Sunday, August 16, 2026
  • Login
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Radio SAI 100FM
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

5 Kebiasaan Penyebab Saraf Kejepit yang Jarang Diketahui

Nana HasanbyNana Hasan
January 14, 2022
in Gaya Hidup, Kesehatan
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Saraf kejepit merupakan kondisi ketika saraf menerima tekanan berlebih dari otot, tulang, dan jaringan di sekitarnya. Saraf kejepit dapat menimbulkan nyeri sendi yang tidak tertahankan.

Melansir Alodokter, rasa sakit pada sendi ini dapat muncul di berbagai bagian tubuh, diikuti gejala seperti kebas atau kesemutan. Anda sebaiknya tidak meremehkan penyakit satu ini karena berpotensi terjadi kerusakan saraf dan komplikasi.

Dalam kegiatan sehari-hari, ternyata ada beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan saraf kejepit. Kebiasaan ini berkaitan dengan gaya hidup dan postur tubuh saat beraktivitas. Berikut 5 kebiasaan penyebab saraf kejepit yang jarang diketahui dikutip dari berbagai sumber:

ADVERTISEMENT

1. Menunjuk bermain gadget

Saraf kejepit tak hanya terjadi di bagian pinggang, tapi juga bisa muncul di bagian leher.  Salah satu penyebab saraf kejepit adalah terlalu banyak menunduk saat bermain gadget.

2. Salah duduk

Duduk dengan postur tubuh yang tidak benar seperti membungkuk, miring ke kiri, atau ke kanan dalam waktu yang cukup lama dapat membuat tulang belakang rawan bergeser. Hal ini dapat menyebabkan saraf kejepit. Duduk juga membuat tulang belakang bekerja ekstra keras dibanding saat berdiri.

3. Tidur terlalu lama

Orang yang sering berbaring dalam waktu lama, terlebih berbaring dengan posisi yang salah juga dapat menyebabkan saraf kejepit. Posisi tidur yang salah dapat menekan kerja tulang belakang, sehingga risiko saraf kejepit menjadi lebih tinggi.

4. Olahraga berat

Melakukan aktivitas atau olahraga berat dapat berpotensi meningkatkan risiko saraf kejepit. Olahraga berat yang dimaksud seperti angkat beban, panjat tebing, basket, bersepeda, sepak bola, serta High-Intensity Interval Training (HIIT).

5. Obesitas

Orang yang memiliki berat badan berlebihan (obesitas) juga meningkatkan risiko saraf kejepit. Melansir Mayo Clinic, berat badan berlebih dapat dapat membebani kerja tulang belakang.

Dilansir dari: medcom.id

Tags: gaya hidupkesehatan
Previous Post

Simak Yuk! Ini Cara Mudah dan Cepat Cek Spesifikasi Laptop

Next Post

Ini Manfaat Artichoke untuk Perawatan Wajah yang Jarang Diketahui

Next Post

Ini Manfaat Artichoke untuk Perawatan Wajah yang Jarang Diketahui

Tanpa Disadari, Ini Sejumlah Faktor Terjadinya Kekurangan Vitamin D

Harry Styles, Billie Eilish, Kanye West Resmi Jadi Headliner Coachella 2022

BIGBANG Batal Tampil di Coachella 2022

6 Cara Ini Bisa Meredam Overthinking yang Kamu Alami

  • Beranda
  • Hubungi Kami
  • NEWS
  • Privacy Policy
  • Profil
  • Radio SAI
  • rss
  • Stream

© 2023 - SAI100FM.ID

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • HIBURAN
  • MUSIK
  • FILM
  • K-POP
  • GAYA HIDUP
  • TEKNOLOGI

© 2023 - SAI100FM.ID

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
pills with the same effect as adderall m 20 adderall white hexagon pill amphetamine adhd drugs m a10 blue pill adderall b777 pill adderall can a pa write a prescription for adderall how can i get a prescription to adderall e 505 20 peach pill 3060 pill adderall 20 orange pill adderall 6973