanley Hao.
Dedikasi Stanley dalam mempelajari bahasa Mandarin demi totalitas akting menjadi salah satu bukti keseriusan para pemain dalam menghadirkan kualitas terbaik untuk penonton.






