Tuesday, May 12, 2026
  • Login
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
No Result
View All Result
Home Film

Marilyn Monroe Disebut Kekurangan Uang untuk Pemakamannya Sendiri

Nana HasanbyNana Hasan
July 13, 2022
in Film
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT
Ketika menuliskan novel biografi berjudul Blonde, Oates mengisahkan perjalanan hidup dari seorang perempuan bernama Norma Jeane Mortenson. Ia kelak dikenal luas sebagai Marilyn Monroe.

Melalui interpretasinya, Oates melihat bahwa Monroe mengalami krisis identitas dan menghadapi masa-masa putus asa karena apa yang telah dilaluinya sebagai simbol seks abad ke-20.

Penulis novel biografi Marilyn Monroe, Joyce Carol Oates, mengungkap keadaan mengenaskan dari sang bintang sebelum meninggal. Menurutnya, Monroe tidak memiliki cukup uang untuk proses pemakaman yang layak.

\”Dia mendapatkan popularitasnya di dunia, tapi itu bukanlah identitas yang bisa membuat kamu hidup,\” ujar Oates kepada Variety, Minggu (10/7).

\”Ia menghasilkan banyak uang yang sangat banyak bagi banyak pria, tapi tak cukup untuk dirinya sendiri. Ketika dia meninggal pada usia 36, dia bahkan tidak memiliki uang yang cukup untuk pemakaman yang layak,\” lanjutnya mengenang.

Berdasarkan keterangan Netflix, Blonde akan mengaburkan garis fakta dan fiksi untuk mengeksplorasi perpecahan yang melebar antara diri sendiri dan yang ditampilkan kepada publik.

Film tersebut akan mengambil latar dekade emas Marilyn Monroe pada 50-an dan 60-an dengan perhatian khusus pada kehidupan batin dan perspektifnya tentang dunia.

Blonde diberi label NC-17 atau untuk penonton 17 tahun ke atas. Blonde akan tayang perdana pada 23 September 2022 secara global di Netflix.

Dilansir dari CNN Indonesia
ADVERTISEMENT
Ketika menuliskan novel biografi berjudul Blonde, Oates mengisahkan perjalanan hidup dari seorang perempuan bernama Norma Jeane Mortenson. Ia kelak dikenal luas sebagai Marilyn Monroe.

Melalui interpretasinya, Oates melihat bahwa Monroe mengalami krisis identitas dan menghadapi masa-masa putus asa karena apa yang telah dilaluinya sebagai simbol seks abad ke-20.

Penulis novel biografi Marilyn Monroe, Joyce Carol Oates, mengungkap keadaan mengenaskan dari sang bintang sebelum meninggal. Menurutnya, Monroe tidak memiliki cukup uang untuk proses pemakaman yang layak.

\”Dia mendapatkan popularitasnya di dunia, tapi itu bukanlah identitas yang bisa membuat kamu hidup,\” ujar Oates kepada Variety, Minggu (10/7).

\”Ia menghasilkan banyak uang yang sangat banyak bagi banyak pria, tapi tak cukup untuk dirinya sendiri. Ketika dia meninggal pada usia 36, dia bahkan tidak memiliki uang yang cukup untuk pemakaman yang layak,\” lanjutnya mengenang.

Berdasarkan keterangan Netflix, Blonde akan mengaburkan garis fakta dan fiksi untuk mengeksplorasi perpecahan yang melebar antara diri sendiri dan yang ditampilkan kepada publik.

Film tersebut akan mengambil latar dekade emas Marilyn Monroe pada 50-an dan 60-an dengan perhatian khusus pada kehidupan batin dan perspektifnya tentang dunia.

Blonde diberi label NC-17 atau untuk penonton 17 tahun ke atas. Blonde akan tayang perdana pada 23 September 2022 secara global di Netflix.

Dilansir dari CNN Indonesia
Ketika menuliskan novel biografi berjudul Blonde, Oates mengisahkan perjalanan hidup dari seorang perempuan bernama Norma Jeane Mortenson. Ia kelak dikenal luas sebagai Marilyn Monroe.

Melalui interpretasinya, Oates melihat bahwa Monroe mengalami krisis identitas dan menghadapi masa-masa putus asa karena apa yang telah dilaluinya sebagai simbol seks abad ke-20.

Penulis novel biografi Marilyn Monroe, Joyce Carol Oates, mengungkap keadaan mengenaskan dari sang bintang sebelum meninggal. Menurutnya, Monroe tidak memiliki cukup uang untuk proses pemakaman yang layak.

\”Dia mendapatkan popularitasnya di dunia, tapi itu bukanlah identitas yang bisa membuat kamu hidup,\” ujar Oates kepada Variety, Minggu (10/7).

\”Ia menghasilkan banyak uang yang sangat banyak bagi banyak pria, tapi tak cukup untuk dirinya sendiri. Ketika dia meninggal pada usia 36, dia bahkan tidak memiliki uang yang cukup untuk pemakaman yang layak,\” lanjutnya mengenang.

Berdasarkan keterangan Netflix, Blonde akan mengaburkan garis fakta dan fiksi untuk mengeksplorasi perpecahan yang melebar antara diri sendiri dan yang ditampilkan kepada publik.

Film tersebut akan mengambil latar dekade emas Marilyn Monroe pada 50-an dan 60-an dengan perhatian khusus pada kehidupan batin dan perspektifnya tentang dunia.

Blonde diberi label NC-17 atau untuk penonton 17 tahun ke atas. Blonde akan tayang perdana pada 23 September 2022 secara global di Netflix.

Dilansir dari CNN Indonesia
ADVERTISEMENT
Ketika menuliskan novel biografi berjudul Blonde, Oates mengisahkan perjalanan hidup dari seorang perempuan bernama Norma Jeane Mortenson. Ia kelak dikenal luas sebagai Marilyn Monroe.

Melalui interpretasinya, Oates melihat bahwa Monroe mengalami krisis identitas dan menghadapi masa-masa putus asa karena apa yang telah dilaluinya sebagai simbol seks abad ke-20.

Penulis novel biografi Marilyn Monroe, Joyce Carol Oates, mengungkap keadaan mengenaskan dari sang bintang sebelum meninggal. Menurutnya, Monroe tidak memiliki cukup uang untuk proses pemakaman yang layak.

\”Dia mendapatkan popularitasnya di dunia, tapi itu bukanlah identitas yang bisa membuat kamu hidup,\” ujar Oates kepada Variety, Minggu (10/7).

\”Ia menghasilkan banyak uang yang sangat banyak bagi banyak pria, tapi tak cukup untuk dirinya sendiri. Ketika dia meninggal pada usia 36, dia bahkan tidak memiliki uang yang cukup untuk pemakaman yang layak,\” lanjutnya mengenang.

Berdasarkan keterangan Netflix, Blonde akan mengaburkan garis fakta dan fiksi untuk mengeksplorasi perpecahan yang melebar antara diri sendiri dan yang ditampilkan kepada publik.

Film tersebut akan mengambil latar dekade emas Marilyn Monroe pada 50-an dan 60-an dengan perhatian khusus pada kehidupan batin dan perspektifnya tentang dunia.

Blonde diberi label NC-17 atau untuk penonton 17 tahun ke atas. Blonde akan tayang perdana pada 23 September 2022 secara global di Netflix.

Dilansir dari CNN Indonesia
Tags: BlondeJoyce Carol OatesMarilyn Monroe
Previous Post

Serial \’Baymax\’ Disisipkan 2 Adegan LGBT, Salah Satunya Ajakan Kencan Laki Sama Laki

Next Post

Bradley Cooper Pacaran dengan Politisi Muslim Amerika Serikat

Next Post

Bradley Cooper Pacaran dengan Politisi Muslim Amerika Serikat

Kebutuhan Celine Evangelista Rp200 Juta per Bulan, Marshel Widianto Sanggup?

Puncaki Tangga Lagu iTunes Di Seluruh Dunia Super Junior “The Road : Keep On Going”

Ardhito Pramono Rilis Debut Album Penuh di Bawah Label \"Indie\" Legendaris Aksara Records

Ardhito Pramono Rilis Debut Album Penuh di Bawah Label \"Indie\" Legendaris Aksara Records

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • NEWS
  • Privacy Policy
  • Profil
  • Radio SAI
  • rss
  • Stream

© 2023 - SAI100FM.ID

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI

© 2023 - SAI100FM.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In