Saturday, February 7, 2026
  • Login
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
No Result
View All Result
Home Film

All of Us Are Dead dan Kelanjutan Tren Zombi Semenanjung Korea

Nana HasanbyNana Hasan
February 4, 2022
in Film, Hiburan
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Korea Selatan kembali sukses menarik perhatian pasar global lewat tayangan zombi terbarunya, All of Us Are Dead. Serial tersebut memperpanjang kesuksesan Korea Selatan dalam menyihir penonton usai film Train to Busan serta waralaba Kingdom.

Drama yang dibintangi banyak artis-artis baru itu telah ditonton 124,79 juta jam yang menempatkannya di puncak daftar Top 10 di 29 negara, termasuk Korea Selatan, Indonesia, Filipina, Malaysia, Singapura, Thailand, Prancis, Jerman, dan masih banyak lagi.

Kesuksesan All of Us Are Dead merupakan hasil dari berbagai drama serta perjuangan banyak tayangan zombi Korea Selatan di saat penonton lokal dahulu lebih menggemari hantu atau karakter yang kerasukan.

ADVERTISEMENT

Namun, Train to Busan (2016) mengubah itu semua. Film yang dibintangi Gong Yoo itu meledak, membius belasan juta penonton, dan menjadikan genre zombi bangkit dari kubur. Train to Busan menjadi titik balik film zombi dari Semenanjung Korea.

Seperti diberitakan Korea Herald beberapa waktu lalu, itu menjadi salah satu yang penonton lokal harap bisa saksikan, selain dari film blockbuster Hollywood, seperti World War Z (2013).

Kesuksesan itu kemudian diikuti dengan serial Kingdom (2019) yang memukau penonton lokal dan global, hingga kini dilanjutkan oleh All of Us Are Dead. Kisah zombi sejatinya bukan sesuatu yang baru dalam perfilman atau serial Korea Selatan. Berdasarkan Dewan Perfilman Korea, A Monstrous Corpse (1980) menjadi film zombi Korea yang pertama.

Sayangnya, film itu dianggap gagal karena tidak bisa menarik perhatian banyak penonton. Beberapa hal dinilai sebagai faktor kegagalan, salah satunya adalah tak adanya keterhubungan antara zombi dengan kisah tradisional Korea.

Kondisi tersebut membuat para kreator berusaha memadukan zombi dengan unsur-unsur lokal, seperti sutradara Kim Jee-won mengangkat kisah virus mendadak muncul dari sisa makanan yang berujung kemunculan zombi dalam saga Doomsday Book.

Kemudian, wabah yang dikombinasikan dengan genre komedi dalam The Neighbor Zombie. Namun, formula-formula tersebut belum berhasil mendatangkan banyak penonton.

Situasi tersebut membuat sutradara Yeon Sang-ho dan pihak studio memutuskan untuk menutupi identitas Train to Busan pada 2016 dan tidak menyebut zombi sama sekali ketika mempromosikan film tersebut.

Film tersebut kemudian mencetak sejarah baru baik dalam unsur zombi bahkan industri perfilman Korea Selatan keseluruhan. Train to Busan menjual lebih dari 11,5 juta tiket dan membuatnya menjadi film terlaris di Korea Selatan pada 2016.
Train to Busan tertolong berkat mengombinasikan banyak hal, mulai dari taburan bintang yang sudah akrab di mata penonton, kisah cinta ala drama Korea, masalah sosial, hingga filosofi budaya Korea Selatan.

Taburan bintang di Train to Busan terbilang luar biasa, dengan pusat perhatian tertuju pada aktor Gong Yoo yang sebelumnya sudah memikat para pencinta drama Korea sejak Coffee Prince pada 2007. Kemudian ada Ahn So-hee yang sebelumnya dikenal sebagai anggota girlband Wonder Girls.

Ramuan Train to Busan kemudian coba diikuti Rampant yang mengisahkan wabah virus pengubah manusia jadi zombi menyerang Joseon. Bila Train to Busan mengangkat Gong Yoo, Rampant ada Hyun Bin sebagai magnet penonton.

Hasilnya, Rampant berhasil menjual lebih dari 1,5 juta tiket kala dirilis pada Oktober 2018.

Jejak yang serupa juga diikuti serial Kingdom di bawah naungan Netflix. Menggabungkan kisah kerajaan era Joseon dengan zombi \’modern\’, Kingdom lebih sukses dibanding Rampant dan menjadi salah satu serial original terlaris di Netflix.

Hingga kini ramuan zombi serupa juga digunakan All of Us Are Dead yang juga memberikan sudut pandang baru, yakni dari para remaja.

Momentum
Momentum juga menjadi salah satu hal yang membantu popularitas tayangan zombi Korea Selatan beberapa tahun terakhir.

Pada 2016, Train to Busan rilis ketika Korea Selatan baru bangkit usai menghadapi wabah Middle East Respiratory Syndrome alias MERS yang disebabkan oleh virus corona.

Kasus MERS di Korsel tercatat terjadi pada Mei hingga Juli 2015 dan menginfeksi sebanyak 186 kasus dengan korban jiwa sebanyak 36 orang yang tersebar di sejumlah lokasi.

Kondisi serupa juga terjadi ketika film #ALIVE dan Peninsula dirilis. Kedua film dirilis tahun ini, bertepatan dengan kemunculan pandemi Covid-19 akibat virus corona yang menyerang seluruh negara di dunia, termasuk Korea Selatan.

Walau tidak bisa melampaui pendahulunya, Peninsula berhasil membawa lebih dari 2 juta penonton hanya dalam satu pekan di Korea Selatan. Berdasarkan box office Mojo, film tersebut mengumpulkan US$42,6 juta dari box office global.

Berdasarkan Rotten Tomatoes, skor tomatometer Peninsula juga tertinggal dari Train to Busan. Peninsula mendapakan 54 persen. Sedangkan Train to Busan meraih 94 persen.

Momentum serupa juga tak disia-siakan All of Us Are Dead yang rilis ketika dunia sedang menghadapi gelombang baru pandemi Covid-19 karena varian Omicron.

Tak hanya itu, serial tersebut juga dirilis ketika masyarakat global sedang memberikan perhatian khusus kepada tayangan Korea Selatan usai kesuksesan Squid Game pada 2021.

Terlepas dari berbagai faktor, tayangan zombi Korea Selatan kini tak lagi takut menghadapi penonton karena telah menemukan racikan yang tepat, berkat Train to Busan dan berbagai film-film sebelumnya. Zombi Korea Selatan pun kini seolah sudah memiliki basis penggemarnya tersendiri.

Dilansir dari; cnnindonesia.com

Tags: All of Us Are DeadBalinale International Film Festivalfilm
Previous Post

7 Rekomendasi Film Tayang di Layanan Streaming Februari 2022

Next Post

Daftar Lengkap Nominasi BAFTA 2022

Next Post

Daftar Lengkap Nominasi BAFTA 2022

Love Ft. Marriage and Divorce Season 3 Tayang 26 Februari

Sinopsis The Tinder Swindler

Leigh-Anne Pinnock Umumkan akan Rilis Debut Solo

BTOB Rilis Video Teaser Kocak

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • NEWS
  • Privacy Policy
  • Profil
  • Radio SAI
  • rss
  • Stream

© 2023 - SAI100FM.ID

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • SOSOK
  • TEKNOLOGI
  • NEWS
  • PROFIL
  • HUBUNGI KAMI

© 2023 - SAI100FM.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
B4f32a99 448b 448f Af56 1fa72d76d3c0
9104e594 532b 40c2 9969 Aa679a312435
7ca94900 40c7 4f40 A0d5 Fa0b89da22a0
Cfd53a33 805d 4fde 833e 0ba602d3ba7f
Dda8c957 0e38 4c78 Ab44 74c8b6193d1f
9a979df1 A519 48e6 B85e 2ac3bde81565
03606794 F0ae 451d B6ed 69b06c185e59
0d1a37e8 A521 471d B37b B728244c1853
96670303 38d7 43dd 9a9c Ae24a6cdca44
16e83c66 356e 4544 B2e3 5fcd814635b8
D133f4d6 8771 4f74 B67b F29c9802a065
8f6ab66b D911 40fe 84fe F31223c8d055
64258c2d Cb1e 48ce A3c8 F57cd4341598
8bed446c Ef12 49bf B4cc A34e8be59a96
8d5c84a5 16ab 4816 9b3b 1da9b925dd46
898f1917 8f92 4040 95c0 38cd1ad4dd25
Dd12051d 94dc 44c1 B641 4a22c78067ee
2f74314b 90e1 4fc4 B95b 369cfbba1870
B74a6b8d 9714 49c5 8ba5 4b1f03dcb94a
140ccee2 Bc81 4f4a 9dac F4b99b0315ab
6231a4f5 563a 43f4 B887 16d483cf464c
290a726c C719 466d 97e4 1852acbb2993
D86c8140 8104 4176 9fb7 279c39780ffb
54840339 5f70 4dbd A43b 300ea8ec8777
0d5440f0 F4b4 44d5 Aeeb 5ee7c64f7218
2ade0c05 Ffe6 4137 B91f 365d4d78c1df
11f36cc4 93d2 499e 88e2 D84e0b528160
Cb87d3d3 Af71 4efe 881f C88d7413e680
B99f2884 823b 4e89 Adeb 2e47b8ce10e0
2eae6d40 5849 4777 B25d Da3b9a94e42d
40a0d286 E59e 4419 8c76 Cb0f541212d7
F1443548 D243 43ed A4c1 Debbd82f20d5
A41808a9 539b 40ef Ad35 Aaf5db09f560
9232d05d 0080 406d B271 A33d9fc99852
C821133e 27ba 4125 8628 7b2262ea19bf
E46cb348 85e9 419d 8501 21797ccc44a3
B09547a9 A727 4522 93cd 95270c68e632
3ac400a2 8003 49ec B2fb F3cf9df78de6
0a843c41 1263 4bfb Bc63 Dd90b943f4ad
59820401 F272 4e87 Bc79 8a55cced62cd
A79ba454 7ab0 4412 9ac2 85ad8144ee4d
75443f88 446d 4253 9009 F9c6627fa795
A8f77387 1541 4203 8666 F04ea3c9b5f5
410b485f 505b 4690 96b1 45960f8e1935
F4fd7a62 Bfb6 4946 B34b 0f81b1d17e1d
E9013d60 6a36 4e02 A344 B4da70fbb185
65a47b7d 1600 483f 811c 7d6aaad2bd3c
C78bd8f9 Fc6d 4d4a B5b9 4ba97b834ecf
8325dcd3 Dbc4 4252 94ee 0227cb0685e6
4df756af Ec36 42ed A85c 2d86209bdbf3