Monday, June 1, 2026
  • Login
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
No Result
View All Result
Home Film

All of Us Are Dead dan Kelanjutan Tren Zombi Semenanjung Korea

Nana HasanbyNana Hasan
February 4, 2022
in Film, Hiburan
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Korea Selatan kembali sukses menarik perhatian pasar global lewat tayangan zombi terbarunya, All of Us Are Dead. Serial tersebut memperpanjang kesuksesan Korea Selatan dalam menyihir penonton usai film Train to Busan serta waralaba Kingdom.

Drama yang dibintangi banyak artis-artis baru itu telah ditonton 124,79 juta jam yang menempatkannya di puncak daftar Top 10 di 29 negara, termasuk Korea Selatan, Indonesia, Filipina, Malaysia, Singapura, Thailand, Prancis, Jerman, dan masih banyak lagi.

Kesuksesan All of Us Are Dead merupakan hasil dari berbagai drama serta perjuangan banyak tayangan zombi Korea Selatan di saat penonton lokal dahulu lebih menggemari hantu atau karakter yang kerasukan.

ADVERTISEMENT

Namun, Train to Busan (2016) mengubah itu semua. Film yang dibintangi Gong Yoo itu meledak, membius belasan juta penonton, dan menjadikan genre zombi bangkit dari kubur. Train to Busan menjadi titik balik film zombi dari Semenanjung Korea.

Seperti diberitakan Korea Herald beberapa waktu lalu, itu menjadi salah satu yang penonton lokal harap bisa saksikan, selain dari film blockbuster Hollywood, seperti World War Z (2013).

Kesuksesan itu kemudian diikuti dengan serial Kingdom (2019) yang memukau penonton lokal dan global, hingga kini dilanjutkan oleh All of Us Are Dead. Kisah zombi sejatinya bukan sesuatu yang baru dalam perfilman atau serial Korea Selatan. Berdasarkan Dewan Perfilman Korea, A Monstrous Corpse (1980) menjadi film zombi Korea yang pertama.

Sayangnya, film itu dianggap gagal karena tidak bisa menarik perhatian banyak penonton. Beberapa hal dinilai sebagai faktor kegagalan, salah satunya adalah tak adanya keterhubungan antara zombi dengan kisah tradisional Korea.

Kondisi tersebut membuat para kreator berusaha memadukan zombi dengan unsur-unsur lokal, seperti sutradara Kim Jee-won mengangkat kisah virus mendadak muncul dari sisa makanan yang berujung kemunculan zombi dalam saga Doomsday Book.

Kemudian, wabah yang dikombinasikan dengan genre komedi dalam The Neighbor Zombie. Namun, formula-formula tersebut belum berhasil mendatangkan banyak penonton.

Situasi tersebut membuat sutradara Yeon Sang-ho dan pihak studio memutuskan untuk menutupi identitas Train to Busan pada 2016 dan tidak menyebut zombi sama sekali ketika mempromosikan film tersebut.

Film tersebut kemudian mencetak sejarah baru baik dalam unsur zombi bahkan industri perfilman Korea Selatan keseluruhan. Train to Busan menjual lebih dari 11,5 juta tiket dan membuatnya menjadi film terlaris di Korea Selatan pada 2016.
Train to Busan tertolong berkat mengombinasikan banyak hal, mulai dari taburan bintang yang sudah akrab di mata penonton, kisah cinta ala drama Korea, masalah sosial, hingga filosofi budaya Korea Selatan.

Taburan bintang di Train to Busan terbilang luar biasa, dengan pusat perhatian tertuju pada aktor Gong Yoo yang sebelumnya sudah memikat para pencinta drama Korea sejak Coffee Prince pada 2007. Kemudian ada Ahn So-hee yang sebelumnya dikenal sebagai anggota girlband Wonder Girls.

Ramuan Train to Busan kemudian coba diikuti Rampant yang mengisahkan wabah virus pengubah manusia jadi zombi menyerang Joseon. Bila Train to Busan mengangkat Gong Yoo, Rampant ada Hyun Bin sebagai magnet penonton.

Hasilnya, Rampant berhasil menjual lebih dari 1,5 juta tiket kala dirilis pada Oktober 2018.

Jejak yang serupa juga diikuti serial Kingdom di bawah naungan Netflix. Menggabungkan kisah kerajaan era Joseon dengan zombi \’modern\’, Kingdom lebih sukses dibanding Rampant dan menjadi salah satu serial original terlaris di Netflix.

Hingga kini ramuan zombi serupa juga digunakan All of Us Are Dead yang juga memberikan sudut pandang baru, yakni dari para remaja.

Momentum
Momentum juga menjadi salah satu hal yang membantu popularitas tayangan zombi Korea Selatan beberapa tahun terakhir.

Pada 2016, Train to Busan rilis ketika Korea Selatan baru bangkit usai menghadapi wabah Middle East Respiratory Syndrome alias MERS yang disebabkan oleh virus corona.

Kasus MERS di Korsel tercatat terjadi pada Mei hingga Juli 2015 dan menginfeksi sebanyak 186 kasus dengan korban jiwa sebanyak 36 orang yang tersebar di sejumlah lokasi.

Kondisi serupa juga terjadi ketika film #ALIVE dan Peninsula dirilis. Kedua film dirilis tahun ini, bertepatan dengan kemunculan pandemi Covid-19 akibat virus corona yang menyerang seluruh negara di dunia, termasuk Korea Selatan.

Walau tidak bisa melampaui pendahulunya, Peninsula berhasil membawa lebih dari 2 juta penonton hanya dalam satu pekan di Korea Selatan. Berdasarkan box office Mojo, film tersebut mengumpulkan US$42,6 juta dari box office global.

Berdasarkan Rotten Tomatoes, skor tomatometer Peninsula juga tertinggal dari Train to Busan. Peninsula mendapakan 54 persen. Sedangkan Train to Busan meraih 94 persen.

Momentum serupa juga tak disia-siakan All of Us Are Dead yang rilis ketika dunia sedang menghadapi gelombang baru pandemi Covid-19 karena varian Omicron.

Tak hanya itu, serial tersebut juga dirilis ketika masyarakat global sedang memberikan perhatian khusus kepada tayangan Korea Selatan usai kesuksesan Squid Game pada 2021.

Terlepas dari berbagai faktor, tayangan zombi Korea Selatan kini tak lagi takut menghadapi penonton karena telah menemukan racikan yang tepat, berkat Train to Busan dan berbagai film-film sebelumnya. Zombi Korea Selatan pun kini seolah sudah memiliki basis penggemarnya tersendiri.

Dilansir dari; cnnindonesia.com

Tags: All of Us Are DeadBalinale International Film Festivalfilm
Previous Post

7 Rekomendasi Film Tayang di Layanan Streaming Februari 2022

Next Post

Daftar Lengkap Nominasi BAFTA 2022

Next Post

Daftar Lengkap Nominasi BAFTA 2022

Love Ft. Marriage and Divorce Season 3 Tayang 26 Februari

Sinopsis The Tinder Swindler

Leigh-Anne Pinnock Umumkan akan Rilis Debut Solo

BTOB Rilis Video Teaser Kocak

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • NEWS
  • Privacy Policy
  • Profil
  • Radio SAI
  • rss
  • Stream

© 2023 - SAI100FM.ID

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI

© 2023 - SAI100FM.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
hublot replica 11 watch big bang one click with diamond bezel king gold2749 replica cartier tourbillon rg diamonds dialbezel leather strap5281 hublot replica 11 watch big bang one click blue with full diamond 39mm2971 omega constellation co axial master chronometer 29mm sedna gold two tone diamond set bezel ff4a66a3 rolex replica 11 watch yacht master 226658 rubber strap7708 replica patek philippe nautilus 5711 3kf 11 best edition tiffany blue dial on ss bracelet a324 v28157 omega replica 11 watch seamaster diver 300m chronometer blue demi gold7466 replica rolex datejust 36mm ss 116234 arf white dial stick markers 904l ss bracelet sa31358219 hublot replica watch classic fusion white dia9462 replica panerai radiomir pam399 brown leather strap2752 replica cartier ballon bleu skeleton tourbillon white dial brown leather strap7636 audemars piguet royal oak series 15407st oo 1220st 01 710a523a cartier santos mens full diamond replica watch highest quality6089 rolex cosmograph daytona m116505brwtbar copies watches chocolate dial weight 180 grams1087 omega replica 11 watch seamaster5537 rolex cellini moonphase 50535 replica watch leather strap5427 rolex cosmograph daytona 126508 clone watches chocolate dial oyster strap9142 panthere de fake cartier watch mini model quartz movement replica cartier ballon bleu de cartier tourbillon rg leather strap diamonds dial5454 rolex replica 11 watch datejust 126234 green dial jubilee strap1193 replica iwc portuguese tourbillon power reserve moonphase rg white dial4461 patek philippe replica watch nautilus 5726g4180 richard mille replica watch rm57 02 falcon with diamonds bezel rose gold case 42mm8157 hublot diamond bezel replica9483 replica watches fake vacheron constantin traditionnelle complete calendar openface 41 mm pink gold replica cartier drive de cartier tourbillon rg white textured dial leather strap7795 replica panerai zf radiomir pam425 s l c dial asso strap p 30005209 datejust 31 m278344rbr 0023 63ee235c fully iced out rolex replica5564 rolex replica watch datejust gold wrapped mother of pearl dial8166 omega ultra deep titanium on nato strap e78e4d46 hublot best replica watch big bang sang bleu ii 29121 iwc portugieser annual calendar 44 2mm mens watch iw503504 patek philippe aquanaut 5167r best replica watch1753 hublot best replica watch big bang square8378 hublot replica watch big bang sang bleu ii titanium black dial bbf 45mm3396 rolex daytona artisans de geneve la montoya replica watches sonic factory 40mm2685 patek philippe aquanaut blue dial 18k white gold men s watch 5168g 001 0f722cd6 rolex day date mop replica1897 replica audemars piguet royal oak chronograph rg jhf black white dial rg bracelet a77503458 rolex diw daytona quartz fiber celeste invert 40mm oyster black replica rolex datejust 41mm 126333 noob yg wrapped yg dial ss yg bracelet a32358960 rolex day date mother of pearl replica watch rose gold3785 audemars piguet replica watch royal oak frosted gold selfwinding chronograph rolex cosmograph daytona 40mm 18k everose gold ref 126505 0002 datejust 31 m278274 0030 45f5c329 audemars piguet royal oak 15450st oo 1256st 03 replica7530 replica omega speedmaster 3210 black dial black nylon strap a77503975 rolex daytona green replica2765 iwc pilots mark xviii automatic black dial 40mm mens watch iw327001